Sebenarnya pemahaman HTI sudah sejak lama demikian mas,  ^_^ yang saya pahami 
dari teman-teman saya. Yah karena pertanyaan yang mas lontarkan mengenai jihad 
dan aktivitas sosial adalah pertanyaan yang sama yang pernah saya tanyakan ^_^. 
 
  Kalau pemahaman aktivitas sosial PKS, saya kira antum lebih paham dibanding 
saya ^_^.
   
  Kalau Antum memang dari ormas lain ^_^ diskusilah dengan ormas lain pula 
jangan mudah menyimpulkan sendiri mas Ari. Curiouslah, dan teruslah bertanya 
sehingga tidak ada ganjalan di hati. ATau makin mengganjal^_^.
   
   Kalau soal Tafsir Ibnu katsir silakan saja Antum tidak terima, namun semoga 
Antum menolak bukan pertimbangan semata-mata hati nurani atau wijdan atau 
perasaan atau kecenderungan nafsu belaka. Sehingga bila Antum menolak pun 
karena mas punya dalil atau hujjah berdasarkan Al Quran dan hadis yang lebih 
kuat. Sepahaman saya, mengenai  perlakuan penghinaan terhadap ahli dhimmah 
adalah hal ijtihadiyah antara Imam Syafii dan Ahmad (CMIW) berbeda pendapat 
dalam memperlakukan Ahli dzimmah ^_^.
   
  Silakan Antum, bila punya kemampuan menafsirkan atau ahli tafsir silakan 
menafsirkan hukum tersebut dan menjadi landasan kuat dalam bertingkah laku.
   
  Btw mengenai kemampuan yang harus dimiliki seorang mujtahid dan juga ahli 
tafsir mas bisa buka di web. www. hidayatullah. com yang ditulis 
Dzikrullah....sehingga kita bisa menimbang diri. saya sendiri adalah muqallit 
'aam jujur saya akui itu. terima kasih telah berdiskusi dengan saya. ^_^
   
  salam,
  aris

Ari Condro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Ini penjelasan dari madzab HTI yg udah agak tercerahkan untuk bisa
beraktivitas sosial. :p

On 7/5/06, aris solikhah wrote:
>
> Saya kira sudah jelas mas...Abu bakar sebagai seorang individu boleh
> beraktivitas sosial boleh kan bahkan harus. Yah mungkin kalau Jurbir HTI dia
> mendirikan sekolah atas nama pribadi ya boleh-boleh saja tho, BUkan sekolah
> yang didirikan lembaga HTI lho ya. Tapi atas nama pribadi.
>
> Kalau saya dulu misalnya ngajar TPA anak-anak di sekitar kampus
> boleh-boleh saja... wong mau nambah amal ibadah masing-masing ko. Siapa yang
> melarang, kali antum dapet pemahamannya separo-paro belum tuntas hingga
> akar-akarnya. Dan belum tuntas pus antum sudah nolak duluan....Maaf ya
> mas^_^ jangan marah lho ya. Nanti cepat tua ^_^
>
> Kadang penjelasan diberikan sesuai dengan kadar penerimaan 
> orang.Kecualimungkin yang di Aceh, dan Yogya itu beda lagi itu Tabanni 
> masalih... Lihat
> kasusnya, seberapa dampak besarnya hal tersebut bagi masyarakat. TM tidak
> juga selalu aktivitas sosial, aksi menyerukan penurunan BBM juga termasuk
> TM...semoga tidak pusing ya... ^_^ CMIIW. Dilihat seberapa besar dampak
> kasus itu pada masyarakat yang luas. Tabanni masalih kan artinya mengadopsi
> kemaslahatan masyarakat yang besar dan diabaikan oleh pemerintah dalam
> proses pengelolaannya. Intinya pemerintah lalai dalam tugasnya pada kasus
> itu.
>
> Ini perlu penjelasan yang cukup panjang mau diskusi via japri saja?
>
>
> salam,
> aris
>
> Ari Condro > wrote:
> kalau pakai gak ngaku bahwa HTI dulu melarang anggotanya terlibat dalam
> aktivitas sosial, ini baru boong.
>
> ===
>
> ini diskusi ttg aktivitas sosial yg akhirnya jadi boleh tsb
>
> ===
>
> Demikian pula tentang bantuan sosial untuk korban bencana alam.
> Simplifikasi
> dan overgeneralisasi sering menyebabkan kekaburan pemahaman tentang hal
> ini.
> Selama ini kita sering menggunakan dalil tentang sirah nabawiah peristiwa
> pembebasan budak bilal yang dilakukan oleh Abu Bakar dan tidak dilakukan
> secara terorganisir oleh Rasulullah sebagai dalil tidak diperbolehkannya
> aktivitas sosial bagi sebuah partai politik. Penarikan kesimpulan bagi
> saya
> pribadi tentang peristiwa ini hanyalah....Rasul tidak mengajarkan
> PERUBAHAN
> ISLAMI melalui aktivitas sosial.
>
> Dalam realitanya, rasul saat itu maupun kita saat ini tidak hanya
> dihadapkan
> pada agenda-agenda perubahan yang terencana namun juga dihadapkan pada
> kondisi darurat akibat makar kaum kufar maupun musibah. Secara jujur,
> pernahkah kita menelaah kembali pemahaman terhadap peristiwa boikot yang
> dilakukan oleh kaum musyrik pada bani hasyim dan bani abdul mutholib
> selama
> dua atau tiga tahun? Boikot selama dua-tiga tahun tentu secara fisik
> memukul kehidupan kaum muslim, pangan, pakaian, obat2an. Dari mana mereka
> memperoleh bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dasarnya? Ada beberapa
> fakta disini yang perlu kita ingat:
>
> 1. Dalam kondisi boikot, jelas dibutuhkan pengorganisiran bantuan
> sosial maupun pangan. Mustahil hal tersebut dilakukan secara sporadis,
> karena akan terjadi kekacauan distribusi.
> 2. Boikot tersebut terjadi karena persoalan dakwah Muhammad SAW
> 3. Muhammad SAW adalah seorang yang paling dipercaya saat itu dan
> menjadi informal leader bagi bani hasyim maupun bani abdul mutholib.
>
> Hingga saat ini (karena ilmu yang terbatas) saya tidak tahu apa yang
> dilakukan Rasul saat itu. Apakah berdiam diri saja? Ataukah ikut membantu
> mendistribusikan bantuan? Silakan kawan2 yang mumpuni bantu saya untuk
> menemukan jawabnya.
>
> Saya tidak bermaksud mencari justifikasi bagi tabbani maslihul aceh atau
> jogya, namun yang ingin saya tekankan disini adalah upaya untuk tidak
> terjebak dalam overgeneralisasi atau simplifikasi dengan menjustifikasi
> bahwa ini boleh…itu tidak boleh…tanpa berusaha melacak kembali pada
> pemahaman dasar kita.
>
> On 7/5/06, aris solikhah wrote:
> >
> > Lho piye tho mas Jenengan itu, saya cinta IPB, cinta Bogor, lha di sini
> > saya lagi latihan nulis, latihan banyak hal ^_^..... latihan dewasa,
> > dimanapun bumi pijak idealisme itu ya akan mengitari hidup saya Insya
> > Allah... Klo jadi guru juga... mungkin akan saya kombinasikan sains
> dengan
> > nilai religiusitas (idealisme saya) plus aplikasi ilmu Toto Chan ^_^.
> >
> > Emang jadi penulis sains dan religiusitas juga salah, membantu orang
> yang
> > butuh informasi juga salah, membantu teman-teman wartawan buat press
> release
> > juga salah... jenengan ko gitu sih. Mau jadi pedagang pun idealitas itu
> > Insya Allah tetap ada. Lha wong status saya muslim kebetulan bekerja di
> sini
> > ko. Jenengan ko maksa sih... suka atau tidak ini kan pilihan hidup saya.
> > saya juga bukan istri mas, jadi jangan membandingkan dengan istri mas.
> Dan
> > sekali-kali membandingkan saya dihadapan istri mas, pasti cemburu beliau
> he
> > he he ...
> >
> > Sebagai Individu bukan hal yang tabu seorang muslim terlibat aktivitas
> > sosial... malah sudah sewajarnya...wah.. jenengan itu beberapa hal
> kurang
> > memahami teman-teman HTI dan metode dakwahnya yang sudah baku
> rupanya....
> > maaf lho mas. Maka saya sarankan ya mas, ngobrol banyak dengan
> teman-teman
> > yang beda harakah.. biar ada jembatan komunikasi yang baik dan tidak
> > su'udzan terus.
> >
> > Kalau individu suatu organisasi Islam tidak ikut serta terlibat
> aktivitas
> > sosial masyarakat bagaimana mungkin dia mau beramal tho mas. Sepehaman
> saya
> > dalam Islam ada tiga kewajiban, kewajiban individu, kewajiban anggota
> sebuah
> > ormas (ini kalau ada orang yang tergabung dalam ormas Islam) dan
> kewajiban
> > negara.
> >
> > Yah.. kalau masing-masing individu mau HTI, mau PKS, mau FPI, MMI, mau
> > Muhamadiyah, Persis, Mau NU, Salafi, tablig semuanya hendaknya
> beraktivitas
> > sosial...sebagai individu. Kalau ternyata aktivitas sosial
> mengatasnamakan
> > organisasi masa tertentu itu beda lagi. Kali saja memang tujuan
> pendirian
> > organisasinya begitu.... terserah yang membuat organisasi. Jadi double
> deh
> > aktivitas sosial di masyarakat atas nama ormas dan pribadi. Gitu
> > mas...CMIIW.
> >
> > Kalau suatu saat juga semisalnya saya nggak jadi guru, tapi buka
> training
> > dan konsultan emang nggak boleh... ya suka-suka saya tho. Kalau impian
> > pekerjaan saya suatu saat ganti, apa juga nggak boleh...^_^
> > salam,
> > aris
> >
> >
> >
> > Ari Condro > wrote:
> > justru kalau mbak aris mengejar impian menjadi guru, saya akan lebih
> > menghargai.
> >
> > HT kan punya SDIT di Bogor ? belum yg punyanya tarbiyah, iya kan...
> > sekolah senada semacam SMU dwi warna di parung ... kan juga ada. terus
> > kenapa masih stack di sana ?
> >
> > istri saya tidak bekerja di perusahaan. dia memilih aktif di masyarakat,
> > mengelola posyandu dan PADU - Pendidikan Anank Dini Usia, konsep swadaya
> > pre
> > school ala posyandu/dep kesehatan. aktif bikin jaringan dan meningkatkan
> > kualitas keluarga dan para ibu. Dan inilah yang saya sebut sebagai
> gerakan
> > feminisme yang membumi.
> >
> > dia yang memilih, dia yang menjalani, dan dia bermanfaat buat orang
> > banyak.
> >
> > ===
> >
> > dan untuk melakukan itu, tidak perlu merubah negara terlebih dahulu.
> dulu
> > HT menolak sama sekali untuk terlibat aktif dalam aktivitas sosial,
> namun
> > HT
> > sekarang mulai berubah, ikutan membantu orang dalam bencana aceh dan
> > jogja,
> > bikin sekolah dan lain lain, saya memujiken untuk aktivitas sosial tsb.
> >
> > ===
> >
> > salam,
> > Ari Condro
> >
> > On 7/5/06, aris solikhah wrote:
> >
> > kalau Anda tahu malah saya ingin jadi guru (biologi atau matematika atau
> > fisika) saja plus penulis lepas he he he, impian yang sederhana bukan.
> > Semua
> > pilihan hidup baik asal halal dan ridhoi Allah^_^.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> ***************************************************************************
> > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> > yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> >
> >
> ***************************************************************************
> > __________________________________________________________
> > Mohon Perhatian:
> >
> > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
> otokritik)
> > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> > 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> > 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]

>
> > 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]

>
> > 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

>
> >
> > Yahoo! Groups Links
> >
> > The great job makes a great man
> > pustaka tani
> > nuraulia
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]

> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]

> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

>
> Yahoo! Groups Links
>
> The great job makes a great man
> pustaka tani
> nuraulia
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links









The great job makes a great man
  pustaka tani 
  nuraulia

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke