Hahaha...
Saya setuju dengan ungkapan sederhana Mbak Lina. Meski sepertinya aneh karena
pasti kita akan berpikir; "untuk apa yah Tuhan menciptakan manusia yg slalu
mengadakan kerusakan dimuka bumi?"....
Saya teringat kisah dalam AlQuran yg menceritakan Nabi Musa AS yang meminta
ilmu hikmah dari Nabi Khidir AS. Kalau kita berpikiran secara lahirnya manusia
tentu tidak akan pernah membenarkan apa yg dilakukan Khidir AS. Saya tidak akan
menghubungkan kisah terdakwa yg mengaku terlibat dalam pemenggalan 3 siswa di
Poso,meski secara lahiriah sama seperti yang dilakukan Khidir AS terhadap anak
kecil yg dijumpainya dijalan.
Saya hanya menitikberatkan bahwa didunia ini hanya Allah-lah yang Maha Kuasa
atas segalanya. Kita sebagai manusia yang dipercaya menjadi Khalifah dibumi
harus bisa memakmurkan bumi dengan sebaik-baiknya. Kalau seorang hamba sudah
mengakui kekuasaan Allah,tentu hamba tersebut akan menggantungkan sepenuhnya
kepada petunjuk-petunjuk Allah sesuai fitrahnya.
"Sudahkah kita kembali ke jalan-Nya?"
Salam,
(Ahmad)
Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mengapa ada-ada saja? Biar seru tauuuu!!!...:-)
Bung Iwan ini kayak malaikat aja. Waktu malaikat bertanya ama
Tuhan,"ngapain sih Tuhan jadiin manusia pemimpin di bumi? dah tau
manusia itu biang mengada-ada"...:-)
Kalo pikiran saya pribadi sih, kalo malaikat dijadiin pemimpin
dibumi, gak seru. Bumi sepi, sunyi, senyap. Wong malaikat kerjanya
memuji Allah dan patuh sama Allah aja!!!
Kalo iblis and the gang dijadiin pemimpin dibumi, lho..sapa yang mau
digodain? Iblis ntar nganggur...lebih bahaya kan pengangguran
itu...:-). Hmmm Iblis itu dunianya ghaib, jadi gak bisa jadi
pemimpin di dunia materi...:-)
Tapi bung, saya percaya juga dengan pendapat bhw Tuhan itu
menciptakan manusia sama, SECARA UMUM namun berbeda/spesifik, SECARA
INDIVIDU. Secara umum, manusia akan melakukan sesuatu demi sesuatu.
Secara individu, melakukan apa dan demi apa, itu yang spesifik.
Sorry kalo gak menjawab. Ini memang bukan jawaban. Cuma sebuah
pendapat yang tiba2 muncul membaca komentar sampeyan.
wassalam,
--- In [email protected], Iwan Wibawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Miliser
>
> Mengapa ada orang mengatasnamakan agama lantas memenggal 3
kepala siswa sma, merampok atas nama agama (fai ?) untuk membiayai
perjuangan menegakan agama katanya, ada orang membakar`rumah ibadah
agama lain atas nama agamanya, ada orang meledakan bom dan dirinya
sendiri untuk membunuh orang lain juga atas nama agama.
> kenapa manusia menjadi semakin barbar dan idiot karena agama,
bukankah agama seharusnya menuntun manusia menjadi lebih beradab dan
santun serta mencintai sesama tanpa memperhatikan keyakinan masing-
masing. Sudahkan kitab membaca kita suci secara baik-baik dan
benar ? kalau ada sebuah hadist (katanya ) yang menghalalkan orang
untuk mengkampak perut seorang yang menghina nabi, haruskah kita
mempercayainya ?
> hanya akal sehat yang harus secara kernih mencerna semua hal
yang masuk ke otak kita, kecuali firma Tuhan yang tak terbantahkan.
> mengapa ada-ada aja...
>
> salam
> iwan
>
>
> ---------------------------------
> Sponsored Link
>
> Don't quit your job - take classes online and earn your degree
in 1 year. Start Today
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
---------------------------------
Sponsored Link
$200,000 mortgage for $660/mo - 30/15 yr fixed, reduce debt, home equity -
Click now for info
[Non-text portions of this message have been removed]