Tidak bermaksud memperpanjang diskusi ini, saya hanya ingin menjelaskan posisi saya. Kalau saya mengatakan "Injil punya jalannya sendiri", itu dalam konteks keimanan Kristen saya yang saya sampaikan (mudah2an) secara netral. Mestinya yang saya katakan, "Roh Kudus membimbing mereka-2 yang terlibat dalam keberadaan Injil (4 Injil dan beberapa surat2 yang terkumpul dalam Perjanjian Baru) seperti yang sekarang ini."
Soal intrik politik dan kekuasaan, saya rasa terjadi di agama Kristen, Islam dan mungkin juga Yahudi (saya tidak banyak tahu), dalam perjalanan perkembangan dan pemapanan doktrin2nya. Sangat banyak tulisan membicarakan hal ini. Bicara lebih jauh mengenai ini nampaknya harus dengan banyak semangat akademis. Saat ini, dengan kapasitas dan kemampuan saya, saya hanya ingin menyatakan secara Kristen saja: "Roh Kudus bekerja atas mereka yang terlibat dalam penulisan dan kanonisasi Al-kitab". Begitu mBak. Selamat berpuasa. Salam B Siahaan. --- In [email protected], "Lina Dahlan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Terimakasih pula bung Siahaan atas informasinya yang informatif. > Saya menjadi yakin kalau di Injil cerita ini memang tidak ada, dan > saya mendapat informasi baru cerita ini ada pada kitab2 yang > aprokrif tsb, semacam "seven sleepers" tsb. Paling tidak, itu > artinya dalam literatur Kristen ada cerita pemuda tsb. Sekedar > mencari kesamaan. Karena saya orang yang yakin bhw agama semit yang > dianggap berasal dari satu Tuhan, itu adalah sama. Paling tidak > (lagi) membawa ajaran yang sama: ketauhidan. Kalaupun ada perbedaan > kemudian, seperti yang bung Siahaan katakan adalah karena Injil > punya jalannya sendiri sampai ke bentuk seperti yang kita lihat > sekarang, dan yg penuh dengan intrik-intrik politik saat itu (intrik > antara raja dan Uskup/pendeta), dan terbentuk jauh setelah Isa as > itu sendiri wafat. > > Rujukan2 bung dibawah ini cukup menarik hati saya...:-). Akan daya > catat dan akan coba saya dapatkan bukunya (apalagi bukunya memakai > bhs yang ringan2 saja...). Sekarang ini saya hanya ingin googling > cerita "seven sleepers". Moga2 seven sleepers ini akhirnya bertemu > dengan sleeping beauties...:-)) > > Semalam saya baru nonton lagi kelanjutan film ashabul kahfi tsb...:-) > Maximilliannya lagi turun gunung. Dia lagi terheran2 kenapa begitu > banyak perubahan. Mengapa ada kuburan di kaki gunung tsb (soalnya > die inget bbrp jam lalu, sebelum dia tidur, gak ada kuburan. Padahal > itu kuburan istri tercintanya yang meninggal ratusan tahun lalu), > Mengapa banyak pepohonan di Philadelphia? Mengapa orang di kota > tidak takut lagi mengucap "demi Isa Almasih" "demi Maryam al > Muqaddas (yang suci)", mengapa seragam tentara kerajaan berubah? dll > dll?. Maha Kuasanya Dia... > > gitu aja bung, makasih. > > wassalam, > --- In [email protected], "siahaan2006" <siahaan2006@> > wrote: > > > > Terimakasih sambutannya mBak, > > > > Mbak Lina mempertanyakan apakah ada cerita ini di Injil. Saya > jawab > > saya belum pernah baca (artinya, menurut saya tidak ada) dan saya > > ingin memberikan alasannya. Kalau itu terjadi sesudah tahun 100AD, > ya > > pastinya tidak ada. > > > > Kalau cerita mengambil latar belakang Kaisar Hadrian (Caesar > Traianus > > Hadrianus Augustus, lahir 76AD, memerintah tahun 117138 AD, > > meninggal 138AD), maka ini menjelaskan pertanyaan, kenapa ngak ada > di > > Injil. Kalaupun kejadian ini terjadi, dan sebelum tahun 100AD, > belum > > tentu juga bakal ada di Injil. Injil juga punya jalannya sendiri > > sampai ke bentuk seperti yang kita lihat sekarang (orang kristen > > mengistilahkan "dengan bimbingan Roh Kudus". Kanonisasi adalah > salah > > satunya). > > > > Banyak buku-buku apokrif yang ditulis (jauh) setelah tahun 100AD. > > Legenda yang mirip dengan ini adalah "Seven Sleepers". Salah satu > > buku apokrif memuat cerita ini dalam versinya adalah Acta > Sanctorum > > (Jacob of Sarug 521AD). Legenda ini populer di kalangan Kristen > > mula2 dengan banyak versi. Bahkan ada cultnya segala. Cerita dan > > perdebatan mengenai ini banyak ditulis di internet (kalau > tertarik, > > Gooooogle aja mBak isinya lebih seru lhoo). > > > > Mbak kemudian menutup dengan pertanyaan "entah bagaimana kemudian > > raja2 tsb berkongres di Nikea lalu menelorkan trinitas". > > > > Konsili Nicea terjadi tahun 325AD yang "disponsori" oleh Kaisar > > Konstatinus. Yang ngumpul adalah para uskup (bukan raja2). > Keyakinan > > mengenai Yesus saat itu memang sudah terbagi antara "Yesus adalah > > Tuhan" dan "Yesus yang lebih rendah dari Tuhan" (kira-kira > > begitulah). Konsili itu memberikan penegasan kembali (dan > formulasi > > dalam bentuk kredo) bahwa Yesus adalah Tuhan. Penegasan ini > diamini > > oleh hampir semua (300an) pimpinan2 gereja yang hadir. Ada buku > bagus > > mengenai ini walaupun isinya menjadi perdebatan. Judulnya "When > Jesus > > Became God", ditulis oleh seorang Yahudi versi Indonesianya > > adalah "Kala Jesus menjadi Tuhan" Penerbit Serambi. Saya suka > buku > > ini karena ditulis dalam narasi yang ringan dan informatif dalam > > menggambarkan situasi sosial dan politik saat itu. Penulisnya > pasti > > baca berton-ton buku-buku kuno. > > > > Paralel dengan isue ini, ada buku berjudul "Bible Unearthed" yang > > ditulis oleh dua orang Yahudi (...lagi) yang (bisa) mengaduk2 > > kepercayaan kristen/yahudi/islam, karena mempersoalkan cerita2 > > Perjanjian Lama yang dianggap mencampur-adukkan antara mitologi > dan > > fakta sejarah. Saya suka buku ini, kembali, karena sangat > informatif > > memberikan gambaran sosial politik masa BCE, secara ringan. Buku > ini > > juga memancing perdebatan. > > > > Saya tidak bermaksud masuk dalam perdebatan agama, karena selain > ini > > bukan forumnya, perdebatan agama dalam milis umum jarang pernah > > sehat. Makin lama makin awur2an. Akan tetapi, membaca, > mengkonfirmasi > > dan mencari informasi sisi lain melalui sumber-sumber yang baik > (yang > > nggak baik pun boleh kalau bisa milih2nya), akan membantu kita > > meluaskan wawasan dan meningkatkan kualitas produk2 pikir kita. > > > > Salam > > *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

