--- In [email protected], "agussyafii" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Jika Prahara itu Datang
>       
> Dalam menghadapi prahara rumah tangga dibutuh­kan kesabaran dari 
> kedua belah pihak. Sabar artinya; tabah hati tanpa mengeluh, dalam 
> menghadapi cobaan dan rintangan, dalam jangka waktu tertentu, dalam 
> rangka mencapai tujuan. 
> 
> Orang bisa sabar, jika ingat tujuan. Masing-masing suami dan isteri 
> harus selalu mengingat tujuan mereka membangun rumah tang­ga, tujuan 
> mendidik anak sampai jadi, dan tujuan hidup itu sendiri. Meski 
> demikian, sabar ada batasnya. 



Kalau prahara datang? Ya kawin lagi! ya kan bung Nizami?

Salam

danardono

Kirim email ke