Setuju pak!
Sekarang ini, Jakarta memang merupakan swimmingpool terbesar di asia 
tenggara kali ya? Coba liat aja banyaknya anak-anak yang buka baju 
trus berenang riang gembira menghadapi banjir...:-). Ini gambaran 
kota yang katanya Metropolitan.

Denger di radio, bang Ali berkunjung ke bang Yos. Bang Ali bilang 
ini salah pemerintah pusat. Bang Yos bilang ini bencana alam...:-))
Hayaaa...ini moment yang bagus buat penduduk Jakarta untuk melihat 
siapa calon gubernur Jakarta berikutnya.

Hayooo siapa saja sih calon gubernur Jakarta? Saya mencari figur 
yang "berani". Berani mundur kalo gak mampu. Berani mengatakan "no" 
pada penyuap. Berani mengedepankan keperluan rakyat dari pada 
konglomerat. Berani menghentikan pembangunan2 yang menghabiskan 
daerah serapan bagi kota Jakarta. Berani melokalisasi perjudian dan 
tempat maksiat. Berani membangun infrastruktur yang baik. Misalkan 
ternyata banyak 'pencoleng'nya dan gak sanggup nerusin, ya mundur 
aja, jadi rakyat tau..ooh..emang di Jakarta ini udah 
kebanyakan 'pencoleng'. Jangan pake' aji mumpung: jadi gubernur buat 
mengeruk kekayaan pribadi. Ini pelajaran untuk meningkatkan 
budaya "malu" karena "malu adalah sebagian dari iman". Jadi, saya 
mau milih gubernur yang rasa malunya gede...:-). Saya gak peduli 
pada agama, ras, dan suku!!!

Di Indonesia ini, yang katanya umat muslimnya terbanyak, tapi gak 
ada budaya malu. Berarti kwalitas keimanannya juga payah ya?

Siapa yang siap duduk di kursi panas?? Hidupkan budaya "malu".

wassalam,
--- In [email protected], ANDREAS MIHARDJA <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
>  
>   Banjir didaerah Jakarta sebetulnya dapat dihindarkan jikalau ada 
kemauan dan ada disiplin pemerintah untuk melakukannya.  Disini 
istilah mismanagement malah tidak dapat dipakai. Istilah yg harus 
dipakai disini adalah No-maintenance. Kali2 dan kanal untuk mencegah 
kebanjiran semua mampet dn achirnya kota Jakarta merupakan 
swimmingpool karena air tidak dapat disalurkan keluar kelaut. Kalau 
banjir terjadi dipantai laut ini mungkin karena aer laut naik - 
tetapi kalau kota Jakarta letaknya jauh lebih tinggi dari laut jadi 
secara alami aer harus dapat disalurkan keluar tanpa kesulitan.
>   Menurut saya jikalau pemerintah kota Jakarta tidak terlalu 
korrup didalam pengawasan penggalian kanal2. Kemudian korrupsi ini 
masih dapat dikoreksi jikalau ada maintenance. Perusahan perkapeling 
seharusnya ada maintenance team tetapi saya kira semua dilepaskan 
kepada pemerintah kota yg tidak dapat dipercaya.
>   Banjir Jakarta adalah mirror image mengenai keadaan pemerintahan 
negara  --- tidak ada maintenance dari  yg lama dan tidak ada 
investment untuk masa depan. Over-nationalisme dari jaman Sukarno 
dan over egoisme dari jaman Suharto menghasilkan pemerintah dgn 
undereducated management yg tidak berpengalaman.  Ahli2 jaman 
Belanda seharusnya mendidik pengganti mereka sewaktu jaman Sukarno 
[tetapi mereka diusir dan disuruh pulang keBelanda] dan pengganti 
dari generasi Sukarno yg masih mengerti sedikit dari pengalaman 
kerja, kemudianpun diusir dan diganti dgn uneducated people yg 
egoistic dan mencari penghasilan untuk kantong dewek. Contohnya 
adalah presiden mereka dgn mrs 10% atau mungkin 15% dan conco2nya yg 
mengobral Indonesia untuk kemewahan hidup OKB2 kota Jakarta.
>   Dari perkataan2 yg bertanggung jawab diJakarta kurang lebih sama 
dengan mereka yg didepartemen Geologie Indonesia berkata tsunami 
Aceh tidak akan terjadi lagi dilain daerah diIndonesia selama bbp 
ratusan tahun. Ini menurut perhitungan saya adalah pembicaraan dari 
yg kurang berpendidikan sebab menurut saya waktu itu gempah ini akan 
menjalar terus sampai keJawa selatan. [Achirnya ini kan terjadi]
>   Memang kalau tidak bertanggung jawab untuk Jakarta kita dapat 
mengeluarkan segala macem kritik [critics is cheap] tetapi kalau 
kita harus bekerja dgn low educated management and noneducated crew -
 setiap system juga percuma. 
>   Saya hanya dapat berkata good luck utk pres. SBY - he needs it a 
lot. Warisan kesulitan akan bertumpuk selama puluhan tahun yad. 
Overhaul dari eksekutip branch, judicial dan legislatip branch harus 
dilakukan. Mereka hanya duduk ngopi,ngobrol dan kantongi duit.
>   Andreas
> 
> toufan tambunan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           sutiyoso terlalu sombong dengan perkataannya sendiri,
> beberapa hari lalu di SCTV ditayangkan kembali rekaman perkataan 
Bang Yos
> bulan november yang mengatakan Jakarta tidak akan mengalami siklus 
banjir 5
> tahunan, hal ini melihat prediksi dari BMG..
> but, kenyataannya.... banjir sekarang justru lebih besar dan lebih 
luas
> jangkauannya..
> 
> selain itu pemerintah masih saja tidak belajar dari pengalaman 
bencana yang
> pernah dilewati. karena sampai sekarang penanganan terhadap 
bencana dibangsa
> ini masih morat-marit... bahkan untuk sebuah ibukota negara 
sekalipun,
> sungguh memalukan,
> 
> atau memang Bang Yos terlalu sibuk ngurusin sertifikat buat 
burung, trus
> bikin BUS WAY, atau karena tahun mendatang bukan jadi GUBERNUR 
lagi....
> 
> -- 
> find me : http://topantambunan.blogspot.com/
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
>          
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke