Ramadan Belum Mendidik Umat Islam Puasa Korupsi

Nograhany Widhi - detikcom

Jakarta - Momentum bulan puasa seharusnya bisa dimanfaatkan untuk 
meningkatkan moralitas dalam masyarakat. Namun sayangnya jarang yang 
bisa memanfaatkannya. Karena itu keluar dari bulan Ramadan, belum 
terjadi perubahan drastis bagi bangsa, negara dan agama.

Hal ini diungkapkan cendekiawan Muslim Abdul Rahman dalam acara 
diskusi bertajuk "Relasi Islam dan Negara dalam Pemberantasan 
Korupsi" di Gedung Graha Surya Lt 15, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis 
(5/10/2006).

"Orang Indonesia yang tarawihnya 23 rakaat, korupsinya ternyata 
lebih dari 23 rakaat. Sementara di negeri yang tidak ada tarawihnya 
indeks korupsinya lebih rendah," tutur Muslim.

Muslim menjelaskan, kriteria-kriteria untuk mengukur orang Islam 
atau tidak itu tidak masuk akal. Kadang-kadang Islam diukur dari 
masalah yang sepele, tapi bukan dengan cara yang mendasar seperti 
korupsi atau hak asasi.

Selanjutnya, kalau ada orang yang memperjuangkan hak asasi atau 
korupsi, justru tidak dianggap memperjuangkan agama. 

"Kalau puasa, menyulap kwitansi batal atau tidak? Ajaran seperti itu 
tidak ada di majelis taklim," jelas Muslim.

Lebih lanjut, Muslim memaparkan, di Eropa yang mayoritas nonmuslim 
dan tidak menerapkan syariah, tapi bisa Islami. "Karena mereka 
menjalankan nilai-nilai keislaman," papar Muslim. (ahm/asy)

Baca juga:







***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke