PERNYATAAN SIKAP KWI Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menilai Israel sebagai penjahat perang, karena telah melanggar tata norma peperangan yang didalamnya dilarang membunuh warga sipil ataupun mengambil hak hidup seseorang serta menghancurkan fasilitas umum yang ada di Libanon. Israel telah melanggar hukum Ilahi karena sudah banyak umat Kristiani yang tidak bersalah terbunuh di Libanon. Demikian pernyataan sikap Gereja Katolik yang disampaikan oleh Paus Benediktus XVI.
Israel telah melakukan pelanggaran kemanusiaan yang luar biasa dan melanggar norma perang yang adil yakni telah membunuh anak-anak, tempat ibadah serta fasilitas umum vital lainnya. Israel juga melanggar tata tertib moral, yaitu dengan menghilangkan hak hidup manusia. Jika hal itu terus dilanggar oleh Israel maupun Amerika Serikat yang menjadi pendukung di belakang Israel, maka mereka telah melanggar kekuatan hukum yang ilahi. Amerika Serikat sebagai negara demokrasi tidak bisa berperan ganda di saat Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tidak mampu lagi menjalankan perannya. Jika Presiden George W Bush tetap memberi dukungan kepada Israel, maka Bush akan jatuh dengan sendirinya karena akan bermunculan mosi tidak percaya dari rakyatnya. Maka dari itu, untuk menciptakan perdamaian di Timur Tengah, seluruh masyarakat di dunia harus membentuk suatu federasi ataupun membentuk jaringan masyarakat internasional. Masyarakat dunia harus benar-benar proaktif dan nantinya diharapkan dapat menuntut tindakan Israel serta memberikan 'warning' terhadap Amerika Serikat yang telah mendukung tindakan Israel menyerang Libanon dan Palestina. Selain itu, langkah-langkah diplomasi ke negara-negara barat, seperti Inggris, Perancis, Jerman, dll serta timur tengah untuk menekan Israel agar menghentikan serangannya. Masyarakat internasional harus bergabung dalam satu bahasa, yakni kemanusiaan dengan menekan Amerika Serikat untuk segera menyerukan kepada Israel untuk melakukan genjatan senjata karena yang terkena imbas dalam penyerangan Israel ke Libanon bukan hanya umat muslim saja. Masyarakat kristiani yang berada di sana pun menjadi korban kebiadaban zionis itu. Kardinal Angelo Sodano selaku utusan Paus Benediktus XVI menghimbau untuk menghentikan perang dan umat Katolik di seluruh dunia diminta untuk berdoa serta bersama Karitas Internasional memberikan bantuan kemanusiaan dan melakukan lobi politik agar perang dihentikan. Krisis Timur Tengah hanya disebabkan oleh kesombongan para negara adikuasa yang tidak ingin dianggap remeh oleh negara-negara lain dan hal itu bukanlah merupakan suatu upaya pencaplokan wilayah, pembuangan rudal yang sudah kadaluarsa, ataupun upaya 'Genocida.' Contohnya, pengeboman daerah Kana merupakan penghinaan besar bagi umat kristiani di bumi ini karena daerah yang dihancurkan oleh Israel itu merupakan tempat suci umat kristiani di mana Yesus mengadakan mukjijat pertama, yakni berubahnya air menjadi anggur. Kenyataan yang ada di lapangan, umat Kristiani di sana juga kesulitan melakukan ibadat karena selalu dihalang-halangi oleh pasukan Israel itu, yang jelas-jelas merupakan pelanggaran norma kemanusiaan. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Benny Susetyo, Pr. Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan KWI mengajak umat katolik Indonesia, khususnya yang berada di Jabotabek untuk ikut melakukan penolakan kebiadaban Israel dalam bentuk unjuk rasa damai di Bundaran HI pada hari Minggu, 6 Agustus 2006, pukul 13.00 WIB dengan membawa atribut organisasi dan spanduk yang menolak agresi militer tersebut. Untuk informasi, hubungi Benny Susetyo, Pr. di nomor HP: 0817 140021 __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

