Keywords "jihad moneter" merupakan keywords
yang baru dan menarik; meskipun gagasan
dasar yang diuraikan di bawah ini sebenarnya
sudah cukup lama menjadi wacana diskusi
di berbagai situs "teori konspirasi" seperti
misalnya
< http://www.rense.com >
Tentu saja ada pro-kontra; ada ahli ekonomi
yang skeptis meragukan seberapa besar dampaknya
kalau misalnya hanya Iran saja yang melakukan
"jihad moneter" tersebut ( di artikel-2 yang
saya baca sebelumnya, Venezuela memang belum
disebut-sebut ). Tetapi ada juga ahli lain
yang punya pendapat lebih netral begini:
Kalau hanya 1 negara yang melakukan 'jihad
moneter', misalnya Iran, maka dampaknya bagi
Amerika relatif kecil. Tetapi jika ini lalu
menggelinding seperti efek bola salju, lalu
di ikuti oleh negara-2 lain, misalnya Rusia,
maka efeknya memang bisa sangat besar.
Saya meilhat ini seperti cara pengobatan
kanker dengan metode "Chemotherapy". Artinya efek
sampingannya juga besar. Selama proses pengobatan,
bukan hanya jaringan kankernya yang di "terjang"
oleh obatnya, tetapi jaringan-2 lain juga ikut
kena dampaknya, misalnya: rambut akan rontok,
raut muka akan kusut dsb. dsb. ...
Jadi seperti juga dalam pengobatan Chemotherapy,
diperlukan juga kesiapan untuk "berkorban" dari
pihak-2 lain. Kalau ekonomi Amerika tiba-2 jatuh,
tentu dampaknya juga akan berimbas pada negara-2
lain yang selama ini ekonominya juga terkait dengan
ekonomi Amerika, termasuk China, negara-2 Petrodollar,
dan juga Indonesia. Tinggal kuat-kuatan bertahan
/tahan menderita, hingga proses pengobatan Chemotherapy
nya selesai, dan "kankernya" hilang, atau setidak-2 nya
jauh berkurang.
-----( IM )--------------------------------------
--- In Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Menggagas Jihad Moneter
>
> Ahmad Fahmi
>
> Master Jurusan Energi, Universitas Karlsruhe, Jerman.
>
> Seluruh dunia tahu bahwa tanpa dukungan Amerika
> Serikat (AS), Israel tidak akan berani menyerang
> Palestina dan Lebanon secara besar-besaran
> seperti sekarang ini. Korban sipil dan anak-anak tak
> berdosa yang jatuh akibat kebrutalan Israel sudah
> sangat banyak. Dalam masalah Palestina sudah
> terbukti bahwa secara politik Perserikatan
> Bangsa-Bangsa (PBB) tidak dapat berbuat apa-apa,
> karena semua keputusan Dewan Keamanan (DK) PBB yang
> merugikan kepentingan Israel akan segera diveto oleh
> AS..
>
> Setelah Uni Soviet runtuh, praktis PBB hanyalah
> menjadi instrumen AS untuk
> menjadi legitimasi tindakan-tindakannya memperluas dan
> mempertahankan hegemoninya di dunia. Jika PBB
> sekali-kali menolak AS untuk memberinya
> mandat seperti yang terjadi menjelang Invasi ke Irak,
> AS tidak segan untuk
> bertindak unilateral..
>
>
> Karena itu, untuk sekarang ini peran PBB tidak bisa
> diharapkan lagi untuk bisa menghentikan pertumpahan
> darah di Palestina maupun Lebanon.
> Paling-paling, peran PBB hanyalah menjadi koordinator
> bantuan kemanusiaan. Kasarnya, mereka hanya menjadi
> tukang sampah yang dipanggil setelah Israel
> berpesta dengan membantai rakyat Palestina dan
> Lebanon..
>
>
> Keadaan yang sulit diubah ini membuat umat Islam
> menjadi frustrasi dan pada gilirannya memberi angin
> segar kepada eksponen-eksponen ekstrem dalam
> tubuhnya untuk berkembang. Jika perkembangannya
> mencapai tahap terorisme, maka ini adalah perkembangan
> yang buruk, karena akan membuat umat Islam menjadi
> semakin tertekan dan menjadi warga dunia kelas dua..
>
> Reaksi umat
>
> Menghadapi hal ini, ada dua jenis reaksi umat Islam
> Indonesia yaitu pernyataan kecaman dan demonstrasi.
> Bagi Israel dan pelindungnya, AS, kedua hal itu hanya
> akan dianggap angin lalu. Bahkan pernyataan kecaman
> dari negara-negara pemilik veto di DK PBB pun sudah
> dianggapnya dianggap angin lalu, apalagi hanya
> pernyataan umat Islam Indonesia..
>
> Tentu pernyataan kecaman dan demonstrasi itu memiliki
> hal positif untuk mengeluarkan emosi melihat
> pembantaian saudara-saudara kita di Palestina
> dan Lebanon. Tetapi jika demonstrasi mencapai tahap
> anarkis, pada gilirannya akan dapat merugikan citra
> umat Islam di mata dunia. Karena nantinya media-media
> barat akan menggunakan peristiwa tersebut untuk
> mendeskripsikan kebrutalan umat Islam sehingga. Dengan
> begitu, eksponen masyarakat Barat yang sebenarnya
> simpati terhadap perjuangan umat Islam
> untuk Palestina akhirnya bisa berbalik..
>
> Kita telah saksikan menjelang Perang Irak bahwa
> negara-negara Barat tidaklah sepakat dengan politik
> AS. Jerman dan Prancis berada di front
> terdepan yang menentang keputusan tersebut. Jika
> dikelola dengan baik, mereka dapat menjadi sekutu umat
> Islam menghadapi hegemoni AS..
>
> Kebetulan kedua negara tersebut adalah negara-negara
> Uni Eropa (UE), satu-satunya kekuatan yang saat ini
> masih dapat menandingi AS di bidang ekonomi. Dengan
> jumlah penduduk 400 juta dan pendapatan per kapita
> yang
> tinggi serta mata uang tunggal, mereka berdiri sama
> tinggi dengan AS..
>
> Simbol persaingan ekonomi di antara mereka dapat kita
> lihat dalam persaingan pembuatan pesawat terbang.
> Pabrik pesawat, Airbus dan Boeing adalah modelnya.
> Kedua perusahaan tersebut adalah proyek prestisius UE
> dan AS. Kedua simbol tersebut terus saja bersaing. Di
> bidang moneter, terdapat juga simbol persaingan di
> antara mereka. Mata uang dolar AS dan euro
> sama-sama berebut untuk secara dominan menghegemoni
> perekonomian dunia..
>
> Beranjak dari pengetahuan tentang potensi kelemahan AS
> tersebut,negara-negara di dunia yang khawatir terhadap
> hegemoni AS berusaha memanfaatkannya untuk menjadi
> instrumen penekan terhadap AS. Praktik ini
> terutama dilakukan saat AS makin sewenang-wenang
> setelah penghancuran
> menara kembar World Trade Canter, 11 September 2001..
>
> Meninggalkan dolar AS
>
> Venezuela dan Iran berusaha supaya negara-negara
> pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC tidak lagi
> menggunakan dolar AS dalam berbagai transaksi. Mereka
> ingin mengganti dolar AS dengan euro, tetapi
> tampaknya usaha ini belum sepenuhnya berhasil. Iran
> sendiri telah mengkonversi cadangan devisa negaranya
> ke euro. Ini juga menjadi langkah yang dilakukan
> oleh Cina pada sebagian cadangan devisanya..
>
> Di beberapa negara Arab kaya minyak juga mulai muncul
> wacana untuk melakukan hal yang sama. Secara faktual
> mata uang euro ini telah menjadi alat tukar sah di
> banyak negara Eropa Timur. Kabarnya di Moskow, rubel
> mata uang Rusia, sendiri sudah tidak laku dipegang
> orang dan digantikan oleh euro. Hal serupa juga
> terjadi di negara-negara bekas Yugoslavia yaitu
> Kroasia, Bosnia, dan Serbia..
>
> Jadi perubahan penggunaan mata uang dolar AS ke euro
> dapat terjadi lewat kebijakan pemerintahan maupun
> inisiatif masyarakat. Dalam empat tahun setelah
> ditetapkan menjadi mata uang Uni Eropa, euro berada
> dalam posisi ekspansif terhadapa dolar AS. Hal itu
> dapat dilihat dengan melemahnya nilai tukar dolar AS
> hingga 40 persen dalam jangka waktu tersebut..
>
> Menghadapi invasi brutal Israel ke Palestina dan
> Lebanon, kelemahan AS di bidang hegemoni moneter
> tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat
> tekanan kepada pemerintah AS. Selanjutnya, tekanan itu
> diharapkan memberi efek yang memaksa pemerintah Israel
> untuk menghentikan aksi terornya dengan
> menginvasi Lebanon dan Palestina..
>
> Bentuk yang nyata dari usaha menegakkan keadilan yang
> baiknya disebut jihad moneter ini dapat mengambil
> berbagai macam dan bentuk. Jihad moneter ini
> dapat dimulai dari diri masing-masing yaitu dengan
> menukarkan simpanandolar AS baik dalam bentuk uang
> tunai maupun rekening ke mata uang euro..
>
> Sebagaimana setiap jihad membutuhkan pengorbanan, maka
> pengorbanan yang dilakukan mujahid moneter adalah
> potongan transfer mata uang yang dilakukan oleh money
> changer atau bank. Tetapi pengorbanan ini hanyalah
> jangka pendek karena seperti data yang terungkap
> sebelumnya, euro akan makin menguat terhadap dolar AS.
> Maka selisih nilai tukar itu dapat kembali..
>
> Lebih-lebih lagi jika usaha jihad moneter ini makin
> meluas dan berlanjut maka bukan tidak mungkin akan
> terjadi penurunan tajam nilai mata uang dolar
> AS terhadap euro karena kebutuhan terhadap euro
> meningkat. Dalam hal ini maka para mujahid moneter di
> masa awal akan memperoleh keuntungan berlimpah.
> Tindakan berikutnya yang dapat dilakukan adalah
> menukar dolar AS yang terdapat dalam kas-kas ormas
> Islam, tabungan haji dan dana abadi umat
> ke dalam euro. Dari tabungan haji saja dapat
> dikonversi uang sebesar setengah miliar dolar AS..
>
> Selanjutnya jihad moneter dapat dilakukan oleh para
> pengusaha yang menggeluti aktivitas ekspor-impor
> dengan melakukan transaksi dagang dengan patnernya di
> luar negeri dalam bentuk euro. Jihad moneter ini akan
> terasa kuat akibatnya jika proses transaksi oleh
> negara-negara pengekspor minyak yang tergabung dalam
> OPEC dilakukan dalam euro. Jika dilihat mayoritas
> anggota OPEC adalah negara-negara Muslim maka mestinya
> hal ini tidak sulit dilakukan..
>
> Jihad moneter ini dapat juga dilakukan di tingkat
> negara dengan menukarkan cadangan devisanya dari dolar
> AS ke euro dan melakukan pembelanjaan negara
> di luar negeri dalam euro. Mungkin tindakan ini yang
> paling sulit karena aktornya adalah pemerintah
> masing-masing negara yang rentan terhadap tekanan AS.
> Untuk itu pemerintah-pemerintah yang terlibat dalam
> pembelanjaan itu perlu didukung agar berani melakukan
> penggantian mata uang yang menekan AS lewat kampanye
> jihad moneter yang seruannya adalah change
> dollar to euro!. .
>
> Ikhtisar.
>
> - Satu-satunya kekuatan yang bisa digunakan untuk
> menekan AS adalah meninggalkan penggunaan mata uang
> dolar AS.
>
> - Tekanan ini selanjutnya bisa diharapkan agar AS
> memaksa Israel menghentikan aksi terornya terhadap
> Palestina dan Lebanon.
>
> - Euro bisa menjadi alternatif pengganti dolar karena
> mata uang tersebut menjadi pesaing kuat bagi dolar AS.
> - Iran dan Venezuela sudah mulai mengganti cadangan
> devisanya ke dalam euro.
>
> - Cara ini dipercaya bisa melemahkan kekuatan ekonomi
> AS yang menjadi pendukung utama kebrutalan Israel. .
>
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/