Dear Miliser
   
  maraknya dunia pertelevisian di negeri kita, telah menumbuhkan suatu trend 
baru yaitu pencitraan diri, maka sosok-sosok yang sering kerap muncul di 
televisi menjadi sosok-sosok yang menjadi idola baru, runtuhnya imej para 
politisi dan pemimpin negara membuat rakyat banyak berpaling pada sosok-sosok 
yang kerap muncul dilayar kaca, dari mulai pemenang AFI sampai sosok para 
ulama, semacam UJ, ustad Ilham Arifin dan lain-lain termasuk AA Gym, 
figur-figur yang dimata para audiensi haruslah figur panutan, sempurna tanpa 
cacat padahal harus publik juga menyadari bahwa mereka juga adalah sosok 
manusia biasa belaka yang tidak lepas dari realitas kehidupan.
  geger AA Gym kawin lagi tidak lepas cross overnya budaya pencitraan dan 
realitas kehidupan, yang pada akhirnya menjadi absurd.
  karena energi publik kembali terkuras kepada pro kontra soal poligami, 
padahal urusan (maaf : sex) dari mulai presiden sampai supir taxi, mempunyai 
basic need yang sama, cuman tergantung kepada kesempatan dan niat saja.
  kebetulan disaat yang sama ada kasus skandal sex perselingkuhan Yahya Zaini 
dan Maria Eva yang juga bikin heboh.
  dua contoh ekstrim yang bagus buat publik, poligami atau selingkuh ? pilihan 
ada pada diri masing-masing.
   
  salam
  iwan

 
---------------------------------
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke