Saya lebih suka tema dikembalikan pada bagian awal, ehm seperti opini mas Sidik.
   
   
  Mas Ari sendiri telah memberikan komentarnya mengenai pengalaman hidup beliau 
yang kemudian menjadi salah satu prinsip hidup beliau. Sedih sekali, bahwa 
seseorang yang sedari kecil dibina dengan agama tatkaa sudah besar, ajaran 
agama itu ditinggalkan. 
   
   
  Mungkinkah selama ini sistem pendidikan tempat kita berada itu hanya sebatas 
tranfer ilmu saja bukan nilai atau membangun kesadaran berpikir. Pinter tapi 
intelektual doang.  yah seperti juga di IPB. Banyak lulusannya tapi membutuhkan 
waktu adaptasi untuk siapa kerja atau mengaplikasikan ilmunya dan agak minus di 
soft skill seperti sopan santun dan mental hidup...
   
  Sistem pendidikan sekular... bahkan ilmu agama juga, betul kan?
   
  Tahu nggak sih.. kadang jika saya lagi nyadar melihat orang lain yang banyak 
kelebihan dibanding saya (entah intelektual, harta, posisi, keahlian dll). 
Bhkan saya iri dengan kemampuan orang-orang di pesantren. Serta kadang 
menyayangkan kemampuan mereka dalam agama tak selaras dengan ajaran agamanya 
sendiri maaf.
   
  Klo yang Ngruki ini benar-benar menjadi harapan tersendiri.
   
   
   
  Beberapa diantara mereka pandai berdebat, berhujjah dengan berbagai dalil 
namun sayang aplikasinya kadang maaf masih jauh dari harapan, bahkan malah 
membuat umat muslim jauh dari agamanya. 
   
  Saya berpikir seandainya saja potensi itu sepenuhnya diabdikan untuk jalan 
kebenaran, kejujuran, upaya membangun masyarakat pada ketaatan pada Allah 
alangkah indahnya Indonesia.
   
  Btw wartawan yang nulis berita itu mas Andi Jauhari, dari Antara, Sekjen PWI 
Bogor, masa keci beliau hidup dilingkungan NU yang agamanya bagus.. jadi 
tulisannya mantap.^_^ Press Conference kami kadang belum dimulai kalau beliau 
belum datang, untungnya beliau sering tepat waktu. ^_^
   
  salam,
  aris
  ............ yang sedang berusaha memaknai arti ilmu untuk amal

Yohanis Komboi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Siapa? siapa mak comblangnya mas Irwank?

Assessment mbak Lina sebetulnya nggak mleset banget kok. Biasanya kan memang
gitu, anak muda berlainan jenis kelamin cenderung usreg... solusinya ya
jadiken saja.

Penghulunya di Austria siapa mbak Lina? Kok hrs jauh banget?

Pengin tahu juga nih, ini maillist ppiindia kok nggak ada hidung
mahasiswanya sebatangpun?

yk

On 8/22/06, irwank wrote:
>
> Hehehe.. milis ini minimal udah punya 2 mak comblang.. :-p
> Selamat ber-mak comblang ria.. Hehehe..
>
> Wassalam,
>
> Irwan.K
> On 8/22/06, Lina Dahlan 
>
> wrote:
> >
> > Kayaknya masarcon in 'napsu' banget ama mbak Aris. Kalo aja masarcon
> > ini masih single, ta' bawa dua-duanya kedepan penghulu!...:-)).
> >
> > Pokoke asik lah, penghulunya yang ada di Austria sana...:-)))
> >
> > wassalam,
> >
> > --- In [email protected] 
, "Ari
> Condro" wrote:
> > >
> > > sistem pendidikan sekolah unggulan yg paling bagus di kalangan
> > pondok> pesantren, darul ulum tambak beras tuh .... kerjasamanya
> > ama BPPT, di> tangerang dia bikin MA/smu cendekia ... di jombangnya
> > darul ulum itu.
> > >
> > > dan peringkat danem lulusannya masuk 10 besar terus (cendekia nya).
> > >
> > > sayang, yg akhwat dari darul ulum, ketika msuk sekolah umum
> > (mereka tembus> UMPTN) di berbagai universitas umum, banyak yg
> > melepas jilbab ketika kuliah.
> 
>
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links










The great job makes a great man
  pustaka tani 
  nuraulia

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail.

[Non-text portions of this message have been removed]



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke