Saya ingin memberikan beberapa tanggapan singkat:

1)

> LD: Gak masalah mau diambil sumbernya dari mana. Tapi kalau yang 
> punya sumber sendiri dah bilang bahwa isinya adalah disputted dan 
> masih perlu perbaikan, kita harus hati-hati kan? Buat saya sih ini 
> bisa menambah wacana saja, tapi bukan suatu kebenaran. 
> 
> Wah..semua kata juga tak mempunyai makna apa2 kalau gak melihat 
> konteks dong...
> 
> Saya cuma mau bilang konteks mbah sama mas Imuchtarom gak nyambung.
> >

Kontext pembahasan saya dengan mas Imuch adalah jelas dan gamblang. 
Yakni ketrekaitan Moshe dalam keluaraga peradaban, agama dan budaya 
Yahudi. Disini tak dipakai kata "Yahudi" yang tanpa kontext, tetapi 
Yahudi sebagai makna dari keluarga budaya dan agama Yudaismus.

Kalau agama Moshe bukan agama yang dianut kaum Yahudi, ya agama apa 
dong? dalam keseluruhan isi Thora ada satu peradaban, agama dan 
budaya: Yahudi.

 
> > -------------------------
2)
> 
> LD: Secara umum memang kata ini dah rancu. Bahkan kerancuan ini 
bisa  dilakukan oleh siapapun. Makanya kita yang mbaca kudu pinter 
> mengambil esensi. Kalo ada orang menghujat, dah pastilah ditujukan 
> kepada orang Yahudi degil.
> 

Apa itu Yahudi degil? Mereka hidup dimana? pegang passport apa?

> > --------------------------
3)
 

LD: Lho emang ORANG Yahudi degil yang berusaha mengutak-ngatik 
kitab  suci untuk pembenaran Bangsa Pilihan Tuhan. Ini kan artinya 
ada ORANG Yahudi yang gak degil. Orang degil itu ada aja disemua 
agama juga. Masalahnya kerjaan orang degil ini yang bergema dan 
diamini.

Kalau orang degil ada di-mana mana., kok hanya orang Yahudi yang 
dijadikan bahan umpatan?
> > 
> > --------------------------
> > 

4)

>> LD: Gak dilarang mau pake sumber apapun, tapi kita umat Islam itu 
> punya filter. Jadi semua sumber yang kita baca akhirnya harus 
> mengalami filterisasi biar gak fanatisme buta dan cinta buta dan 
> biar menemukan kebenaran. 
> 
> Kalo bicara cuma mau menampilkan sumber or kutipan, wah gak ada 
> manfaatnya dan gak akan habis2nya kalau bukan untuk mencari 
> kebenaran. Wasting time.
> 
> Istilah Yahudi dalam AlQur'an itu mempunyai definisi, bukan tak 
ada definisinya, yaitu sebagai sebuah agama saja. Yang saya kritik 
> adalah mengambil sumber wikipedia sebagai sumber kebenaran.


Yahudi sebagai fenomena sejarah bukan sekedar agama, tetapi budaya, 
adat, tradisi dan bangsa. Mengenai sumber sumber ada keterkaitan 
antara sumber itu dan bangsa itu sendiri. Thora dalam menggambarkan 
sejarah bangsa mereka sendiri, bangsa Yahudi, tentu lebih reliabale 
daripada gambaran, misalnya Kuran, yang adalah bangsa dan agama dan 
budaya lain.

Wikipedia juga bagian dari referensi mencari kebenaran. Tak ada satu 
kesalahanpun dalam sumber wikipedia mengenai budaya Yahudi, 
misalnya. Apalagi yang berbahasa Jerman.
Juga sumber sejarah Indonesia dibuku yang dipakai disekolah, tetap 
mempunyai unsur kerancuan..




> > 
> > -------------------------------
> > 
5)
>  
> LD: Lho yang bisa disilsilahkan keturunannya lha yang bangsanya 
toh? Ini anaknya si anu. Anu anaknya si Ana. Soal agamanya apa, 
silsilah gak ngurusi toh? Bisa jadi anaknya kemudian menjadi kafir?


Kalau anda baca Kitab Thora dengan baik, anda akan melihat 
kontinuitas antara sislisah dan agama yang mereka imani. Tak ada 
perubahan.

6)

> 
> Wong Yesus itu gak punya bapak. Sedang tradisi Yahudi silsilah itu 
> harus dari bapak toh? Silsilah di Torah jadinya menyalahi tradisi 
> Yahudi toh? Ini suatu bukti bahwa tradisi keagamaan bangsa Yahudi 
> dalam Torah, adalah beda

Tahukah anda, bahwa garis kekeluarga orang Yahudi mengikuti ibu? 
Seorang Yahudi, adalah mereka yang beribu Yahudi.
Tak ada bukti, ada agama lain dalam sejarah Thora, selain agama yang 
kini beribadat di Syanoga.

> ----------------------------------
> > 

7)

 
> LD: Betul Yesus memang tidak mendirikan agama (Kristen). Orang2 
> setelah kematian Yesus aja membuat agama baru dan mengangkat Yesus 
> jadi Tuhan. Jadi betul adanya bhw agama Kristen itu agama ciptaan 
> manusia. Saya tidak pernah mengakui agama Kristen sebagai agama 
yang  haq dari Allah Yang Esa sedang saya mengakui adalah haq bhw 
Yesus (Isa as) adalah utusan Allah Yang Maha Esa, jadi saya tidak 
pernah mengatakan Yesus itu beragama Kristen karena bagamana mungkin 
yang  haq beriman kepada yang tidak haq?


Kristen adalah nama bagi pengikut Kristus sebagai Juruselamat. saya 
pribadi tak keberatan, kalau Kristiani tidak dinamakan agama, tetapi 
ajaran Kristus. Bagi saya tak ada bukti agama yang datang langsung 
dari sang pencipta. Sebuah ajaran agama ditulis manusia.

Sebagaimana juga Sidharta Gautama, yang beragama Hindu, meninggalkan 
ajaran yang dinamakan agama Buddha. Beliau sendiri tak pernah 
kenal "agama Buddha". Demikian pula Kristus yang datang kedunia 
untuk menyelamatkan manusia dari dosa, dengan penebusanNya, bukan 
untuk mendirikan agama.
Agama adalah urusan manusia, dari manusia untuk manusia.

> > 
> > -------------------------------
> > 
8)

 LD: Buat saya tidak masalah Yesus hidup dalam ritual agama Yahudi, 
> seperti nenek moyangnya karena saya yakin itu adalah agama Yahudi 
> yang masih murni karena saya juga percaya Torah yang murni memang 
> pernah ada. Yesus memang orang Yahudi (yang gak degil).
> 

memang tak ada yang mempermasalahkan, bahwa Kristus hidup dalam 
ritual Yahudi, agama nenek moyangnya.

---------------

9)

> Mengapa pula Perjanjian Lama diperbaharui Mbah? sehingga 
> menelurkan 'bagian-bagian' baru yang bukan Yahudi. Itu artinya 
Yesus  membawa or mengajarkan syariat or 'bagian-bagian' baru sedang 
Yesus  pernah bersabda bahwa dia datang bukan untuk merubah Torah. 
Mengapa  juga Yesus yang dari kecil mengikuti tradisi keagamaan 
Yahudi tiba2 membelot membuat aturan2 baru yang bukan Yahudi?


Dia bersabda bahwa Dia datang untuk melengkapi ajaran dalam Alkitab. 
Tak ada "pembelotan" disini. karena itu, Thora dan Zabur juga 
menjadi pegangan umat Kristiani.

-------------------------------

10)
> 
> LD: Saya kira mas Imuchtarom juga faham akan hal ini bhw Nabi2 
yang  berbangsa dan berbudaya Yahudi termasuk Musa adalah ORANG 
Yahudi. Hanya saja kalau dikatakan Musa adalah berAGAMA Yahudi dalam 
> pengertian agama Yahudi kini (yang mengusung Bangsa Pilihan 
Tuhan), saya kira itu yang di kritisi mas Imuchtarom.

Bagaimana mas Imuch akan mengkritik bahwa Moshe bukan penganut agama 
Yahudi yang sekarang? Dia tak mengkritik apa apa, dan tak mengajukan 
referensi ataupun pendasaran theologis.

--------------------------

11)

 
> LD: Terimakasih mbah. Sedikitnya saya sudah pernah tau 
perkembangan  dari agama Yahudi menjadi Kristen. Hanya saja saya 
memang menjadi  tertawa membaca kesimpulan mbah bhw Kalau Yesus 
berbangsa dan berbudaya Yahudi, otomatis itulah agamanya juga. 
Karena tidak adanya perbedaan dalam Torah akan tradisi bangsa dan 
agama. Namun sekarang mbah mengatakan bhw agama Yesus tidak ada. Lho 
kok rancu? Itulah kalo berdasarkan sumber yang rancu, semuanya jadi 
rancu.


Tak ada yang rancu disini. Yesus historis adalah manusia Yahudi, 
lahir dalam tradisi dan ritual Yahudi. Ini tak ada yang mungkin 
membantahnya. Dia bukan penganut Ahamdyah atau Konghucu.

Saya katakan istilah "agama Yesus" itu tak ada, karena agam yang 
dianutNya adalah agama leluhurNya, yakni agama Yahudi. Juga 
sumbernya, seperti saya kutipkan buat anda TIDAK raancu, silakan 
baca lagi dengan tenang.

Yesus lahir sebagai umat Yahudi, mengajar di synagoga, dan datang 
untuk melengkapi Kitab. Dia datang untuk menyelamatkan semua 
manusia, termasuk anda, dan inilah yang dirangkum dalam ajaran 
Kristiani.

Jelas kan? Apa yang rancu?

Salam

danardono





> 
> Kalo saya sih mbah saya gak peduli Yesus mo nama agamanya apa 
karena 
> yang pasti Yesus beragama Tauhid Murni sama seperti Musa as, Adam 
> as, dan Muhammad SAW. Mo dikatakan Yesus beragama Yahudi, is oke 
> asal merujuk kepada Yahudi murni yang mengajarkan Ketauhidan 
murni. 
> Mau dikatakan Nasrani is oke asal juga merujuk kepada Nasrani yang 
> mengajarkan Ketauhidan Murni. Jadi, tolak ukur saya dalam agama-
> agama ini cuma Tauhid Murni.
> 
> wassalam,
>





***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://dear.to/ppi 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke