Baca judulnya, saya jadi iseng "makanya beli SIMPATI HOKI, anda akan masuk sorga!"...:-) Padahal sekarang SIMPATI HOKInya dah susah dicari kali ya? krn yg ada SIMPATI JITU and SIMPATI EXTRA. Korban iklan...:-(
--- In [email protected], "MANGUCUP" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah > menetapkannya" [Al-Furqaan : 2] Sesungguhnya itu semua telah ada dalam > kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Allah" [Al-Hajj : 70] Allah > menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat" [As-Safat : 96] > *QS25:2," yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan (Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya." ["He to whom belongs the dominion of the heavens and the earth: no son has He begotten, nor has He a partner in His dominion: it is He who created all things, and ordered them in due proportions."] ========= **QS22:70,"Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah. [Knowest thou not that Allah knows all that is in heaven and on earth? Indeed it is all in a Record, and that is easy for Allah.] ========= ***QS27:96,"Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat" ["But Allah has created you and your handwork!"] ========= Pada kesempatan ini saya hanya ingin menyinggung QS27:96. Bila di lihat terjemahan Inggrisnya (Yusuf Ali) menjadi jelas apa makna "apa yang kamu perbuat". Apalagi kalau kita membaca keseluruhan surah tersebut yang berbicara soal pengalaman nabi Ibrahim (as) dengan kaumnya yang membuat patung. Buat patung sendiri terus disembah sendiri sebagai tuhan. Jadi nabi Ibrahim (as)mengatakan,"ngapain kamu nyembah patung, padahal telah jelas bhw Allah lah yang menciptakan kamu dan segala patung2 yang kamu buat dengan tanganmu itu" "Kalau kamu gak punya tangan, kamu gak bisa buat patung kan?" Dengan perkataan nabi Ibrahim (as) tsb, kita diharapkan bisa introspeksi diri "siapa sih yang kita sembah selama ini? makhluk atau Khalik?". Kalau kita masih menyembah makhluk, kita sama saja dengan kaumnya nabi Ibrahim (as) tsb. Makhluk kok nyembah makhluk bahkan buatan makhluk pula! Salam introspeksi,

