Ini angka untuk kedua belah pihak!
----- Original Message -----
From: "Al-Badruuni Enterprise" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, August 16, 2006 1:36 PM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Tibo Dkk Bukan Pahlawan, Tapi Penjahat
Kemanusiaan
Dear Ambon,
Mungkin ada data yang lebih spesifik?Jumlah korban dikalangan Muslim dan
Non Muslim/Kristen?
Sebagai data kita bersama untuk mencari solusi perdamaian yang langgeng.
Insya Allah.
Ahmad
Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ini sedikit info:
Dalam konflik di Maluku diperkirakan oleh pemerintah daerah ialah kurang
lebih 10.000 jiwa manusia melayang ke dunia seberang, 500.000 penduduk
menjadi pengungsi, kehilangan harta kekayaan dan rumah. Dua universitas di
Ambon di hancurkan dan barang-barangnya dijarah. Kedua universitas tsb
adalah Universitas Pattimura [milik negara] dan Universitas Kristen. Rumah
sakit katholik di Tantui [Ambon] dihancurkan dan barang-barang perlengkapan
dijarah. Dekat rumah sakit ini terdapat tangsi Brimob, diserang, dihancurkan
dan isi gudang senjata dijarah. Sesuai berita dari kepolisian dikatakan
bahwa kurang lebih 800 senjata organik dijarah.
----- Original Message -----
From: "Al-Badruuni Enterprise" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, August 16, 2006 11:57 AM
Subject: Re: [ppiindia] Re: Tibo Dkk Bukan Pahlawan, Tapi Penjahat
Kemanusiaan
> Sdr Rio,
>
> Bisakah anda beberkan jumlah korban yang jatuh pada tragedi
> tersebut?Tentunya dengan sumber yang valid.
>
> Terima kasih,
> Ahmad
>
>
> Ambon <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Pertanyaan bagus!
>
> ----- Original Message -----
> From: "rio_armando89" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Wednesday, August 16, 2006 9:19 AM
> Subject: [ppiindia] Re: Tibo Dkk Bukan Pahlawan, Tapi Penjahat Kemanusiaan
>
>>
>> Bagaimana dengan laskar jihad yang dengan mudah membentuk pasukan,
>> mudah pula membubarkan diri, namun tidak pernah tersentuh hukum?
>> Bagaimana dengan tragedi ambon? Kok tidak diusut? Apa karena
>> kebanyakan korbannya dari pihak kristen?
>>
>> Saudara-saudaraku, di timur indonesia banyak mata telah terbuka.
>> Indonesia tinggal menunggu waktu untuk pecah.
>>
>>
>> RIO
>>
>>
>>
>>
>> --- In [email protected], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>>
>>> http://www.gatra.com/artikel.php?id=97029
>>>
>>>
>>> Pendapat TPM
>>> Tibo Dkk Bukan Pahlawan, Tapi Penjahat Kemanusiaan
>>>
>>>
>>> Palu, 13 Agustus 2006 00:10
>>> Tim Pembela Muslim (TPM) Sulawesi Tengah menilai pemberitaan media
>> massa akhir-akhir ini seolah-olah menganggap bahwa Fabianus Tibo,
>> Dominggus da Silva, dan Marinus Riwu sebagai pahlawan sehingga harus
>> dibela, padahal sesungguhnya mereka itu adalah aktor lapangan yang
>> membantai dengan cara sadis banyak manusia tak berdosa saat pecah
>> konflik horizontal di Poso pada pertengahan tahun 2000.
>>>
>>> "Saya kecewa dengan pemberitaan akhir-akhir ini sebab seolah-olah
>> Tibo dkk itu diperlakukan sebagai pahlawan yang harus dibela. Ini
>> masalah serius yang harus diluruskan oleh semua pihak," kata Ketua TPM
>> Sulawesi Tengah (Sulteng), Asludin Hatjani SH, di Palu, Sabtu (12/8).
>>>
>>> Pernyataan tersebut disampaikan Hatjani menanggapi pemberitaan media
>> massa nasional dan lokal di Tanah Air sekaitan tertunda-tundanya
>> pelaksanaan eksekusi mati terhadap Tibo dkk, termasuk yang kedua
>> kalinya pada Sabtu (12/8), pukul 00:15 waktu setempat.
>>>
>>> Sebelumnya, Kejaksaan Agung menjawadkan pelaksanaan eksekusi mati
>> terhadap Tibo dkk pada bulan Maret 2006.
>>>
>>> Eksekusi yang direncanakan pertama kali itu gagal dilaksanakan
>> karena alasan penyidik Polda Sulteng masih memerlukan keterangan
>> mereka untuk mengungkap para pelaku pembantaian massal pada sejumlah
>> tempat di Kabupaten Poso saat kerusuhan besar berlangsung Mei-Juni
>> 2000, seperti yang terjadi di kompleks Pesantren Walisongo, Kelurahan
>> Sintuwulembah di Kecamatan Lage (sembilan kilometer arah selatan kota
>> Poso) dan di dusun Buyung Katedo (desa Silanca, Lage).
>>>
>>> Menurut dia, dirinya mengetahui persis bagaimana posisi Tibo,
>> Dominggus, dan Marinus ketika pasukan "Kelompok Merah" menyerang
>> basis-basis permukiman muslim di Kecamatan Lage, Poso Kota, Tojo, dan
>> Poso Pesisir saat kerusuhan besar melanda wilayah Kabupaten Poso enam
>> tahun silam.
>>>
>>> "Sangat banyak saksi korban yang selamat menuturkan bahwa ketiga
>> orang itu merupakan komandan lapangan dalam aksi-aksi penyerangan
>> tersebut, selain dengan tangan mereka sendiri melakukan pembunuhan
>> secara sadis terhadap banyak manusia tak berdosa," tutur Hatjani yang
>> selama lebih lima tahun memberikan advokasi terhadap para korban
>> kerusuhan Poso.
>>>
>>> Bahkan, saat menjalani pemeriksaan di Pengadilan Negeri (PN) Palu
>> awal tahun 2001, 19 dari 20 saksi yang berada di bawah sumpah ketika
>> itu menuturkan bahwa Tibo, Dominggus, dan Marinus tidak saja melakukan
>> pembunuhan dengan cara sadis terhadap banyak manusia, tapi juga
>> terlibat dalam kejahatan penganiayaan bersama-sama serta pembakaran
>> rumah-rumah penduduk.
>>>
>>> "Itulah sebabnya sangat wajar jika kemudian PN Palu menjatuhkan
>> vonis dengan hukuman yang setimpal kepada mereka yakni pidana mati,
>> bahkan kemudian dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Sulteng dan Mahkamah
>> Agung," ujarnya.
>>>
>>> Mengenai pernyataan sejumlah pengacara yang tergabung dalam
>> Perhimpunan Advokasi dan Perdamaian (PADMA) Indonesia bahwa Tibo dkk
>> merupakan korban dari sebuah peradilan sesat, Hatjani mengatakan
>> mereka itu adalah "orang luar" yang tak mengetahui bagaimana
>> sebenarnya tindakan Tibo dkk saat pecah kerusuhan besar di Poso
>> beberapa waktu lalu.
>>>
>>> "Jika mau jujur, jangan hanya mendasarkan pada keterangan satu
>> pihak. Silahkan tanyakan langsung kepada saksi korban yang selamat dan
>> hingga kini masih hidup," kata dia, seraya menambahkan ada ratusan
>> janda dan anak-anak korban kerusuhan Poso yang kehilangan orangtuanya
>> akibat tragedi berdarah di berbagai tempat dalam wilayah Poso bisa
>> dimintai keterangan.
>>>
>>> Hatjani juga mengatakan, secara logika hukum bahwa dengan
>> diajukannya dua kali permohonan pengampunan (grasi) kepada presiden
>> oleh Tibo, Dominggus, dan Marinus, itu berarti ketiga terpidana mati
>> ini telah mengakui segala perbuatannya seperti yang didakwakan oleh
>> Jaksa/Penuntut Umum sebelumnya.
>>>
>>> "Ini sebagai bukti bahwa Tibo dkk telah mengakui segala
>> kesalahannya," kata dia. [EL, Ant
>>>
>>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> ***************************************************************************
>> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
>> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
>> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
>> ***************************************************************************
>> __________________________________________________________
>> Mohon Perhatian:
>>
>> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg
>> otokritik)
>> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
>> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
>> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
>> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
>> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> --
>> No virus found in this incoming message.
>> Checked by AVG Free Edition.
>> Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.10/419 - Release Date:
>> 8/15/2006
>>
>>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail Beta.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> ***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
> yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
> http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
> ***************************************************************************
> __________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Reading only, http://dear.to/ppi
> 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>
> --
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.10/419 - Release Date: 8/15/2006
>
>
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call
rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.405 / Virus Database: 268.10.10/419 - Release Date: 8/15/2006
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/