Masjid Dan Gereja: Persamaan Dan Perbedaan 
  
Masjid (masjidun) mempunyai dua arti, arti umum dan arti khusus. 
Masjid dalam arti umum adalah semua tempat yang digunakan untuk 
sujud dinamakan masjid, oleh karena itu kata Nabi, Tuhan menjadikan 
bumi ini sebagai masjid. Sedangkan masjid dalam pengertian khusus 
adalah tempat atau bangunan yang dibangun khusus untuk menjalankan 
ibadah, terutama salat berjamaah.

Pengertian ini juga mengerucut menjadi, masjid yang digunakan untuk 
salat Jumat disebut Masjid Jami'. Karena salat Jumât diikuti oleh 
orang banyak maka masjid Jami' biasanya besar. Sedangkan masjid yang 
hanya digunakan untuk salat lima waktu, bisa di perkampungan, bisa 
juga di kantor atau di tempat umum, dan biasanya tidak terlalu besar 
atau bahkan kecil sekali sesuai dengan keperluan, disebut Musholla, 
artinya tempat salat. Di beberapa daerah, musholla terkadang diberi 
nama langgar atau surau.

Ada tiga masjid besar dalam sejarah Islam, yaitu Masjidil Haram di 
Makkah, Masjid Nabawi di Madinah dan Masjid al Aqsha di Yerussalem.

Adapun nama Gereja bisa digunakan untuk menyebut (1) jemaat atau 
sidang jemaat, (2) Persekutuan orang percaya, (3) Tubuh dari 
Kristus, (4) Realitet dunia dan sekaligus realitet rohani, dan (5) 
tempat atau gedung dimana ada pemberitaan tentang Yesus Kristus.

Istilah gereja berasal dari kata Portugis "igreye" yang melalui kata 
Yunani "ecclesia" artinya keluar. Maksudnya jemaat yang dipanggil ke 
luar dari dunia untuk menjadi "milik" Tuhan. Bible sendiri tidak 
mengenal istilah gereja, tetapi para teolog membuat rumusan dari 
ungkapan2 surat-surat Paulus. Dokumen tertua yang menyebut 
istilah "ecclesia" adalah naskah pengakuan (kredo) "Symbolum 
Apostolikum" yang diduga berasal dari sekitar abad kedua Masehi. 
Dalam naskah itu kata "gereja" diletakkan sesudah pengakuan terhadap 
roh kudus. Naskah Latin menyebut "et in spiritusancto, sanctam 
ecclesiam. Sedangkan naskah Yunani menyebutkan lebih panjang, 
yaitu; "credo in spiritum sanctum, sanctum ecclesiam catholicam, 
sanctorum comunianem.

Naskah tersebut diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia 
menjadi "gereja yang kudus dan am, persekutuan orang kudus" menurut 
versi Protestan, sedang terjemahan versi Katolik berbunyi; "gereja 
Katolik yang kudus, persekutuan orang kudus. Ada tiga hal yang 
menunjukkan ciri pengertian gereja dalam naskah itu, yaitu katolik 
(umum), kudus dan persekutuan orang kudus. Tiga pengertian ini di 
belakang hari memaksa para teolog Kristen untuk membuat apologi, 
karena ternyata gereja seperti yang dapat dilihat orang tidak 
mengandung kriteria-kriteria tersebut.

Pada umumnya apologi itu dilakukan dengan jalan memisahkan 
pengertian antara gereja seperti yang dilihat orang dengan 
pengertian yang bersifat abstrak; misalnya ungkapan bahwa gereja 
berada di dunia tetapi tidak berasal daripadanya. Atau ungkapan yang 
menyatakan bahwa gereja memiliki dua tabiat Yesus; tabiat Ilahi dan 
tabiat manusiawi.

Gereja Katolik memberikan penekanan yang lebih misterius dibanding 
teolog Kristen. Konsili Vatikan II (1963) misalnya membuat satu 
fasal yang berjudul: Gereja sebagai Misteri. Maknanya gereja adalah 
rahasia Tuhan yang manusia tidak akan mengetahui yang sesungguhnya. 
Dalam bagian lain dari dokumen konsili tersebut disebutkan bahwa 
Gereja adalah ummat yang dipersatukan dalam kesatuan Bapa, Putera 
dan roh Kudus. Gereja juga disebut sebagai tubuh mistik Kristus, 
artinya orang Katolik meyakini dirinya sebagai benar-benar menjadi 
bagian dari tubuh mistik Kristus.

Masyarakat umum pada umumnya memahami gereja sebagai kumpulan orang-
orang Kristen dalam berbagai aliran, seperti Katolik, Protestan, 
Anglikan, Adven dan sebagainya., dan gedung yang dipakai sebagai 
tempat peribadatan. Pemerintah Indonesia memandang gereja sebagai 
persekutuan sosiologis dengan memberikan akte pengesahan. Menurut 
Abineno, kesalahan anggapan tentang gereja tidak bisa dihindarkan 
dan akan berlangsung terus hingga kedatangan kembali Yesus Kristus 
nanti. Disamping ungkapan tersebut, masih ada ungjkapan lain 
seperti; "ibu kita", "mempelai Allah", "Yerussalem dari 
atas", "gereja diam", "gereja berjuang", "gereja mengembara" dan 
sebagainya. Problem kesulitan mendirikan gedung gereja di Indonesia 
antara lain disebabkan karena konsep gereja tidak dapat dicerna 
orang Islam.

Orang Islam memandang gereja sama dengan masjid sebagai tempat 
ibadah yang besar-kecilnya ditentukan oleh besar kcilnya jamaah di 
sekitar, sementara orang Kristen memandang gereja sebagai 
persekutuan sesuai dengan alirannya sehingga meski seorang Kristen 
berdomisili di Jakarta barat, tapi ia justeru menjadi anggauta dari 
gereja di Jakarta timur. Bagi orang Kristen, adalah sesuatu yang 
wajar jika jemaah gereja berdatangan dari jauh, karena itu memang 
gerejanya, tapi bagi orang Islam di sebuah pemukiman misalnya; di 
situ hanya ada sepuluh keluarga Kristen, tetapi gerejanya dibangun 
besar dan jemaahnya datang dari tempat jauh. Di mata orang Islam di 
pemukiman itu, kehadiran orang jauh merupakan agressi untuk 
mensyiarkan agamanya (kristenisasi) ke tengah-tengah muslim. SKB dua 
menteri (Menag dan Mendagri) tentang itu dimaksud untuk 
menghindarkan kesalahpahaman masyarakat.

posted by : Mubarok institute






***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke