Maaf Mas, saya juga benci dengan agama, tetapi tanggapan anda yang seperti itu 
kok terasa tidak tepat, karena yang jadi bangsatnya adalah LIRA.

 alx

  ----- Original Message ----- 
  From: Jimmy Okberto 
  To: [email protected] ; BA-depok ; warta-lingk ; jurnalisme ; 
mediacare mediacare ; Forum Kompas ; pantau ; news Trans TV ; Begundal Salemba 
  Sent: Wednesday, December 13, 2006 10:37 AM
  Subject: RE: [ppiindia] Gara2 jilbab, wartawan Tempo dilecehkan


  Memang makin Kurang Ajar saja "PKS" ...

  Dulu semasa sebagai Partai UnderGround ada rasa simpatik ...

  Tapi Kenyataannya jauh banget dari mimpi-mimpi ... semua penipu berlatar
  kesalehan dan agama ... 

  Jimmy

  www.friendster.com/okberto add by [EMAIL PROTECTED]

  http://okberto.multiply.com

  I honor the place in you where the Spirit of Truth of the entire
  Universe resides. I honor the place in you, of Love, of Light, of Truth
  and of Peace. I honor the place in you, where if you are in that place
  in you, and I am in that place in me, there is no experience of
  separation. 

  _____ 

  From: Satrio Arismunandar [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Wednesday, December 13, 2006 10:26 AM
  To: BA-depok; warta-lingk; jurnalisme; mediacare mediacare; ppiindia;
  Forum Kompas; pantau; news Trans TV; Begundal Salemba
  Subject: [ppiindia] Gara2 jilbab, wartawan Tempo dilecehkan

  Statemen Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Depok
  Terkait Pelecehan atas Endang, Wartawan Tempo oleh
  Massa LIRA 

  Aksi unjuk rasa massa yang mengatasnamakan DPD LIRA
  (Lumbung Informasi Rakyat) Kota Depok di depan kantor
  Kejaksanaan Negeri (Kejari) Depok, Selasa (12/12) pagi
  telah melecehkan Endang Purwati, wartawan Tempo.
  Tindakan tersebut juga dianggap sudah melecehkan
  wartawan Depok yang tergabung dalam Kelompok Kerja
  (Pokja) Wartawan kota Depok. Pasalnya, Endang
  merupakan anggota Pokja Wartawan Depok berstatus
  aktif. 
  Kejadian tersebut bermula saat Endang yang mengenakan
  pakaian jilbab diteriaki massa yang mengaku Lira
  sebagai "kader PKS". Massa tersebut juga
  berteriak "Ganyang PKS"; dan "Awas
  Ada PKS" terhadap Endang. Padahal Endang bukan
  kader PKS, tapi wartawan Tempo yang sedang menjalankan
  tugas jurnalistiknya pada saat itu. 
  Karena itu, setelah melalui pembahasan dan
  perbincangan dengan Bidang Advokasi Pokja Wartawan
  Depok, sekaligus mendengarkan keluhan Endang dan
  kawan-kawan wartawan di lapangan. Dengan ini, Pokja
  Wartawan Kota Depok menyatakan ; 

  1. Melayangkan protes keras kepada Lira, karena telah
  menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi UU No
  40/1999 tentang Pers. 
  2. Pokja Wartawan Depok juga menyesalkan dan mengecam
  tindakan massa yang mengatasnamakan Lira, sehingga
  muncul insiden pelecehan tersebut.
  3. Secara psikologis, kejadian ini juga telah
  menyebabkan Endang merasa ketakutan bercampur marah.
  Apakah hanya dengan mengenakan pakaian jilbab langsung
  dituduh PKS sebagai lawan politik para pendemo? Karena
  itu, Pokja meminta pertanggungjawaban Lira secara
  moral atas insiden tersebut.
  4. Disamping itu, Lira juga harus meminta maaf kepada
  Endang dan Pokja Wartawan kota Depok.

  Terkait kejadian ini, Pokja Wartawan Depok meminta
  kawan-kawan solid dan bersatu untuk menghadang semua
  bentuk kekerasan plus pelecehan terhadap wartawan.
  Atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih. 

  Pokja Wartawan Kota Depok

  Arman
  Ketua

  [Non-text portions of this message have been removed]



   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke