Di Belanda pada peralihan tahun yang lampau ada hotel yang menawarkan makanan seharga US $ 5.000,-- per orang, tetapi ini masih kalah oleh yang di Hong Kong dimana mereka menawarkan makan seharga US $ 20.000,-- per orang, kalau di Walanda hanya makan satu kali saja, sedangkan di Hong Kong selama tiga hari - tiga malam, dimana akan disajikan makanan sebanyak 2.000 macam makanan/minuman dan dijamin tidak akan ada yang double rasanya.
Makan ala Emperor atau kaiser ini terdiri dari berbagai macam jenis daging mulai dari daging kilin (singa) yang kenyataannya adalah daging kucing, sampai daging naga alias daging ular. Orang Tionghoa makan apa saja yang berkaki empat, terkecuali meja. Bagi mereka yang belum pernah mencoba makan daging buaya, silahkan coba rasanya enak seperti makan daging ayam. Saya sendiri pernah mencoba ketika berlibur di Afrika Selatan. Di Jerman ada restaurant khusus yang menyajikan makanan dari daging serangga, seperti semut goreng ataupun belalang di rebus dengan juice cacing. Kita mengetahui bahwa belalang bisa dimakan ini sudah dibuktikan oleh Yohanes Pembaptis. Di Bangkok Anda bisa beli manisan kecoa (coro - lipas), disamping itu disana ada restaurant yang bernama "No Hands" restaurant, karena apabila tamunya mau makan maupun minum tidak dibutuhkan bantuan tangan, maklum telah disediakan di sebelah kiri maupun disebelah kanan kita seorang pramuria, yang akan melayani dan menyuapi kita, karena tangan tersebut bisa dimanfaatkan untuk hal-hal lainnya yang lebih fun. Kebiasaan menyuapi tamu seperti menyuapi bayi makan, bukan hanya kebiasaan di Bangkok saja, tetapi juga di Korea, yang dilakukan oleh pramuria-pramuria disana yang disebut "kiseng". Menjelang akhir abad 13 sM, sebelumnya Firaun tiba disuatu tempat, harus disediakan roti minimum 9.200 buah (8 macam roti), 20.000 kue kering (dua macam) dan banyak makanan lainnya (sumber: Caminos - Late-Egyptian Miscellanies, 1954, hlm 198-201). Pada zaman purba manusia makan semua tumbuhan berbiji & sayuran, sedangkan pertanian anggur & mabuk dipelopori oleh nabi Nuh. Sedangkan pada zaman Bapak-bapak leluhur 2000 sM mereka makan gandum, susu, mentega, keju dan minum air, anggur maupun bir (syekhar). Daging jarang dimakan kecuali orang kaya dan untuk tamu terhormat disediakan anak lembu, diolah dengan dadig dan susu. Daging binatang liar disenangi orang pada zaman Bpk leluhur, sedangkan di Mesir, madu adalah makanan khusus bagi raja dan bangsawan, jarang sekali dinikmati oleh rakyat. Orang Ibrani zaman Tuhan Yesus lebih sering makan sayuran dan ikan. Pada zaman PB peraturan tentang makanan ketat sekali, khususnya mengenai binatang dan burung yang haram. Kambing dan lembu termasuk binatang yang boleh dimakan asal disembelih sehingga darahnya tercurah habis. Dan saos atau kecap kesukaan Tuhan Yesus ialah (kharoset) yang dibuat dari kurma, ara, kismis dan cuka dipakai khusus pada pesta. Buah ara maupun buah anggur sangat digemari di Palestina, fakir miskin memakan ampasnya yang sebenarnya adalah untuk makanan babi. Apakah Anda tahu bahwa senjata yang paling banyak digunakan untuk bunuh diri adalah sendok dan garpu, maka dari itulah marilah kita ikuti nasehat dari Benyamin Franklin: "Eat to live, and do not live to eat!" Mang Ucup Email: [EMAIL PROTECTED] Homepage : www.mangucup.net -- Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.5.432 / Virus Database: 268.15.24/592 - Release Date: 18-12-2006 13:45 *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

