--- In [email protected], Al-Badruuni Enterprise <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ehmmm > > Susah juga ya mengurus non muslim yang slalu usil akan agama Islam. Kiranya anda ini harus hati-hati,jangan sampai kejeblos lagi seperti Paus Benediktus. Hal seperti itulah yang akan merusak kerukunan beragama di Indonesia. > > Usul saya,anda akan lebih terurus jika 'magang' di Vatikan sana.... >
Tambahan buat bung Badrun: 1) kerukunanberagama. Anda masih terlalu kecil, di tahun tahun 50an dan awal 60an, masih kental kerukunan beragama dan rasa kebangsaan. Umat Kristen membantu membangun mesjid dikampung, juga umat Muslim membantu membangun gereja. Di malukku masih berlaku adat pela gadong. kalau Iduilfitri, kami yang non Muslim menrayakan bersama saudara saudara Muslim, ikut gembira seolah kami juga menang puasa. kalau Natal, atau Imlek, saudara saudara kami yang Muslim datang ikut makan dan menyelamati kami. Dalam keluarga di negara kita, banyak yang campur agama. Tak ada masalah. Keruncingan mulai timbul diakhir masa pak Harto, dan memuncak sejak 11 September sampai kini. Keadaan yang rusak ini tak dapat lagi tambah dirusak. Karena itulah bapak kita dalam meraih gelar doktornya memberi jalan, bagaimana negara kita terpap damai. Yakni jangan memberi kkesempatan pada garis keras untuk merajalela, untuk menyariatkan negara yang indah ini. 2) Vatikan. Kami yang menganut Kristen Protestant tak ada urusan dengan Vatikan samasekali. Kami tak punya Paus atau pimpinan agama. Pimpinan jemaat dipilih dari bawah. Belajarlah mengenai komunitas Non islam, agar anda dapat berdiskusi dengan baik. jadi mau magang apa? By the way, Sri Paus yang didukung semua negara negara Europa dan Kristiani lainnya, dalam keadaan sangat OK. beliau tak kejeblos atau merasa kejeblos. tak ada dampak apa apa kok.. Soal mengurusi agam alain, anda pikir sendiri saja, siapa yang usil, siapa yang selalu repot menghalangi pendirian rumah ibadat, siapa yang protes kalau pimpinan atau pejabat bukan Muslim, dll. Mengaca dan introspeksi adalah selalu berguna.. DH *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

