From: "Su Dian" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Menyambut BALADA PETANI TUA
Date: Wed, 07 Feb 2007 12:25:52 +0800
Nurdiana:
MENYAMBUT
BALADA PETANI TUA
Kian tua usia,
Kian banyak makan garam sampai pahit.
Sejarah tak pernah dusta:
Gampang lahirnya dari yang sulit.
Senang datang melawan sakit.
Betapa lama,
Sejak remaja
Mengumandangkan cita-cita suci
Bagi petani
Dari Jalan Braga pusat Parahiyangan jelita.
Bergema sampai seluruh sudut Nusantara.
Pembebasan !
Dari cengkeraman tuantanah dan lintahdarat.
Sungguh mulia lagi perkasa,
Bagaikan membalik jagat
Jungkirkan penguasa tanah dari abad ke abad
Betapa perkasa cita-cita petani.
Tanpa petani
Tak kan ada nasi
Tanpa nasi tiada enersi,
Tanpa enersi hidup berganti mati.
Begitulah jayanya
Petani yang kini menderita.
Pembebasan !
Cita-cita mulia yang diidamkan
cita-cita raksasa yang tak mungkin punah
betapa pun diredam, dirajut, dipasung penguasa jahat.
Pembebasan !
Cita-cita petani mewakili idaman umat semesta,
liwat perjuangan panjang
akan menang jua !
7-2-2007.
Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/
http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]