saya senang dalam tulisan ini bung rudy tak lagi menyebut
siti hajar (hagar) sebagai gundik ibrahim.

mengutip moqsith secara utuh lebih baik ketimbang memenggal
dan menimbulkan kesalahpahaman.

kejujuran dibutuhkan untuk toleransi sejati.



At 08:10 AM 1/31/2007, you wrote:

>Bung imuchtarom,
>Informasi ini saya dapatkan dari rekan Abd Moqsith Ghazali, jadi 
>masih lumayn baru-lah
>18 Desember 2006 yg lalu. Thanks atas masukannya .
>
>Harmoni Islam dan Kristen Oleh ABD. MOQSITH GHAZALI 18/12/2006 
>Betapa sikap saling menghargai dan menoleransi, bahkan dalam soal 
>pelaksanaan ritual peribadatan pun, telah dikukuhkan oleh Nabi 
>semenjak awal kehadiran Islam.
>
>
>Nabi Muhammad SAW dan Isa al-Masih atau Yesus Kristus adalah dua 
>tokoh yang terlahir dari asal-usul orang tua yang sama, Nabi 
>Ibrahim, walau dari ibu yang berbeda. Jika Isa al-Masih atau Yesus 
>bersambung kepada isteri pertama Ibrahim, Sarah, maka Muhammad SAW 
>memiliki silsilah ke isteri kedua, Hajar. Itu sebabnya, Nabi 
>Muhammad sangat menghargai saudara sepupunya itu. Nabi bersabda, 
>tidak ada orang yang paling dekat dengan Yesus selain aku. Hadits 
>Bukhari menyebutkan, orang Islam yang mengimani Yesus Kristus dan 
>Nabi Muhammad secara sekaligus akan mendapatkan dua pahala [Lihat 
>Shahih al-Bukhary, hadits ke 3446].
>Alkisah, ketika Nabi Muhammad memasuki Mekah dengan penuh kemenangan 
>dalam Fathu Makkah dan menyuruh menghancurkan semua patung dan 
>berhala, termasuk yang bernama Hubal, dia menemukan gambar Bunda 
>Maria (Sang Perawan) dan Isa al-Masih (Sang Anak) di dalam Kakbah. 
>Ia kemudian menyelamatkan dua gambar itu dengan memasukkannya ke 
>dalam jubahnya (Lihat al-Arzaqi, Akhbar Makkah, hlm. 165-169). 
>Patung Maryam yang terletak di salah satu tiang Kakbah dan patung 
>Yesus Kristus di Hijirnya yang dipenuhi berbagai hiasan, dibiarkan 
>berdiri tegak (Kardi Ali, al-Islam wa al-Hadlarah, Juz I, hlm. 123). 
>Tindakan ini diceritakan berbagai sumber sebagai bentuk penghargaan 
>Muhammad terhadap Yesus dan ibundanya.
>Bahkan, penghargaan itu bukan hanya terhadap pribadi Yesus, 
>melainkan juga pada para pengikuttnya. Dikisahkan bahwa Nabi pernah 
>menerima kunjungan para tokoh Kristen Najran yang berjumlah 60 
>orang. Rombongan itu dipimpin Abdul Masih, al-Ayham, dan Abu 
>Haritsah bin Alqama. Abu Haritsah adalah seorang tokoh yang disegani 
>karena kedalaman ilmu, dan konon, juga kerena beberapa karomah yang 
>dimilikinya. Menunut Muhammad ibn Ja'far ibn al-Zubair, ketika 
>rombongan itu sampai di Madinah, mereka langsung menuju masjid. Saat 
>itu, Nabi sedang melaksanakan salat ashar bersama para sahabatnya. 
>Mereka datang dengan memakai jubah dan surban, pakaian yang juga 
>lazim dikenakan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Ketika waktu 
>kebaktian tiba, mereka pun tak harus mencari gereja. Nabi 
>memperkenankan mereka untuk melakukan sembahyang di dalam masjid 
>[Baca Ibnu Hisyam, al-Siyrah al-Nabawiyah, Juz II, hlm. 426-428].
>Sikap yang sama juga ditunjukkan kalangan Kristen. Ketika umat Islam 
>dikejar-kejar orang-orang kafir Quraisy Mekah, yang memberikan 
>perlindungan adalah Najasyi, raja Abesinia yang Kristen. Ratusan 
>sahabat Nabi termasuk Utsman bin Affan dan istrinya (Ruqayah, puteri 
>Nabi), Abu Hudzaifah bin 'Utbah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin 
>'Auf, Ja'far bin Abi Thalib, secara bergelombang hijrah ke Abesinia 
>untuk menghindari ancaman pembunuhan kafir Quraisy. Di saat 
>orang-orang kafir Quraisy memaksa sang raja untuk mengembalikan umat 
>Islam itu ke Mekah, ia tetap pada pendirian bahwa pengikut Muhammad 
>haruslah dilindungi dan diberikan hak-haknya, termasuk hak memeluk 
>suatu agama.
>Dalam konteks itulah, menurut al-Qurthubiy dalam al-Jami' li Ahkam 
>al-Qur`an (Juz III, hlm. 597-598) dan Rasyid Ridha dalam Tafsir 
>al-Qur`an al-Hakim (Juz VIII, hlm. 3), surat al-Maidah ayat 82 
>diturunkan. Ayat itu berbunyi, "Sesungguhnya kamu akan jumpai yang 
>paling dekat persahabatannya dengan orang-orang beriman adalah 
>orang-orang yang berkata: 'sesungguhnya kami ini orang-orang 
>Nashrani'." Waktu raja Najasyi meninggal dunia, Nabi Muhammad SAW 
>pun melaksanakan salat jenazah dan memohonkan ampun atasnya (Ibnu 
>Hisyam, al-Siyrah al-Nabawiyah, Juz I, hlm. 338).
>Penggalan-penggalan cerita di atas sengaja saya kemukakan untuk 
>menunjukkan kemesraan hubungan Islam dan Kristen, yang dilakonkan 
>oleh Nabi Muhammad bersama umat kristiani di masanya. Betapa sikap 
>saling menghargai dan menoleransi, bahkan dalam soal pelaksanaan 
>ritual peribadatan pun, telah dikukuhkan oleh Nabi semenjak awal 
>kehadiran Islam. Sejarah harmoni ini, bagi saya, mestinya menjadi 
>modal berharga dan inspirasi bagi pembentukan kehidupan damai antara 
>Islam dan Kristen di Indonesia yang kini kerap dilanda konflik dan 
>ketegangan. []
>
>imuchtarom <<mailto:imuchtarom%40yahoo.com>[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>yth. bung Rudy,
>
>ini sebetulnya merupakan informasi "lama", tetapi
>dicoba diberi "kemasan" yang baru :),
>
>cuma dari segi bahasa, istilah "sepupu" itu saya
>kira ya kurang tepat. Kerena istilah sepupu (casen,
>cousant) itu artinya anak dari paman/bibi atau saudara
>kandungnya ayah/ibu.
>
>pada level II/generasi II, hubungan silsilah antara
>anak kita dan anak dari sudara sepupu kita, kalau di
>jawa disebut sebagai *-misan-*, mungkin masih ada
>hubungannya dg merk mobil misan patrol kali ya,
>... :)
>
>----( IM )----------------------------
>
>--- In Rudy Prabowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Nabi Muhammad SAW dan Isa al-Masih konon adalah dua
> > tokoh yang terlahir dari asal-usul orang tua yang sama,
> > Nabi Ibrahim, walau dari ibu yang berbeda. Jika Isa
> > al-Masih bersambung kepada isteri pertama Ibrahim,
> > Sarah, maka Muhammad SAW memiliki silsilah ke isteri
> > kedua atu gundik/budaknya, Hajar. Itu sebabnya, Nabi
> > Muhammad sangat menghargai saudara sepupunya itu.
> >
> > Nabi bersabda, tidak ada orang yang paling dekat
> > dengan Nabi Isa Almasih kecuali aku. Hadits Bukhari
> > menyebutkan, orang Islam yang mengimani Nabi Isa Almasih
> > dan Nabi Muhammad secara sekaligus akan mendapatkan dua
> > pahala [Lihat Shahih al-Bukhary, hadits ke 3446].
> >
> >
>
>---------------------------------
>No need to miss a message. Get email on-the-go
>with Yahoo! Mail for Mobile. Get started.
>
>---------------------------------
>It's here! Your new message!
>Get new email alerts with the free Yahoo! Toolbar.
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke