Bung Nizami ini argumentasinya selalu hebat.
Yang nggak saya ngerti: bukankah poligami itu udah ada di arab 
sebelum Islam datang ?
Artinya, poligami ada sejak jaman jahiliyah.
Kalo memang demikian, kenapa  membangggakan itu sebagai warisan 
islam ?
BTW, Bung Nizami sudah punya berapa istri ?  Bung Nizami juga contoh 
yang bagus untuk poligami ?


--- In [email protected], A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Iya harusnya ada juga riset terhadap keluarga poligami
> yang sukses seperti keluarga para ulama, Puspo
> Wardoyo, Dr. Gina Puspita (wanita yang mencarikan
> istri bagi suaminya), dsb.
> 
> Selain itu pernyataan bahwa poligami sumber penyebaran
> penyakit seksual justru meragukan karena pada
> poligami, meski pria hanya ada 1 dan istrinya 4, tapi
> kalau semua bersih maka tidak akan ada penularan
> penyakit.
> 
> Coba lihat keluarga para ulama yang poligami, Puspo
> Wardoyo, dan Dr. Gina Puspita, adakah mereka terkena
> penyakit menular?
> 
> Justru yang dapat terjadi adalah pada pasangan
> monogami, sementara si pria sebenarnya tidak cukup
> berhubungan dengan hanya 1 wanita. Akibatnya dia jajan
> di pelacuran. Kalau kebetulan langganannya sedang
> dibook sementara dia sudah kebelet, akhirnya ganti
> pelacur. Nah yang seperti ini sumber penyebaran
> penyakit kelamin. Apalagi dalam pelacuran, seorang
> pelacur jika melayani 1 pria 1 malam, maka dalam
> setahun dia berhubungan seks dengan 300 pria lebih.
> Besarkan resikonya ketimbang poligami yang hanya 1
> pria dan 4 wanita tanpa berganti2 pasangan?
> 
> Aneh kan jika penelitian itu menyimpulkan poligami sbg
> sumber penyakit sementara pelacuran tidak? Ini adalah
> studi "asal2an" untuk menentang poligami.
> 
> Selain itu statistik juga menunjukkan bahwa di negara
> yang memaksakan monogami seperti di AS yang penyebaran
> penyakit kelaminnya tinggi karena pria akhirnya lari
> ke perselingkuhan dan pelacuran ketika tidak bisa
> berpoligami.
> 
> Sementara di negara2 Islam yang dibolehkan poligami
> justru penyebaran penyakit kelamin lebih sedikit.
> --- Trisatya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > Hmm, apakah ada hasil penelitian terhadap
> > orang-orang yang sukses  
> > poligami. Saya kira perlu tuh riset dampak positif
> > poligami. Soalnya  
> > banyak kyai-kyai di pondok-pondok pesantren
> > (termasuk yang ternama)  
> > melakukan poligami, dan sangat jarang terdengar
> > akibat negatif dari  
> > poligami ini. Juga ada pasangan-pasangan yang
> > bahagia melakukan poligami  
> > (seperti yang dilakukan Ustad Anis Matta (sekjen
> > PKS), Puspowardoyo (Wong  
> > Solo). Jadi harus ada studi pembanding walaupun
> > sama-sama studi kasus.
> > 
> > Justru menurut saya, munculnya akibat negatif dari
> > poligami ini adalah  
> > dari orang-orang ternyata belum siap, baik  dari
> > sisi ilmu dan agama.  
> > Sehingga mereka memaksakan diri poligami.
> > Ketidaksiapan ini yang akhirnya  
> > memunculkan akibat-akibat negatif.
> > 
> > Btw dari kesimpulan no 8 dan banyak sekali LSM yang
> > menyatakan bahwa  
> > poligami menyebabkan penyebaran penyakit seksual
> > tinggi (termasuk HIV),  
> > sebetulnya patut dipertanyakan. Kalau sang suami
> > setia dengan  
> > istri-istrinya, begitupun sebaliknya, setidaknya
> > penyebaran HIV tidak akan  
> > terjadi. Yang terjadi selama ini adalah justru
> > adanya perselingkuhan dan  
> > banyaknya laki-laki ke tempat pelacuran serta
> > berganti2 pasangan yang  
> > banyak menularkan penyakit seksual termasuk
> > didalamnya HIV.
> > 
> > Salam
> > 
> > Oki
> > 
> > 
> >
> 
======================================================================
=====
> > Lingkar Ilmuwan Sosial Indonesia (LISI) adalah forum
> > untuk menggagas dan mempertukarkan ide-ide baru
> > serta mengembangkan ilmu pengetahuan sosial. Dalam
> > LISI, topik-topik diskusi ditinjau dan dianalisis
> > dari beragam perspektif yang memungkinkan proses
> > pembelajaran secara kolektif demi pengembangan
> > wawasan anggota dan masyarakat Indonesia umumnya.
> >
> 
======================================================================
=====
> > 1. Untuk berhenti berlangganan, kirimkan e-mail
> > kosong ke:
> >    [EMAIL PROTECTED]
> > 2. Untuk berlangganan, kirimkan e-mail kosong ke:
> >    [EMAIL PROTECTED]
> > 3. Untuk menghindari penyebaran virus, pengiriman
> > attachment file 
> >    tidak dimungkinkan melalui milis ini.
> > 4. Bahasa Resmi LISI: Bahasa Indonesia dan Bahasa
> > Inggris.
> > 5. Netters LISI diminta sebisa mungkin menghindari
> > "posting a la chating".
> >
> --------------------------------------------------------------------
-------
> > Dear LISIers...."you may disagree with somebody's
> > way of thinking...but please be careful of what you
> > are writing in order not to hurt somebody's
> > feelings...".. The moderator is always wishing you
> > an enjoyable and inspiring discussion with
> > LISI...:-) Selamat beradu argumentasi di tataran
> > logika....:-)
> >
> --------------------------------------------------------------------
-------
> > 
> > Yahoo! Groups Links
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> 
> ===
> Ingin belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits?
> Kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> http://www.media-islam.or.id
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> http://mail.yahoo.com
>


Kirim email ke