RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR
Komentar:
========
"Syariat Islam Bukan Keinginan Rakyat Aceh !!!" . . .

Pada suatu saatnya, pastilah akan ada pernyataan demikian itu.
Dan itu memang tak perlu terburu-buru diungkapkannya. Saatnya akan tiba
juga dimana mata orangluar akan terbuka bahwa rakyat Aceh bukanlah
manusia-manusia fanatik dalam beragama,  bukanlah orang-orang yang
mudah dipengaruhi begitu saja untuk berjema'ah "melabrak" penganut
agama lainnya dan membakari tempat ibadah agama-agama lain itu.

Dan "Hukuman Cambuk" doeloe itu, digunakan oleh anasir-anasir tertentu
sebagai "improvisasi" untuk membuat sumbang irama MoU RI - GAM yang
sedang diupayakan berkumandang pada ketika itu.

Kita berharap semoga rakyat Aceh tetap tabah dan kuat-iman, sebagaimana
selalu yang telah ditunjukkan selama ini:  tetap Tak Kenal Menyerah, dan
pada saatnya nanti menjadi contoh-teladan bagi Rakyat di seluruh Indonesia.

RedTOLERANSI.RRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR

*Syariat Islam Bukan Keinginan Rakyat Aceh*
Senin, 14 Agustus 2006 | 22:34 WIB
*TEMPO Interaktif*, *Jakarta*:Perdana Menteri Gerakan Aceh Merdeka Malik
Mahmud Al Haytar menyatakan penerapan syariat Islam bukanlah yang diharapkan
masyarakarat Aceh.

"Yang diinginkan adalah adanya situasi yang damai dan plural bagi masyarakat
Aceh," kata Malik kepada wartawan setelah berbicara dalam Konferensi
Internasional peringatan satu tahun perjanjian perdamaian Aceh di Hotel
Shangri-la Jakarta, Senin malam ini.

Menurut Malik, perjuangan GAM tidak didasarkan atas agama, dan sikap itu
tetap dipertahankan sampai sekarang. Terhadap apa yang terjadi di Aceh atau
diperlakukan di Aceh saat ini itu sama sekali bukan datang dari GAM. "Saya
rasa dari rakyat Aceh seluruhnya itu bukan hal yang diinginkan," ujar Malik.

Malik menambahkan, dalam sejarah Islam di Aceh , Islam di Aceh adalah Islam
tradisional. "Islam adalah agama yang telah lama ada di Aceh, Islam yang
dianut masyarakat Aceh adalah Islam tradisional," kata Malik.

Malik menyatakan baru kali ini mendengar ada hukum cambuk di Aceh. Malik
yakin itu bukanlah tradisi Islam di Aceh.

*Titis Setianingtyas*
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/08/14/brk,20060814-81900,id.html


[Non-text portions of this message have been removed]






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke