Maafkan Aku Mengingatkanmu
   
  Sobat,… ana mislak (aku sepertimu), aku juga bodoh, bahkan dalam studi pun 
prestasi lebih baik kamu dari aku, namun aku berusaha sekuatku untuk berlari 
menuju pintar, yang mungkin aku kalah start denganmu waktu itu, aku dulu 
memandangmu bak langit yang menjulang yang tergambar dalam sorot mata si 
pungguk yang merindukan bulan, dan bermacam-macam katak dalam tempurung kaca 
lusuh kebodohan yang selalu gelap dengan debu alpa dan dosa, aku adalah anak 
kecil yang baru berusaha untuk bersikap seperti orang dewasa, menulis pun 
terkadang masih tak leluasa, masih terbayang bagaimana sulitnya membuat makalah 
untuk kali pertama.
   
  Mungkin aku sedikit bisa merasakan sulitnya nabi membaca wahyu pertama, 
hingga tiga kali jibril memaksanya membaca, nabi juga manusia seperti kita, 
bahkan batu pun berlubang dengan tetesan air telaga, sekeras apapun kebodohan 
kita, jika tetesan itu terus menerus, tembuslah kepongahan batu yang perkasa, 
jangan pernah putus asa, berlarilah hingga waktu istirahat tiba.
   
  Wajar jika kita terkadang egois, emosi, atau tersinggung, ketika orang lain 
ingin memberikan pendapatnya, demi kebaikan kita jua sebenarnya, hanya saja 
kita terburu-buru memanjakan egois dan merasa lebih mulia, buruk sangka menjadi 
kuda liar nafsu amarah kita, dan terkadang terbawa pada hati kita sehingga 
menjadikan dunia sempit kala kita berjumpa dengan orang yang bermaksud baik 
terhadap kita, justifikasi sepihak tanpa bukti yang nyata, menjadikan 
persahabatan kita ibarat bush dan presiden Venezuela.
   
  Syariat palu memalu, hakikat balas membalas, baik dibalas baik, buruk dibalas 
buruk, ketika kita memperlakukan orang lain baik tentunya orang lain pun akan 
memperlakukan kita baik juga, namun ketika kita perlakukan orang lain buruk, 
maka sebaliknya pun orang lain akan memperlakukan kita buruk, namun kadang juga 
ada orang yang ingin diperlakukan baik, namun dia memperlakukan orang lain 
kurang baik, sekeras apapun manusia terhadap sesamanya namun tak ingin orang 
lain keras terhadapnya.
   
  Ketika saya ujian qur'an syafawi, dengan segala kebodohan dan kelemahan daya 
ingat, aku mencoba seingat mungkin apa yang harus aku katakan dengan lidahku, 
yang dijaga oleh seorang doctor yang tak mungkin aku menipu, apalagi memberikan 
ayat-ayat palsu, seorang teman duduk berdua denganku, aku terdiam kaku, 
ucapanku berlompat-lompat tak tentu, kemudian sang doktor itu bertanya kawan 
sebelahku, "benar nggak ayat yang diucapkan kawanmu?", kawanku diam, kemudian 
doktorku bilang "kenapa kamu tidak menyimak kawanmu,  bukankah jika salah kamu 
wajib memberitahu".
   
  Susahnya jadi orang yang tahu, yang harus mengingatkan kala kesalahan ditemu, 
terkadang orang salah berkepala batu, tak diingatkan, kita yang keliru, 
dingatkan kita dihantam batu, ya Allah... maafkan aku jika tak mampu 
mengingatkan diriku, apalagi mengingatkan selainku.
   
  Kawan, ingatkanlah aku, dari segala hal yang itu salah menurutmu, namun 
jangan kau memaksaku untuk setuju denganmu, cukup ingatkan aku, engkau telah 
terbebas dari beban kewajiban itu.
   
  Alliem,
  Selasa, 17 Oktober 2006
  Ku tunggu ingatan mu


              Kunjungi
  http://www.muallim.tk
  kritik anda harapan kami  - milis untuk kawan2ku klik 
http://tech.groups.yahoo.com/group/kang_guru/ 








                
---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com.  Check it out. 

[Non-text portions of this message have been removed]




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke