Saya tersenyum bahwasanya di milis ini akhirnya rame dengan nama baru dan 
pengamat baru. Well tak apalah  jika syariat ISlam saat ini di milis ini 
sebagai wacana ditolak. Mungkin benar selama ini saya hanya memberikan 
labelling saja, atau orang paling khawatir terhadap label.Benarlah ilmu politik 
sosial yang diperguruan tinggi saya kurang, bagaimana jika saling sharing buku 
atau sehingga temen yang menolak buku politik Islam yang saya baca. Politik 
Islam mungkin bagi sebagian orang dianggap hal yang baru.
   
  Berarti memang Indonesia membutuhkan waktu lagi atau sebuah 
peristiwa-peristiwa yang bisa menjadi  pertimbangankan bahwa syariat Islam 
layak diterapkan. Syariat Islam adalah milik Allah, saya sebatas menyampaikan 
saja.^_^ Bila memang Allah berkenan memuliakan agama ISlam, suatu saat Allah 
yang akan membuat skenario untuk bagaimana syariat ISlam itu diterapkan secara 
sempurna.Insya Allah.
   
  Dan mas-mas yang baik di menara gading milis ini, sesugguhnya orang-orang 
yang menginginkan dan memperjuangkan Syariat Islam itu membangun dari grass 
root, mereka  berpeluh ria dan ridho dengan berbagai pengorbanan yang kadang 
orang menganggap dirinya rasional, tidak rasional. Karena saya hanya penyampai 
saja, maka masalah hasil semua ada di tangan Allah. wallahu'alam bishawab. Jika 
memang syariat Islam sumber malapetaka atau kejatuhan bangsa, ah... kenapa 
Allah harus menurunkannya dan membuat labellilng rahmatan lil 'alamin. Semoga 
bukan kesombongan dalam diri kita, menolak syariat Islam.
   
  Sungguh saya sadari dan pahami, Berat menerapkan syariat ISlam bagi orang 
yang tak memulai sejak sekarang mengaplikasikannya, namun bukan mustahil bagi 
orang yang mulai merintis mengaplikasikannya sejak sekarang baik mulai diri 
sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar serta mewacanakannya dalam negara. 
Semua tergantung dari niat juga ^_^ wallahu;alam bishawab
   
  salam,
   
  Aris
  

Amir Satria <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Analisisnya bagus. Saya setuju. Bahkan kalau mau jujur, dan mau baca sejarah 
Indonesia, sebenarnya syariat Islam ini justru adalah sumber malapetaka dan 
kejatuhan bangsa. 

Silahkan simak riwayat Majapahit, yang justru pudar pamornya ketika Islam masuk 
ke nusantara. Begitu juga kesultanan mataram yang kewalahan menghadapi 
kolonialisme akibat perpecahan dan lain sebagainya.

Jadi betul kata Buya Syafii, orang yan maksa-maksa syariat Islam adalah orang 
yang ngak baca sejarah. Makanya bener juga si Adian Husaini yang bilang sejarah 
Indonesia penuh dengan sejarah penerapan syariat. Yang tidak dia bilang sejarah 
ini adalah melulu sejarah kegagalan....

Jadi apa mau gagal lagi...






asep mara wrote: Ikut nimbrung, sebagai sharing informasi semoga menambah 
informasi.
dalam hal syariat islam sebagai wacana.

Dilematis memang kalau mencoba membuat keyakinan terhadap suatu hal yang sudah 
menjadi persepsi umum sulit melihat nilai objektivitas.
Apalagi kalau kita menilai syariat yang disandarkan pada islam , yang terbayang 
adalah menilai nabi dan mengkoreksi Alloh itu sendiri, suatu hal yang sangat 
menakutkan dan sakral yang akhirnya bingung dan membingungkan apalagi tidak 
terbiasa menangkap ajaran keagamaan dalam kesadaran total. (bisa memilah 
persepsi maya dan persepsi nyata)

dalam hal ini saya ingin melihat pertimbangan syariat dalam persepsi analisa 
bebas atau versi lain:
1. Suatu syariat yang diturunkan para rasul selalu berbeda kalaupun kesamaan 
hanya dalam keesaan tuhan dan beberapa dosa besar terutama musrik.
2. Sariat islam hanya bisa diterapkan secara bijaksana dan terasa oleh umat 
islam hanya pada jaman rosululloh setelah itu tidak terdengar syariat islam 
dapat menjawab tantangan umat secara gemilang (jangan dikaitkan dengan 
penguasaan daerah yang makin luas)
3. Tidak pernah ada kata sepakat dalam umat islam masa kini tentang syariat 
islam itu sendiri kecuali dalam kasus terbatas
4. terlalu banyak dendam yang menutup nilai positip syariat islam sehingga 
beban nama islam hanya akan menjadi kita akan bertafaruk selamanya seperti 
halnya syiah dan suni
5. Islam hanya akan bisa ditemukan oleh orang ummi yang menggantungkan segala 
sesuatunya hanya kepada Alloh bukan pada tulisan hurup.
6. Bahkan kalau ditanyakan keabsahan penulisan AlQur'an secara hukum (bukti 
sumber, bukti pendukung sehingga menjadi kitab utuh) boleh ditelusuri 
keberadaannya.Terlepas dari nilai luhur yang terkandung didalamnya
7 Dengan demikian warisan rosululloh sebenarnya kitabullah (hukum alam) yang 
jelas kitabullah itu artinya keteraturan alam semesta dan keteraturan sistem 
tubuh manusia yang sangat terjaga kerapihannya kecuali yang sudah dirusak 
manusia dan otomatis memberikan reaksi.
8. Sunnati adalah tugas seorang rosul yaitu melihat dengan nyata bahwa alam 
semesta dengan segala isinya adalan satu sistem atau ekosistem.
9. Syariat selamat hanya bisa diambil dengan mengacu pada sistem tunggal tubuh 
sebagai sebaikbaiknya ciptaan Tuhan.

Somoga menjadi info tambahan tolong dilihat dari satu tuhan satu sistem satu 
kemerdekaan berfikir yang siap bertanggungjawab atas perbuatan masing-masing 
tanpa berlindung dari kemuliaan arang yang menjadi bayangan kita.

kenapa enggak menjadikan syariat tubuh manusia dalam posisi sebaikbaiknya 
penciptaan sebagai sistem Negara baru boleh melihat peninggalan tulisan kitab 
suci.


Wasalam 


Asa


Lina Dahlan 
wrote:

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]






---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ 
countries) for 2ยข/min or less.

[Non-text portions of this message have been removed]







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links










The great job makes a great man
  pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
Groups are talking. We&acute;re listening. Check out the handy changes to 
Yahoo! Groups. 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
See what's inside the new Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/2pRQfA/bOaOAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke