John M Keynes: Bapak IMF The General Theory of Employment, Interest, & Money (pundak raksasa or buto ijo)
by: Irvany Ikhsan http://offshorefinancialcentre.blogspot.com 1936 di bulan pebruari John M Keynes bikin Makalah "general theory of employment, interest, & money". Di dalam makalah ini diperkenalkan yang namanya Time Value of Money. Nilai dari uang saat ini berbeda dengan dengan yang akan datang. 1941 atlantik charter ditandatangani oleh PM inggris & Pres USA (ada 10 points) intinya: imperialis di bidang ekonomi, karena mereka menginginkan semua pasar-pasar di semua negara dibuka seluas-luasnya bagi barang dagangan mereka dan bagi SDA negara yang bersangkutan. 1944 Pertemuan bretton wood, hasilnya imf & worldbank lahir (keynes sbg bidan), sebagai tindak lanjut Makalah General Theory of Employment, Interest, & Money dibungkus oleh USA dan Inggeris dalam bentuk IMF dan World Bank. 1945 indonesia merdeka dgn segala kekayaan SDA nya, diperkirakan no.5 di dunia sebagai negara terkaya dengan SDA nya. 1945-1966 IMF dan World Bank masuk Indonesia, namun Presiden Soekarno dengan lantang bilang dengan ungkapannya yang sangat terkenal "go to hell with your aid/makalah". Kenapa beliau bilang seperti itu? krn tau dibalik loan ada jebakan interest dan kurs (jebakan keynes). Hebat beliau yg berlatar belakang pendidikan insinyur, tau kalo keynes tuh mau jebak indonesia dgn loannya IMF & WB. Jalan alternatif, Soekarno kirim putra/putri terbaik untuk sekolah ke ITB & soviet untuk jd insinyur buat ngelola SDA negeri sendiri. Kebijakan ekonominya waktu itu BERDIKARI (berdiri diatas kaki sendiri). Kalau pun ada PMA, waktu itu Caltex 1963, hanya sekedar untuk mencukupi untuk menjalankan roda pemerintahan. Dab wilayah yang di eksploitasi sangat terbatas. 1966 Soekarno digulingkan (lih: economic hit man, pemimpin negara yg gak mau tunduk ya disikat. spt raja faisal dr arab saudi, dihabisi krn gak mau jual minyaknya). Secara politis sejak ada SuperSemar (Surat Perintah 11 Maret 1966) Soekarno sudah tidak berkuasa lagi. Secara de jure Soekarno tidak berkuasa sejak pidato pertanggung jawabannya yg berjudul Nawaksara ditolak oleh MPRS tanggal 22 Juni 1966 dan di gantikan oleh Soeharto sebagai Presiden RI ke 2. 1966 Soeharto berkuasa, lansung bikin UU No.1 tahun 1967 tgl 10 Januari, ttg Penanaman Modal Asing (PMA) (perhatikan yg tanda tangan pd UU tsb !!). Biasanya dalam membuat sebuah UU memerlukan waktu yang cukup lama, namun sunguh diluar dugaan sebuah UU hanya dalam waktu sinkat sejak jadi Presiden RI ke-2 sudah dapat mengesahkan UU No.1 (bukan No.2 atau 3) PMA Tahun 1967. Apa sudah ada persiapan sebelumnya? Apa sudah diperkirakan ending dari tragedi G30/S akhirnya akan seperti itu? Apa tidak ada UU lain yang lebih mendesak untuk di sah kan sehingga UU PMA mendapat nomor 1? Isi dari UU tsb benar-benar spt orang yg sedang bayar hutang budi (menurut Kwik loh): 1. PMA bebas pajak selama 5 tahun, 2. Tenaga kerja diserahkan sepenuhnya kepada PMA-PMA tsb, 3. Pengalihan 30 tahun. 1967-now-future-until doom day: Freeport, Newmont, Exxon, Caltex, Conoco, Adaro, dst, dst, dst masuk indonesia... welcome sir, make your self at home... dijual juga boleh... kite mah cuma penonton... PMA-PMA tsb ngitung bagi hasil dengan menggunakan Net Present Value yang kita pelajari di kelas. Initial Cost diselisihkan dengan perkiraan earning di masa yad yg sebelumnya didiskontokan dengan tingkat bunga yg telah ditentukan oleh PMA-PMA tesebut. Kok mau ya di bohongin pake NPV? Gampang jawabnya. Yang dibohogin sih ya rakyat. Kalo si pengambil keputusan ngak dibohongin, kan ada kick back, jurusnya wong fe hong. Kick Back itu maksudnya, kalo you setuju dengan proposal PMA-PMA tsb you dapet persen. 1968 Ball n Brown dan diikuti oleh Efficient Market Hypothesis, ini juga makalah penuh akal-akalan/plesetan (intinya: pokoknya BEJ efisien, kata Mr Ross loh, peneliti dari USA berdasarkan EMH). Ternyata tidak benar toh, waktu krisis kmarin indeks IHSG dari 700 an (market kapitalisasi sekitar Rp. 500 Trilyun) drop menjadi 300 an IHSG nya (market kapitalisasi tinggal Rp. 200 Trilyun), artinya duit investor yang sebagian besar dana masyarakat lokal (Indonesia) hilang sebanyak Rp. 300 Trilyun. Siapa yang ambil? Ya manajer investasi asing yang keluar lebih dahulu (ingat di Bursa itu berlaku zero-sum-game), artinya uang masyarakat dibawa ke Luar Negeri. Lebih jelas lihat posting ttg EMH and GCG. Hal ini sejalan dengan program IMF, yaitu liberalisasi di sektor finansial (uang sebebas-bebasnya keluar masuk negeri ini). Kenapa bursa yang begitu rapuh kok dibilang efisien? Padahal Manajer investasi dan IMF tau kalau banyak perusahaan/emiten yang minjam uang dari Bank-Bank Lokal (group mereka sendiri) yang melanggar batas BMPK, yang kemudian uang tersebut di parkir di LN. Sedangkan diperusahaan pencatatannya dengan melakukan Mark-up Aktiva dan/atau biaya. IMF tau ini. Kok dibilang efisien ya? Kita aja yang terlalu percaya sama yang namanya IMF dan para peneliti2 barat. Seolah-olah mereka orang jujur seperti nabi-nabi. Mereka juga doyan duit. Lihat kasus Enron. Banyak lembaga yang selama ini kita anggap jujur spt Athur Anderson, JP Morgan, Law Firmnya, ternyata berjamaah melakukan penipuan. 1980 Makalah Washinton Consensus terbit, isinya secara garis besar Liberalisasi, Hapus subsidi, n Privatisasi. Pada awalnya kebijakan ini untuk diterapkan di Amerika Latin. Kemudian dicoba di Asia. Gagal total. Tapi tetap maksa, krn sudah ada dalam Letter of Intent. Ya nasib petani n nelayan deh yang kena getah makalah Washinton Consensus tsb. Krn mrk tambah susah nyari nafkah yg disebabkan harga pupuk n solar jd mahal... angka kemiskinan sih mnrt data yg dibaca per 17 agustus kemarin .... eh salah kutip ya. 1988 Pakto 88, Bank bertumbuhan bagai jamur dimusim hujan. Inget banget jargon-jaron pembenaran Pakto ini. Dana masyarakat yang hanya disimpan dibawah bantal akan dapat digunakan untuk memutar roda perekonomian. Padahal menciptakan economic bubble. Mau tau cerita lengkapnya, silakan baca working papernya Marie Pangestu. Gara2 paper ini kayanya beliau jadi meteri deh. Please click this URL: http://www.imf.org/external/pubs/ft/wp/2002/wp0266.pdf Mei 1998 soeharto jatuh (dijatuhkan??) krn udah deket ke arah golongan yg kurang disukai oleh USA dan Inggeris... sampoerna HIJAU... asiknya rame2... Maksudnya ICMI dan Ormas2nya. 1998 BPPN dibentuk sd 2004 (bbrp peraturan di ubah utk mendukung BPPN al: Keprres 18/80 Pengadaan brg & Jasa) dgn segala divestasi dan pengalihan hutang yg penuh dengan tanda tanya dan keanehan..... dgn restu IMF & KKSK tentunya. Aneh, karena hutang tsb sudah dibail out dengan obligasi rekap kok masih ada di laporan audit emiten yang masuk BPPN. Ini untuk menghindari pajak atas hair cut. Dengan cara hutang-hutang tsb dijual pula ke LN (contoh lih: Brentfield Limited). Ada yg mau beli lagi. Aneh kan. Setelah itu, hutang-hutang tsb bisa di Swap menjadi penyertaan. Sehingga, minority interest yg sebelumnya kepemilikannya sudah sedikit tambah sedikit lagi. Expropriasi lagi. Lebih aneh lagi, ada pembayaran bunga & cicilan ke LN atas hutang-hutang yg dialihkan tsb (lih posting Indosat Gate). Jd, byk sekali UU yg dilanggar. UU Pasar Modal. UU Money Loundring. UU PPh. UU PT. KUHP. [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

