Sejarah siapa ? Siapa yang mencatat? Istri resmi bagaimana? Jamannya 
Abraham (as)dahulu itu tidak ada lembaga pernikahan. Sah-sah saja 
kalau mau menikah berapa kalipun krn blm ada aturan. Ismael 
bagaimanapun juga anaknya Abraham (as) se resmi Isaac. Ketika Hagar 
dinikahi Abraham (as), resmilah dia sbg istri. Siapa yang berhak 
memberi label resmi dan tidak resmi? Memangnya dah ada peraturan 
menikah harus satu istri?

Sebagai bahan renungan, Bibel ditulis jauh setelah Yesus wafat dan 
saat penulisan itu sarat dengan syahwat politik para pemimpin, 
sehingga banyak versi. Dengan demikian, ada kemungkinan penulisan 
nama Ismael or Isaacpun (dalam Bibel)penuh dengan syahwat politik.

Dalam kasus "comma Johanneum" pun para ahli alkitab mengakui adanya 
penambahan ayat (karena disumber tertuanya tak ada ayat A, tp di 
Bibel kini ada ayat A tsb), tapi hal tsb dianggap lumrah selama 
tidak merubah ajaran keimanan. Dengan demikian, ada kemungkinan 
penyisipan tsb dilakukan, karena "kelumrahan" tsb. 

Kalau mau bukti, seharusnya kita ikut menyelidiki bagaimana sumber2 
tertua Bibel menulis ttg ayat "Ismael & Isaac" tsb dan bandingkan 
dengan Bibel sekarang. Akan diketahui kapan dimulai penyisipan 
nama "Isaac" dalam Bibel. Bagaimana bisa kita mengontrol?

salam tahun baru,

--- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Memang kamu korrekt yg dikurbankan menurut ajaran Islam adalah 
Ismael - anak Hagar [only son sewaktu pengurbanan itu oleh 
Abraham/Ibrahim] 
>   Isaac adalah anak kedua dari Abraham yg dilahirkan oleh 
Sarah/Sarai. Apakah ini pemalsuan oleh siapa kita tidak dpt tentukan 
atau buktikan dgn pasti -   Biasanya hanya dari isteri yg resmi 
keturunannya dicatat dlm sejarah. Jangan lupa legend ini sewaktu 
terjadi tidak ditulis didalam kitab suku Sumeria waktu itu. Ilmu 
menulis belum dipahami oleh penduduk setempat dan berita ini 
diturunkan secara dongeng.  Secara logic memang Ismael yg harus jadi 
Qurban..
>   Ini persoalan siapa yg menjadi keturunan yg resmi dan siapa yg 
bukan memang merupakan handicap untuk agama2 asal middle east ini  - 
Ini terjadi didalam agama kristen dan juga didalam agama Islam..  
>    
>   Andreas
>    
>    
>   Lina Dahlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           Ralat dikit,
> Dalam keyakinan Islam (karena ini Idul Adha), yang mau dikorbankan 
> adalah Ismail (as), bukan Isaac.
> 
> salam,
> --- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <mihardja@> 
> wrote:
> >
> > Dari saya - terima kasih banyak dan semoga hari2 raya ini dpt 
> dinikmati oleh semua anggota milis ini dgn damai dan penuh 
> kegembiraan. 
> > Untuk yg beragama islam bulan ini juga penting sebab bulan ini 
> juga adalah bulan perayaan ied dul Adha atau hari peringatan 
> persiadaan pengorbanan Isaac oleh Abraham. 
> > Andreas
> > 
> > 
> > Listy <listy@> wrote:
> > 
> > Teruntuk teman-teman, pak RMDH, Mang Ucup, pak Andreas Mihardja, 
> bung Bobby, bung Jimmy O, Clara [kemana nih? lama gak muncul], 
bung 
> Rudy [yang ini juga.. kemana aja? :)], pak Yohanis Komboi, bung 
> Harry Adinegara, mas BUD'S, dan teman2 yg belum tertulis namanya, 
> yang merayakan Natal, ijinkan, saya turut mengucapkan,
> > 
> > SELAMAT NATAL 2006
> > dan
> > SELAMAT TAHUN BARU 2007
> > 
> > semoga kebaikan2 serta kemudahan2 yang banyak selalu berada di 
> sekitar kita.. 
> > semoga kita selalu berada diantara orang2 yang kita sayangi dan 
> yang menyayangi kita.. amiin..
> > 
> > wassalam,
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
> 
>          
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke