http://www.acehinstitute.org/
Satu ciri menarik dari tari Aceh adalah bahwa ia
dilakukan secara berkelompok. Seudati yang heroik
dilakukan oleh delapan orang. Saman, sebagian
menyebutnya “tari tangan seribu” alias “a thousand
hand dance” yang rampak dan dinamis biasanya dilakukan
oleh sepuluh orang laki-laki atau sepuluh orang
perempuan. Likok Pulok juga demikian, walaupun bisa
juga ditarikan delapan atau dua belas orang. Tari
Ranub Lampuan yang indah untuk memuliakan tamu
biasanya dilakukan oleh enam atau delapan dara Aceh.
Tak ada tari Aceh yang dilakukan sendiri alias secara
solo. 
 
Apakah karena orang Aceh tidak berani menari sendiri?
Rasanya bukan. Karena konon orang Aceh punya
keberanian individu yang hebat. Tak kurang Sang
Pramoedya mengakuinya. ”Orang Madura beraninya carok,
orang Jawa kalau berantam suka tawuran, tapi orang
Aceh punya keberanian individual yang luar biasa”
begitu kira-kira kata Pram dalam salah satu wawancara
menjelang akhir hayatnya. 
 
Saat Perang Aceh, ketika perlawanan pasukan Aceh mulai
lemah, pasukan kolonial Belanda sering diamuk pejuang
Aceh secara individu sehingga dikenal "Atjehnese
murder" (Atjeh-moord). Fenomena yang sama pernah
muncul dimasa DOM dan aneka operasi militer serdadu
Indonesia di Aceh 1980-an ke atas. Lengkapnya > OASE
090207
TARI SAMAN Oleh: Saiful Mahdi >
http://www.acehinstitute.org/



 
____________________________________________________________________________________
TV dinner still cooling? 
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/

Kirim email ke