Tulisan ini ditulis dari sudut segi pandang budaya. Mungkin banyak pembaca yang akan tertawa geli, apabila membaca postingan dengan judul Letter to God seakan-akan kita ini sudah bisa ngirim surat ke sorga. Ini sama bodornya seperti ketika kita masih kecil; dimana kita mau ngirim surat kepada Santa Claus. Emangnya Tiki atau Pak Pos udah bisa nganterin surat ke sorga?
Pertama perlu diketahui bahwa sudah ratusan tahun sebelumnya umat Kristen maupun Yahudi dapat mengirimkan surat kepada Tuhan. Karena kita sudah tahu alamat pribadi-Nya bahkan Tuhan pun sudah menyediakan kotak pos khusus untuk surat-surat yang dikirimkan oleh umat-Nya. Alamat itu tepatnya di Tembok Ratapan dibagian kota Yerusalem Tua. Tembok ini adalah sisa-sisa reruntuhan tembok yang mengelilingi Bait Allah dari zaman Yesus yang dibangun oleh Raja Herodes. Tembok itu aslinya 485 meter sekarang hanya tinggal tersisa 60 meter. Setiap tahunnya tembok tersebut mendapakan kunjungan tidak kurang dari 1,2 juta pengunjung. Tembok Ratapan dlm bhs Ibrani = HaKotel HaMa´aravi yang berarti Tembok Barat dan lebih lazim disebut sebagai The Kotel. Tembok Ratapan dlm bhs Arab = Il Mabka yang juga dianggap tempat suci oleh umat Muslim, sebab dinding ini juga merupakan dasar bagian dari Majidil Aqsa tempat Nabi Muhamad s.a.w. naik ke sorga. Sebelum umat Yahudi datang berkujung ke tembok tersebut, mereka diwajibkan mengadakan upaca mandi bebersih terlebih dahulu. Upacara mandi ini lebih dikenal dengan sebutan Mikwah. Di celah-celah tembok tersebut umat-Nya menyelipkan surat doa yang ditujukan kepada Allah jadi mirip seperti kotak pos khusus untuk Allah. Mereka percaya disitulah tempat tinggal-Nya Allah dlm bhs Ibrani = Shekinah (Kemah Allah) diserap dari kata Shakan = berkemah. Apakah surat-surat tersebut akan diambil dan dikumpulkan oleh malaikat untuk dibaca oleh-Nya? Tidak tetapi minimum setahun dua kali surat-surat tersebut akan dikumpulkan oleh para Rabi penunggu tembok. Ini dilakukan pada umumnya menjelang Paskah. Jumlah surat yang terkumpulkan cukup banyak setiap kali dikumpulkan lebih dari 150 peti. Peti-peti yang berisikan surat tersebut akan dikubur di Bukit Zaitun. Sebab menurut kepercayaan umat Yahudi semua tulisan, buku, maupun gambar yang tercantum nama Allah tidak boleh dimusnahkan entah itu dibakar ataupun dirobek. Bukit Zaitun dianggap sebagai bukit suci sebab disitulah nanti Allah untuk pertama kalinya menginjakkan kaki-Nya. Disamping itu dari bukit itu juga Tuhan Yesus naik ke sorga. Beethoven pernah menulis opera khusus mengenai bukit ini yang diberi nama: Mount Olive Siapa saja yang pernah mengirim surat kepada Allah melalui Tembok Ratapan tsb? Ternyata bukan umat Yahudi saja, mulai dari Paus Yohannes Paul II s/d istrinya Presiden Bush Laura, sebab tidak harus umat Yahudi saja yang boleh mengirimkan surat kepada Allah ini. Penganut atau bangsa apapun juga boleh mengirimkan surat kepada-Nya seperti juga yang ditulis oleh Nabi Yesaya rumah-Nya itu adalah rumah untuk segala bangsa. Bagi mereka yang tidak bisa berkujung langsung ke Tembok Ratapan, surat bisa dikirimkan melalui pos. Maka tidaklah heran kantor pos di Yerusalem setiap tahunnya menerima ribuan surat yang ditujukan To God Yerusalem Israel. Dalam era internet ini kita juga bisa mengirimkan email kepada Tuhan melalui situs: www.writingtogod.com/ biaya per email AS$ 3,97 disitus tsb Anda bisa menyaksikan film webcam 24 jam live terus-menerus mengenai kegiatan di Tembok Ratapan. Sedangkan bagi mereka yang ingin di doakan secara khusus oleh seorang Rabi Ultra Ortodoks tulen bisa menghubungi situs: www.jerusalemprayers.com/ biaya didoakan per hari AS$ 18 atau borongan 40 hari sekalian AS$ 324 Mang Ucup Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage : www.mangucup.net *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

