--- In [email protected], "imuchtarom" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
>
> 
> Dengan kerangka berfikri seperti di atas, saya 
> mencoba memahami konsep "Genesis" nya Quran

Bukankah genesis aslinya berasal dari kitab Taurat?

>          Nyawa lah yang merupakan sumber/kekuatan yang membuat
>          organisme menjadi "hidup". Pada saat organisme itu
>          mati, kita mengatakan bahwa Nyawanya telah meninggalkan
>          jasadnya. Katakanlah jika pada saat t = t0, suatu
>          organisme (termasuk manusia) dinyatakan mati secara
>          biologis/medis, maka saya yakin dalam tempo beberapa
>          milisecond sesudah t0, belum terjadi perubahan yang
>          berarti pada susunan molekuler jasadnya; artinya sel-2
>          di dalam jaringannya umumnya masih 'utuh', sama dengan
>          pada saat organisme tsb. masih dalam keadaan hidup.
>          Perbedaannya adalah pada level "makro": pada hewan
>          tingkat tinggi, keadaan 'mati' a.l. ditandai dengan
>          berhentinya sinyal listrik pada jantung (ECG) serta
>          sinyal listrik dari otak (EEG). Apa yang menyebabkan
>          "sinyal" ini lenyap? / pertanyaannya bisa dibalik:
>          apa yang membangkitkan sinyal EEG dan ECG pada manusia
>          yang masih hidup? ujung-ujung nya nanti akan kembali
>          pada sumber kehidupan itu: nyawa.

Lalu, nyawa itu apa? samakah nyawa ketika manusia atau makhluk 
hidup, dan setelah mati? dimana nyawa itu?

> 
>          Dari pemahaman di atas, bagi saya tidak lah terlalu
>          "sulit" memahami ayat-2 yang menyebutkan proses
>          terjadinya makhluk hidup: dalam kasus penciptaan Adam,
>          juga penciptaan burung pada kisah salah satu Nabi:
>          yaitu pertama-2 disiapkan jasadnya dulu yang dibuat
>          dari zat anorganik. Sesudah itu lalu sang Pencipta
>          "meniupkan ruh" ke dalam struktur/jasad ini, sehingga
>          lalu berubah menjadi struktur/organisme yang hidup.

kapan Adam mendapat ruh? langsung sebagai manusia lengkap? tak ada 
proses evolusi? "meniup"? bagaimana menerangkan tiupan ini?

 
>          Berbeda dari manusia yang diciptakan dari zat "tanah"
>          atau "zat bumi", menurut Al-Quran, Malaikat diciptakan
>          dari "cahaya", sedangkan iblis-syaitan serta jin 
>          diciptakan dari "api".

darimana anda tahu ini?
> 
>          Tafsiran saya: jika jasad manusia diciptakan dari 
>          materi, dalam hal ini zat anorganik, maka malikat
>          sebetulnya adalah suatu wujudan/entitas "energi"
>          ( cahaya adalah energi ). 

manusia tak mempunyai unsur "energi"? hanya materi?


>          Demikian pula Iblis-syaitan,
>          dan jin diciptakan sebagai wujudan (entitas) dari
>          nyala api. Api di sini mungkin bisa ditafsirkan
>          sebagai wujudan dari energi panas. Kalau kita
>          menggunakan model gelombang elektromagnet, maka
>          cahaya tampak merupakan bagian dari gelombang EM
>          dengan frekuensi yang tinggi, sedang gelombang
>          infra merah (IR) adalah bagian dari spektrum gelombang
>          EM berfrekuensi rendah yang umumnya menimbulkan panas.

kalau begitu kita dapat mendekteksi setan dengan alat infra red?


>     Juga sesudah itu, bahwa Iblis mendapat konsensi 
>     "HPH" untuk menggoda manusia, "ide proyek/pekerjaan"
>     seperti ini baru "terfikir" oleh Iblis sesudah
>     adanya manusia. Artinya sebelum manusia ada, apakah
>     artinya Iblis punya kegiatan/pekerjaan lain (yang
>     'positif'/'bermanfaat')? :) ato-kah dia selama itu
>     menjadi 'penganggur'? :)
> 
kalau iblis memang profesinya menggoda, bukan salah mereka dong? 
jadi mereeka tak jahat? memang perannya dari sananya jahat?
seperti kalau anda dibayar untuk mengganggu orang lewat jalan 
tertentu, bukan salah anda dong?


>     Dengan kata lain sebelum adanya manusia/Adam, bagi
>     kita tidak jelas, apakah sebetulnya Iblis itu
>     mahkluk yang 'baik' ataukah 'jahat' ataukah 'netral'? :)

bukankah ini semua hanya fantasi manusia?


         kok 'mirip-2' dengan makhluk yang sudah ada sebelumnya:
>        misalnya manusia-2 purba: Pithecanthropus erectus,
>        Homo erectus dsb.

Nah, homo erectus ini adalah hasil proses evolusi, Adam lahir 
sebelum homo erectus atau sesudahnya? kalau sesudahnya bukan manusia 
pertama dong?

 
> 
>    Kita ini mungkin satu-satunya spesies di muka bumi yang
>    saling membunuh dan saling menumpah kan darah sesama kita,
>    sesuatu yang bahkan jarang sekali terjadi pada makhluk-2
>    /hewan yang lebih rendah dari kita yang selama ini kita
>     kita sebut hewan buas: Singa, Heyna, dsb. dsb.


Dynosaurus dan kawan kawan sudah saling bunuh, bukan hanya manusia, 
mana yang lebih dahulu? Adam atau Dynosaurus? mikrobiologi juga 
sudah saling bunuh?


> 







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke