RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Komentar (kaget !):
=============
"SBY Minta Warga Tak Tinggali Lagi Daerah Rawan Bencana..."
Astaga-naga ... !
Ya ampuuuun ... !
O alaaaaaaa ... !
Lama-lama rakyat diminta dengan hormat agar bermukim di
laut-laut saja ...
Disuruh ber-metamorfose jadi ===> ikan-ikan !
Bisa-bisa NKRI menjadi Negara Kesatuan Republik Ikan
(satu-satunya di dunia !)
Bapak Presiden Yang Terhormat,
kok lagi-lagi rakyat sing dicecer. Lha ya mbok orang-orang
yang mbabatin kayu-kayu itu dong, yang diberantas, didenda
berat dan dihukum seumur hidup juga boleh-boleh sajalah,
- juga sekalian cukong-cukong dan pelindung-pelindungnya,
berikut juga para koruptor di negeri ini.
- Sekali-sekali pandanglah persoalannya dari perspektip
Rakyat ... (Sering-sering tidak kami harapkan, kami
tidak berilusi)
Banjir . . . banjir . . . banjir . . . banjir . . . banjir . . . !!!
RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
To:@yahoogroups.com From:" siagian" <.psiagian@
Yahoo! DomainKeys has confirmed that this message was sent by yahoogroups.com.
Date: Mon, 3 Jul 2006 13:47:03 +0700 Subject:SBY Minta Warga Tak Tinggali
Lagi "Daerah Rawan Bencana" [input] [input] [input] [input]
SBY Minta Warga Tak Tinggali Lagi Daerah Rawan Bencana
Muchus Budi R. - detikcom
Klaten - Musibah bencana alam yang susul menyusul melanda sejumlah
tempat di Tanah Air membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
turut prihatin. Ia pun menyarankan kepada warga untuk
"tidak lagi tinggal di daerah rawan bencana".
"Perlu saya sampaikan di sini," negeri kita rawan bencana".
Konstruksi bumi Indonesia memang berada di
daerah yang memungkinkan terjadi gempa tektonik termasuk juga tsunami
maupun letusan gunung. Karena kondisi sedemikian rawan, dan belajar
dari bencana yang pernah terjadi, saya berharap agar warga tidak
tinggal lagi di daerah rawan bencana," kata SBY
Pernyataan SBY tersebut disampaikan saat memberikan sambutan
pencanangan rekonstruksi dan rehabilitasi korban gempa bumi Jateng-DIY
di SDN Sengon III, Kecamatan Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, Senin
(3/6/2006).
Selain meminta warga tidak tinggal di daerah rawan bencana, SBY juga
menekankan kepada warga agar tidak mudah percaya pada hal-hal yang
tidak rasional. "Ini perlu saya sampaikan agar kita tidak gampang
mempercayai hal-hal yang berada di luar nalar, meskipun kita tahu
datangnya bencana itu dari Allah SWT," kata Yudhoyono.
Untuk antisipasi bencana ini, SBY juga mengusulkan perlunya pendidikan
dan pelatihan tentang bencana di sekolah-sekolah. Langkah lainnya,
saat ini sedang disusun RUU bencana untuk segera disahkan dan sedang
dalam pembahasan pemerintah dan DPR.
Terhadap berbagai musibah yang terjadi di tanah air, Presiden
menyampaikan terimakasih kepada dermawan, organisasi, LSM atau lembaga
swasta di Tanah Air. "Untuk korban banjir dan tanah longsor di Banjar,
Sinjai, Gorontalo, Kotabaru, lumpur panas di Sidoarjo, saya sampaikan
duka cita semoga tetap tabah menjalani cobaan bencana ini," ujar SBY.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Jadi presiden kita menyarankan kita tinggal di "mana" ya ?
Pernyataannya bhwa " negeri kita rawan bencana" dan kita
disarankan "untuk tidak lagi tinggal di daerah rawan bencana".
Binun aku ini , atau saya aja yang bego kali ya........
--
L.Siagian
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
---------------------------------
Jetzt mit Yahoo! Messenger Tickets zur FIFA WM 2006 gewinnen.
---------------------------------
Mails löschen war gestern: Yahoo! Mail jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/