Terima kasih mas Dede.Baru kali ini Anda memuji saya.  He he he, saya kira 
bukan harus demokrasi pun ilmu itu bermanfaat bagi semua orang mas, semoga 
termasuk nanti khilafah klo berdiri sains sangat dibutuhkan. Peradaban apa pun 
itu. Sains kan netral .  Saya akui saja pemahaman ilmu politik dll masih 
kurang,  saya lagi belajar, khususnya politik Islam yang berbeda dengan politik 
sekarang. 
   
   Tidak ada yang bilang secara tersurat namun secara tersirat. Menurut saya, 
Ini bisa dipahami oleh para praktisi politik yang senantiasa mencermati 
persoalan nasional dan internasional dan orang yang sedang belajar berpikir 
ideologis. Wartawan biasanya sangat potensial untuk berpikir ideologis. Rasa 
curious tinggi itu bagus.^_^
   
  Silakan saja mas menganalisa kebijakan mereka, pidato presiden, lobi-lobi 
politik, kunjungan diplomasi, bantuan dana, statemen mereka, media masa mereka 
dll. Apa yang ada dibalik perkataan mereka yang diimbangi action mereka. Waktu 
mereka conpres misalnya....., semua yang mereka katakan itu mempunyai maksud 
dan bertarget sebenarnya. Kalau kita tidak hati-hati kita terkena propaganda 
dari ucapan mereka.
   
   Kita akan bisa mengelompokkan negara dengan empat  golongan besar. Satu,  
Negara ideologis (AS, Inggris, Cina, Cili, Vietnam, Korut,), kedua negara 
satelit ideologis atau kepanjangan tangan negara ideologis seperti Australia, 
dan Singapura adalah satelit AS. Ini bisa dilihat setiap kebijakan negara 
ideologis Ausi dan Singapura makin memperkuat dukungannya. Ketiga, negara objek 
kebanyakan negara berkembang Asia, Afrika, timur Tengah Indonesia termasuk 
didalamnya. Keempat negara netral salah satunya Jepang.  Apa yang diungkapan 
atau keputusan negara Ideologis khususnya AS akan menjadi trend mark negara 
lain kalau pun tidak sangat dihormati dan terpaksa diadopsi negara lain. ^_^
   
  Meski banyak diantara mereka (praktisi politik AS) meragukan tentang clash of 
civilizations, tapi sesungguhnya yang saat ini mereka sedang mempertahankan 
kekuatan dan kemajuan peradaban mereka beserta ideologi atau prinsip hidup atau 
keyakinan yang diusung negara mereka. 
   
  Mereka akan melakukan apa saja baik secara halus (upaya diplomasi, bantuan, 
uang, pujian,dll) atau kasar (perang, intervensi militer, isu-isu lain) untuk 
menghancurkan atau menyingkirkan sesuatu yang menghalangi atau mengancam 
peradaban mereka. 
  Halus atau kasarnya strategi mereka tergantung dari kondisi sosiologi 
masyarakat negara tersebut. Maka pemerintah AS dkk akan memperlakukan berbeda 
dengan mereka. Indonesia lebih lunak, karena ya sosiologi masyarakatnya mudah 
dijinakkan. Analisa ini makin diperkuat dari buku EHM, John Perkins.
   
  Secara jujur saya dikatakan kekuatan itu salah satunya adalah Islam yang 
ideologis yaitu cara pandang Islam yang bukan sekedar agama tapi Islam yang 
meliputi aturan Kehidupan. Ini bukan sentimen keyakinan saya, namun sungguh 
bila kita cermati kenapa gerakan Islam yang ingin menerapkan aturan Islam yang 
menjadi bidikan. Sedangkan gerakan yang kurang gaungnya tidak menjadi bidikan. 
Atau dilunakkan dengan halus. ^_^. 
   
  Ancaman lain adalah confusianisme atau komunisme yang tidak bisa ditaklukkan 
oleh Peradaban AS. Karena confusianisme juga merupakan ancaman peradaban atau 
prinsip pemerintah AS. Peradaban itu meliputi kepentingan sosial, politik, 
ekonomi, budaya, komunikasi dll. 
   
  Cobalah tengok negara-negara tersebut (Cina) menjadi pengimbang kekuatan AS 
dan masih sulit ditaklukkan, semata-mata mereka bukan karena maju secara 
teknologi,sains dan ekonomi. Adalah salah jika kita menilai kemajuan suatu 
bangsa hanya semata-mata materi saja.
   
  Namun nilai-nilai spirit dan keyakinan yang mereka yakini secara kuat, 
memotivasi mereka dalam memajukan negara mereka. NIlai confusinisme. Sedangkan 
agama lain... sulit jika mereka bersifat sekular karena karakteristik sekular 
sama dengan prinsip hidup AS. Jadi kalau berpikiran sekular kita menjadi teman 
dan mendukung strategy mereka, mohon maaf bila menyinggung. 
   
  Begitulah kenapa saya keras kepala berbicara syariat Islam bagi umat ISlam. 
Dan bagi non Islam silakan memperkuat keimanan agama masing-masing.  Syukur 
menerima syariat Islam. ^_^
   
  Kalau menurut mas Dede, bolehkah saya tahu pendapat mas berdasarkan  ilmu 
Fisip  UI yang mas terima mengenai hal ini? Terima kasih
   
  Yah.. kalau ini dianggap omong kosong, tak apalah...ini analisa mungil saya 
bisa salah atau benar. kita sedang bertukar pikiran. CMIIW, 
   
  salam,
  aris
   
  

Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  At 09:38 PM 7/6/06 -0700, you wrote:

>Mas Dede, saya ingin mengutip tulisan kiasan bagus dari Koran Tempo dalam 
>suplemen sepak bola, People like violence, The football is war with some 
>rules. Pertanyaannya adalah apakah football adalah benar-benar perang 
>peradaban? kedua apakah Zidane memahami Clash of Civilization? Apakah dia 
>'pemain" atau korban/obyek atau penonton? Apakah Zinade yang muslim 
>mempunyai pola pikir idieologis?
>
>Tulisan Samuel Huntington dan Francois Fukuyama banyak menuai kontradiktif 
>di AS, namun sejatinya sekiranya kita mau menelaah.. kebijakan pemerintah 
>AS banyak mengikuti pertimbangan kedua tulisan dari pakar peradaban 
>tersebut. Pakar-pakar Fisip Harvard University banyak menjadi rujukan 
>kebijakan AS pada negara-negara lain.
>
>BTW: Sampaikan rasa terimakasih saya untuk Koran Tempo, tulisan ilmiah 
>populer saya dimuat hari ini dengan nama asli. Satu Impian saya tahun 2006 
>ini terkabulkan. Terima kasih Koran Tempo mewujudkan impian saya ^_^
>salam,
>aris
===========

berterimakasihlah pada demokrasi dan kebebasan pers.

btw, tulisan ilmiah populer anda memang bagus. mungkin
karena sesuai bidang anda.

tapi kalau soal politik, budaya, agama... ampuunn.

siapa yang bilang kebijakan pemerintah amerika merujuk
kepada huntington dan fukuyama?





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links










The great job makes a great man
  pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs.Try it free. 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke