http://www.kompas.co.id/ver1/Metropolitan/0701/12/173222.htm
   
   
  Hindari Taksi Berkaca Gelap 



  JAKARTA, JUMAT - Sebagian besar sindikat kejahatan taksi selalu menggunakan 
kendaraan berkaca gelap dan berjalan beriringan dengan taksi lain yang juga 
berciri-ciri serupa. "Hindari taksi berkaca gelap karena sebagian perampok 
taksi menggunakannya untuk melakukan aksi kejahatan," kata Kasat III Jatanras 
Polda Metro Jaya, AKBP Fadil Imran, di Jakarta, Jumat (12/1).
   
  Taksi-taksi tersebut juga biasanya tidak pernah mangkal atau berhenti di satu 
tempat melainkan terus melaju berkeliling untuk mencari korban. Kendaraan 
tersebut biasanya diikuti taksi di belakangnya yang berciri-ciri serupa yakni 
berkaca gelap.
   
  Sindikat kejahatan taksi umumnya menggunakan taksi tarif lama yang kini 
banyak diminati masyarakat. Pelat nomor polisi taksi biasanya sebelum digunakan 
untuk beraksi dilumuri gemuk atau oli sehingga tampak kabur dan tidak terbaca 
dengan jelas.
   
  Selain itu, nomor pintu juga diganti karena para pelaku telah lebih dahulu 
menyiapkan stiker untuk mengganti nomor. "Misalnya, kalau nomor pintu aslinya 
tujuh, diganti dengan nomor lain misalnya satu atau yang lain," kata Fadil.
   
  Selain itu, para pelaku juga tidak pernah memilih tempat saat melancarkan 
aksinya atau tidak hanya di tempat yang sepi tetapi juga di pusat keramaian. 
"Mereka sangat rapi, terencana, dan menguasai detail jalan-jalan di Jakarta," 
katanya.
   
  Oleh karena itu, Fadil mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih 
taksi, terutama bagi perempuan karena sindikat perampokan taksi selalu 
mengincar perempuan sebagai korbannya.
   
  Sejumlah jalan-jalan yang kerap dijadikan tempat operasi diantaranya kawasan 
jalan protokol ibukota seperti Jl Casablanca, Jl Setia Budi, Jl Jend Sudirman, 
Jl Panglima Polim, Jl Rasuna Said, dan Jl Gatot Subroto Jakarta Selatan. 
Sindikat biasanya beraksi antara jam pulang kerja kantor atau sekitar pukul 
16.00 hingga 21.00 dan dalam sehari beroperasi hingga dua kali.
   
  Sejumlah taksi yang digunakan sindikat kejahatan taksi kini diamankan di 
Mapolda Metro Jaya, diantaranya taksi Celebrity, Indo Taxi, Golden Taxi, dan 
President Expres Taxi.
  Fadil meminta masyarakat untuk selalu waspada memilih taksi termasuk bila 
saat naik taksi, kendaraan tiba-tiba berhenti di tengah jalan, penumpang harus 
segera keluar dari taksi. "Apapun alasan sopir taksi, segera keluar karena itu 
merupakan salah satu modus operandi kejahatan yang banyak dilakukan," ujarnya.
  

Sumber: Antara
Penulis: Ima

 
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke