PUSAT STUDI ISLAM PARAMADINA
 
HATI, DIRI, DAN JIWA
Pelathan Psikologi Sufi Untuk Pertumbuhan Rohani

Waktu   :  Setiap hari kamis, Pukul 10.00 – 12.00
Mulai   :  6 Juli 2006 
Biaya   :  50.000/pertemuan atau 400.000,- Untuk 8 Kali Pertemuan.
Tempat  :  Mushalla Rahardja Paramadina 
Alamat  :  Pondok Indah Plaza I, Kav . UA 20 -21
           Jl.Metro Pondok Indah, Jakarta – Selatan.
Informasi dan Pendaftaran :
Yayasan Wakaf Paramadina 
Pondok Indah Plaza III,Blok F4-6
Telp. 08562156794



Ada sebuah ungkapan yang di kenal pada kalangan  orang – orang
kerohanian ,bahwa dalam diri manusia ada " ruang kosong  " yang harus
kita isi dengan hal - hal yang baik. Jika kita tidak mengisinya dengan
hal –hal yang baik, maka ruang yang kosong itu, otomatis akan diisi
dengan hal - hal yang buruk. Ibarat sebuah roda, ruang kosong itulah
yang menjadikan kita berarti secara spiritual ,sebagai manusia.Itulah
hati nurani.
        Apa yang berkaitan dan sering dibicarakan sebagai "hati" (
conscience, heart ) dalam islam digambakan dalam berbagai nama , Qalb,
Fu'ad, Lubb, Sirr, `Aql, dan sebagainya, yang semuanya berhubungan
dengan pengertian kesadaran. Hati  ( Qalb, Kalbu  ) berasal dari kata
Qalaba  yang artinya "membalik" --- berpotensi bolak – balik :
Disuatu saat merasa senang dan disaat lain merasa susah, disuatu saat
menerima dan disuatu saat menolak. Sehingga hati seringkali tidak
konsisten, sehingga dibutuhkan cahaya ILahi ( maka disebut " hati
Nurani ", hati yang bercahaya ). Hati bisa bisa 
" bolak - balik " sebab,  kadangkala ia menerima bisikan malaikat (
lammah malakiyah ) kadangkala pula bisikan setan ( lammah syaithaniyah
) bahkan kadangkala bisikan nafsunya sendiri.
        Kedudukan hati ini sangat penting dalam Islam, sehingga sufisme
menaruh uraian tentang hati ini dalam jantung ajarannya, yang membawa
manusia pada moralitas luhur 
( akhlaq al karimah ).
        Imam al-Ghazali  ---seorang teologi besar muslim abad 21 --- membahas
soal hati ini dalam salah satu  bab bukunya ihya'ulum-I al -din  yang
sangat trkenal.
Pembahasan al – Ghazali tentang hati dalam bukunya tersebut, dapat
dibandingkan dengan pembahasan tentang  " kecerdasan emosi "  (
emotional intelligence ) dalam psikologi kontemporer. Dalam buku
tersebut, al-Ghazali  menjelaskan acuan yang harus dikembangkan dalam
pencapaian kehidupan kerohanian, bahkan ia menafsirkan hati sebagai
esensi dari kemanusiaan itu sendiri. Ia membandingkan hati dengan
sebuah kaca yang mencerminkan segala sesuatu disekelilingnya. Jika
hati ada dalam situasi yang kacau, dimana  akal-budi (aql') yakni
potensi yang dapat mengembangkan hati nurani ini ditaklukan oleh hawa
nafsu,  maka hati bisa menjadi "mendung dan gelap" (artinya orang
mengalami perasan –perasaan negatif, akibatnya menjadi kurang cerdas
secara emosi, yang biasa disebut " penyakit Hati ").
        Sebaliknya jika keseimbangan yang benar ditegakan , kaca hati itu
akan mencerminkan kecemerlangan bidang rohani , dan dengan demikian
terbukalah sifat-sifat langit, dan terpantulah akhlak Allah.
Sesuai dengan Hadits Nabi  "Hiasilah Dirimu Dengan Akhlak Allah".
Melalui dzikir kepada Allah, dan terhiasinya sifat-sifat positif dari
Akhlak-NYA, maka hati ini atau kesadaran moral pun mencapai apa yang
ada dalam agama disebut " jiwa yang tenang " 
( nafs al muthmainna ) yang membuka pintu bagi kedekatan kepada Allah.
Sehingga Hati menjadi tempat bagi ingatan kedekatan akan  Allah,
sehingga pada akhirnya hati ini menjadi CAHAYA ALLAH.

TEMA-TEMA :

1. Psikologi Hati, Diri, dan Jiwa Manusia .dan perbandingan psikologi
sufi dan barat.
2. Menyikapi Hati : Hati sebagai pusat spiritual manusia.
3. Transpormasi diri : Teori sufi mengenai Nafs.
4. Latihan keseimbangan jiwa : Tujuh Jiwa Anda.
5. Menyelaraskan Tujuh Jiwa : Jihad Batiniah dan Jiwa Pribadi.
6. Berbagai Amalan TAsawuf Yang mengembangkan Jiwa 
7. Bimbingan Spritual dalam Tasawuf : Tentang Syekh dan Darwis.
8. Menyikapi Tabir ILLAHI : Hubungan Hati, Diri dan Jiwa.

 DAFTAR PENGAJAR :

Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.
Prof. Dr. Nasaruddin Umar.
Jalaluddin Rakhmat, M. Sc.
Dr. Achmad Mubarok.
Prof. Dr. Yunasril Ali.
M. Wahyuni Nafis, MA.
Dr. Mulyadi Kartanegara.
Wahfiuddin, MBA.
Budhy Munawar-Rachman, M. Hum.








***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke