versi lain cerita ini dalam bentuk novel pernah ditulis pengarang salman rushdie dengan judul satanic verses.
orang islam mestinya tenang saja. kanjeng nabi memang manusia biasa. Allah, sebagaimana dicatat qur'an, beberapakali menegur kelemahan manusiawinya itu. dan beliau sendiri mengakui, "manusia adalah tempatnya salah dan lupa." tapi sejarah juga mencatat kebesaran beliau sebagai manusia yang dalam waktu singkat mampu mengajar dan mengubah orang-orang gurun pasir berperadaban rendah menjadi setaraf dengan adidaya semacam romawi dan persia di zamannya. At 06:10 AM 1/24/2007, you wrote: >vinccent liong ><<mailto:vinccent_liong%40yahoo.co.id>[EMAIL PROTECTED]> >wrote: To: ><mailto:debat-alkitab%40yahoogroups.com>[EMAIL PROTECTED] >From: vinccent liong ><<mailto:vinccent_liong%40yahoo.co.id>[EMAIL PROTECTED]> >Date: Mon, 21 Aug 2006 23:37:20 +0700 (ICT) >Subject: [debat-alkitab] Setan menaruh kata-kata pada lidah Muhammad >(Ibn Ishaq 165-167) > >Muhamad dan para penyembah berhala di Mekah > >Ketika masih di Mekah, Muhamad mencoba membujuk kaum Mekah bernama >Quraysh agar menerima Islam. Mereka tidak mengacuhkannya tetapi >Muhamad semakin gigih memaksakan pandangannya. > >Turunlah ayat ini: > >Have you thought of al-Lat and al-Uzza and Manat, the third ... >these are the exalted Gharaniq [3] whose intercession is approved. >(Ibn Ishaq, pp. 165-166) > >Al-Lat, al-Uzza dan Manat adalah dewa2 berhala yg dipuja di Mekah. >Sebelumnya, Muhamad menentang mereka tetapi sekarang Muhammad >MENERIMA berhala2 tsb dan menyatakan bahwa intersesi mereka >disetujui Allah (their "intercession is approved"). Penjelasan >Muslim kemudian ttg mengapa Muhamad akhirnya menerima berhala2 ini >adalah bahwa Setan-lah yg memasukkan kata2 ini pada lidah Muhamad. > >Setan ... menaruh kata2 ini pada lidah Muhamad "these are the >exalted Gharaniq whose intercession is approved". (Ibn Ishaq, pp. 165-166) > >Muhamad melafalkan kata2 ini seakan2 datang dari Allah, padahal dari >Setan. Itulah yg dimaksudkan dgn Ayat Setan. > >Kini setelah Muhamad menyatakan pengakuan atas berhala2 Quraysh, >mereka kemudian menerimanya. Mereka senang dgn cara ia berbicara ttg >dewa-dewi mereka dan mulailah mereka mendengarkannya... kata mereka, >"Muhamad menanggapi dewa-dewa kami secara luar biasa". (Ibn Ishaq, p. 166) > >Berhasil juga akhirnya Muhamad menarik perhatian Quraysh. Mereka >menerima Muhamad karena ia menerima dewa dewi mereka. Namun beberapa >waktu kemudian, ia menyadari kesalahannya. Alasan Muslim ? Muhamad >ditegur oleh Jibril (ada yg menganggapanya malaikat). > >Jibril datang kpd rasul dan berkata , "Apa yg kau lakukan, Muhamad? >Kau membacakan kdp orang2 ini sesuatu yg tidak saya turunkan padamu >dari Allah dan kau mengatakan apa yg tidak saya katakan." (Ibn Ishaq, p. 166) > >Muhamad sekarang berubah pikiran dan mengatakan bahwa Allah berpesan >kpdnya agar berbicara menentang dan menolak berhala2 itu. > >Suku Quraysh-pun bereaksi: "Karena Allah, Muhamad menyesali apa yg >dikatakannya ttg dewa2 kami dan mengubahnya dgn pernyataan baru." >(Ibn Ishaq, p. 166-167) > >Muhamad kini harus menjelaskan kpd baik pengikutnya maupun kaum >Quraysh mengapa ia berubah pikiran ttg berhala mereka dan tidak lagi >menerima mereka. Alasannya ada dlm ayat ini. > >Belum pernah Kami mengirim nabi yg keinginannya tidak ingin dirubah >oelh Setan. Tetapi Allah membatalkan campur tangan Setan itu dan >menegaskan wahyuNya. (Qur'an 22:52, Dawood) > >Peristiwa ttg Muhamad melanturkan kata2 Satan dan sementara menerima >berhala dan polytheisme perlu dikomentari. > >1. Ingat bahwa Quran sendiri yg mengatakan bahwa Setan suka >memalsukan keinginan Muhamad (Qur'an 22:52). Ibn Ishaq, Wakidi, Ibn >Sa'd dan Tabari bahkan mengakui peristiwa ini. Kalau peristiwa ini >ditulis oleh orang2 yg menentang Islam, maka kita boleh curiga bahwa >peristiwa ini dibuat2 guna menjelek2kan Muhamad. Tetapi mungkinkah >Ibn Ishaq, Wakidi, Ibn Sa'd, dan Tabari meng-ada2 ttg pengakuan >Muhamad akan dewa berhala ? Kemungkinan itu jelas kecil. > >2. Qur'an juga mengatakan bahwa nabi2 lain dijebak Setan. Adam >kejebak (7:189-192), begitu pula Aaron (4:163, 7:150-153). Kedua >nabi ini dihukum karena kelakuan buruk mereka. Mereka menyesal dan >Tuhan memaafkan. Jadi jelas seorang nabi bisa saja kejebak. Qur'an >mengatakannya dan nabi2 sebelumnya melakukannya. > >3. Qur'an juga mengatakan bawha beberapa surah Qur'an mengalami perubahan. > >Dan tatlakal Kami merubah ayat dgn ayat lain - dan Allah tahu akan >apa yg diturunkanNya - mereka akan mengatakan kpdmu (Muhamad), "Kau >seorang pemalsu !" (Qur'an 16:101, Arberry) > >Ini karena orang2 mulai mengeluh ttg Muhamad karena ia merubah2 ayat2nya. > >Contoh lain bgm Muhamad merubah dan menyesuaikan sebuah ayat. > >Diriwayatkan Al-Bara: Diwahyukan: "Tidak sederajad adalah muslim yg >duduk (di rumah) dan mereka yg berjuang di jalan Allah." (Qur'an 4:95) > >Nabi mengatakan, "Panggil Zaid dan suruh ia membawa papan tulis, >tinta dan tulang (utk menulis)." Lalu ia berkata, "Tulis: Tidak >sederajad adalah Muslim yg blablabla ...", dan pada saat itu 'Amr >bin Um Maktum, yg buta, duduk dibelakang nabi. Katanya, "O >Rasulullah ! Apa perintahmu bagi diriku karena saya buta ?" Nah, sbg >ganti ayat tsb, ayat ini diturunkan: >"Tidak sederajad adalah Muslim yg duduk (di rumah), KECUALI mereka >yg cacat badan atau buta atau lumpuh, dgn mereka yg berjuang di >jalan Allah." (Qur'an 4:95) (Sahih al-Bukhari: volume 6, book 61, number 512) > >Kesaksian diatas jelas menunjuk pada modifikasi Q4:95. Jadi Ayat2 >Setan bukanlah satu2nya contoh modifikasi. Dan ternyata kebiasaan >memodifikasi ayat ini memang bagian dari perkembangan Quran. > >4. Muhamad berdosa. Menerima berhala dan polytheisme adalah dosa. >Memang akhirnya Muhamad menyesal tetapi ini menunjukkan adanya >keleahan dlm hidupnya. > >Peristiwa ini tidak boleh diacuhkan. Ini menunjukkan bawha Muhamad, >spt anda dan saya, harus juga mengaku bersalah dan meminta pengampunan: > >(Muhamad sembahyang) O Allah! Ampuni kesalahan dan kebodohan saya >dan kelakuan saya yg melewati batas kebaikan; dan ampunilah segala >kelakuan saya yang Kau lebih tahu dari saya. O Allah! Ampunilah >kesalahan yg saya lakukan secara senda-gurau ataupun serius, dan >maafkah kesalahan saya yg secara tidak disengaja maupun yg disengaja >... (Sahih Al-Bukhari: vol 8, book 75, number 408) > >Ketahuilah (O Muhammad) bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan minta >pengampunan bagi dosamu dan bagi Muslim (Qur'an 47:19, Pickthall). > >---------------------------------------------------------- -------- > >Appendix: The complete account of Muhammad speaking the Satanic >verses as recorded by Ibn Ishaq. > >Now the apostle was anxious for the welfare of his people, wishing >to attract them as far as he could. It has been mentioned that he >longed for a way to attract them, and the method he adopted is what >Ibn Hamid told me that Salama said M. b. Ishaq told him from Yazid >b. Ziyad of Medina from M. b. Ka`b al-Qurazi: When the apostle saw >that his people turned their backs on him and he was pained by their >estrangement from what he brought them from God he longed that there >should come to him from God a message that would reconcile his people to him. > >Because of his love for his people and his anxiety over them it >would delight him if the obstacle that made his task so difficult >could be removed; so that he meditated on the project and longed for >it and it was dear to him. > >Then God sent down "By the star when it sets your comrade errs not >and is not deceived, he speaks not from his own desire," and when he >reached His words "Have you thought of al-Lat and al-`Uzza and Manat >the third, the others" [4], Satan, when he was meditating upon it, >and desiring to bring it ( sc. reconciliation) to his people, put >upon his tongue "these are the exalted Gharaniq [5] whose >intercession is approved". When the Quraysh heard that, they were >delighted and greatly pleased at the way in which he spoke of their >gods and they listened to him; while the believers were holding that >what their prophet brought from their Lord was true, not suspecting >a mistake or a vain desire or slip, and when he reached the >prostration and the end of the Sura in which he prostrated himself >the Muslims prostrated themselves when their prophet prostrated >confirming what he brought and obeying his command, and the >polytheists of Quraysh and others who were in the mosque prostrated >when they heard the mention of their gods, so that everyone in the >mosque believer and unbeliever prostrated, except al-Walid b. >al-Mughira who was an old man who could not do so, so he took a >handful of dirt from the valley and bent over it. Then the people >dispersed and the Quraysh went out, delighted at what had been said >about their gods, saying, "Muhammad has spoken of our gods in >splendid fashion. He alleged in what he read that they are the >exalted Gharaniq whose intercession is approved". > >The news reached the prophet's companions who were in Abyssinia, it >being reported that Quraysh had accepted Islam, so some men started >to return while others remained behind. > >Then Gabriel came to the apostle and said , "What have you done, >Muhammad? You have read to these people something I did not bring >you from God and you have said what He did not say to you. > >" The apostle was bitterly grieved and was greatly in fear of God. >So God sent down (a revelation), for he was merciful to him >comforting him and making light of the affair and telling him that >every prophet and apostle before him desired as he desired and >wanted what he wanted and Satan interjected something into his >desires as he had on his tongue. > >So God annulled what Satan had suggested and God established His >verses i.e. you are just like the prophets and apostles. > >Then God sent down: "We have not sent a prophet or apostle before >you but when he longed Satan cast suggestions into his longing. But >God will annul what Satan has suggested. > >Then God will establish his verses, God being knowing and wise"[6]. >Thus God relieved his prophet's grief, and made him feel safe from >his fears and annulled what Satan had suggested in the words used >above about their gods by his revelation "Are yours the males and >His the females? > >That were indeed an unfair division" ( i.e. most unjust); "they are >nothing by names which your fathers gave them" as far as the words >"to whom he pleases and accepts" [7], i.e. how can the intercession >of their gods avail with Him ? > >When the annulment of what Satan had put upon the prophet's tongue >came from God, Quraysh said: "Muhammad has repented of what he said >about the position of your gods with Allah, altered it and brought >something else." (Ibn Ishaq, pp. 165-167) > >--------------------------------- >Apakah Anda Yahoo!? >Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! > >--------------------------------- >Finding fabulous fares is fun. >Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find >flight and hotel bargains. > >[Non-text portions of this message have been removed] > > [Non-text portions of this message have been removed]

