At 04:20 PM 10/5/2006, you wrote:

>Hehehe...
>F22 Raptor nggak pake tender Jack! yang ada USAF bikin spec list, lalu
>produk-produk dibandingkan, jadi deh F22 Raptor (padahal ia lebih mahal lho
>dari saingannya YF 23 Northrop)
>Sama kasus dengan panser Stryker US Army, spec list dibuat jadi deh Stryker,
>padahal harganya lebih mahal dari Piranha Swiss, Steyr Pandur Austria,
>mengapa? karena spec-nya yang memenuhi ya cuma Stryker...
>Beli senjat bukan seperti beli dodol, yang paling murah langsung angkut
>mas...
>Ini bicara masalah pertahanan, kemampuan survive, masalah hidup-mati
>orang banyak...
=============

hehehe
gak usah jauh-jauh di amerika. di indonesia juga bisa saja
beli senjata tanpa tender. dengan syarat untuk keperluan khusus
atau karena waktu yang sempit. kopassus biasa pakai senjata
terbaik dari israel, jerman dll sesuai keperluan mereka. kalau lagi
perang mana sempat bikin tender?

tapi kita bicara bukan dalam situasi seperti itu bukan?
kita bicara situasi yang normal-normal saja. situasi ketika
calo bergentayangan. mereka seperti kutu busuk yang suka
menyedot darah dan berada di tempat gelap. persis situasi
ketika pengadaan senjata dilakukan lewat penunjukan,
tanpa tender.

jangan bandingkan juga good governance-nya amerika dengan
indonesia, bung. nanti anda bandingkan juga rasa dodol dengan
hotdog, repot.

pesawat, kapal dan tank amerika memang bagus. tapi ambulans,
bis kota, kereta dan mobil pemadam kebakaran mereka juga bagus.

masak di indonesia, perlengkapan tentara mau bagus sendiri
sementara kondisi fasilitas umum menyedihkan?

apa sih ancaman pertahanan indonesia? dari luar? nggak ada, mas.
cuma pemberontakan di dalam negeri karena saudara-saudara
kita itu miskin, terkebelakang dan merasa diperlakukan tidak adil.
pendekatan kesejahteraan yang lebih diperlukan, bukan pendekatan
keamanan.

maka yang diperlukan pemberantasan korupsi. biasakan pengadaan
barang dengan tender terbuka. jangan main tunjuk rekanan seenak
udel.


>Kalau masalah mbedili orang ostrali, males-iya, ama kanca-kancanya nggak
>perlu saya mas, biaran si Amrozy cs aja... Kalau nanti saya yang nembak
>katanya musuh HAM, penjahat internasional... Kalau GAM nembak tentara,
>katanya itu resiko jadi tentara... kalau GAM ketembak, katanya 'excessive
>power abuse'... Kalau OPM ngampak tentara, katanya salah sendiri tentara
>pergi ke papua, tentara nggak ke papua, katanya nggak bertanggung jawab...
>
>Sayang ya wartawan seperti anda kok cethek sekali wawasannya (atau
>jangan-jangan memang anda bukan wartawan?) Pantesan Tempo sekarang jauh
>sekali dari Tempo 80-an, analisanya sekarang ancuur minaaaa....
>DG
=========

apa boleh buat, zaman militer main koboi-koboian dar-der-dor
memang sudah berakhir.

diktator militer sudah bangkrut di seluruh dunia, kecuali di
myanmar.

sekarang zaman demokrasi dan penghormatan hak asasi manusia.
silakan kalau anda mau menangisi kenyataan itu seumur hidup.

tapi sebaiknya intel-intel seperti anda beradaptasi dengan zaman baru
dan memperbaiki kualitas analisa. jangan berkutat dengan konsep
lama ekstrim kiri-ekstrim kanan saja. apalagi sambil menjadikan
mereka (amrozi cs) sebagai wayang.

masak kontras dan imparsial dimasukkan kelompok yang ingin
mengganti pancasila? memalukan. kapan bisa bersaing sama
mossad dan cia?






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke