http://www.kompas.com/
 
 
Gen Penyebab Autis Ditemukan 
  
Setelah sekian lama dinanti akhirnya para ilmuwan berhasil menemukan gen 
penyebab autisme setelah melakukan pengamatan terhadap 1200 keluarga yang 
memiliki riwayat keturunan anak autis.  
 
Sebelum ini banyak spekulasi yang beredar mengenai penyebab autis, baik karena 
faktor genetik, lingkungan, hingga imunisasi. Namun itu pun tidak bisa 
menjelaskan faktor spesifik penyebab gangguan autistik pada seorang anak. 
 
Untuk menjawab misteri tersebut, para ilmuwan melakukan riset terhadap 1200 
keluarga dengan melibatkan 120 ilmuwan dari 50 lembaga di lebih dari 19 negara. 
Bisa jadi ini merupakan penelitian terbesar yang pernah dilakukan di dunia. 
 
Seperti dilaporkan dalam jurnal Nature Genetics, penelitian ini berhasil 
menemukan kromosom 11 dan gen khusus yang bernama neurexin 11 sebagai biang 
keladi penyebab autis. Sebelumnya para ahli menduga kesalahan dalam cetak biru 
genetis sebagai penyebab autis. 
 
Di dalam sel manusia, DNA ada di dalam inti sel dan mitokondria. Di dalam inti 
sel, DNA membentuk untaian kromosom. Setiap sel manusia normal memiliki 46 
kromosom yang terdiri dari 22 pasang kromosom somatik dan sepasang kromosom 
seks.
 
Neurexin merupakan bagian dari keluarga gen yang membantu komunikasi sel 
syaraf. Nah, menurut para ilmuwan gen ini memainkan peran penting dalam 
terjadinya sindrom autis. 
Penelitian yang cukup fenomenal ini dimulai sejak tahun 2002 ketika para 
ilmuwan dari seluruh dunia mengumpulkan hasil penelitian mereka. Penelitian ini 
kemudian diberi nama Autism Genome Project. 
 
Dalam risetnya, tim peneliti menggunakan teknologi chip gen untuk melihat 
kesamaan genetik di antara orang-orang autis. Teknologi ini dikembangkan oleh 
organisasi nirlaba Autism Speak dan departemen kesehatan Amerika Serikat. 
 
Meski menyambut gembira hasil penemuan ini, namun menurut Profesor John Burn 
dari Institute of Human Genetic di universitas Newcastle, AS, penyebab autis 
sangat rumit. 
 
"Penyebabnya karena interaksi antara beberapa gen, sehingga jika satu gen 
berhasil ditemukan belum cukup untuk menjawab teka-teka ini. Tapi hasil ini 
bisa menjadi langkah yang terang untuk pengembangan obat yang spesifik," 
katanya.
 
Biro sensus Amerika mendata di tahun 2004 ada 475.000 penyandang autis di 
Indonesia. Ditengarai, setiap hari, satu dari 150 anak yang lahir menderita 
autis. Padahal, pada tahun 1970-an anak penyandang autis satu dibanding 10.000 
kelahiran.
  Sumber: BBC
Penulis: An


 
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke