Mas Dede,
1. Secara formalitas iya, tidak ada, namun secara
politis dan hubungan luar negeri mereka sudah bertekuk
lutut dengan demokrasi liberal. ^_^ Bahkan
negara-negara yang mengaku berasas Islam pun agak
resisten  -orang yang menginginkan penerapan syariat
Islam. Misalnya, Mesir, Irak (dahulu), Arab Saudi.Ini
bila mas benar-benar mau menelaah apa yang dimaksud
syariat Islam dan bukan sekedar jargon.

 Oh yah, bisa kasih contoh lagi negara demokrasi
liberal seperti apa yang mas inginkan? 

2. Menurut saya pendapat mas kurang tepat, orang yang
belajar IPA khusus biologi malah mudah menghayati
makhluk-makhluk ciptaan Allah dibanding sosek (ilmu
politik, sosial, ekonomi yang kebanyakan ilmu kiralogi
dan pendapat orang) bukan eksak atau pasti.  

 Keagungan dan ke Maha Besaran Allah dibalik jasad
renik dan penciptaan semesta alam membuat orang-orang
IPA (biologi) memahami benar bahwa teori materialisme
Darwin adalah sesuatu yang sangat tidak masuk akal dan
sulit dirasionalisasikan. ^-^

Dengan menganut teori darwin, orang tanpa sadar
menganggap tidak ada Tuhan didalam proses penciptaan
alam (khususnya manusia). Kalau mas mau benar-benar
belajar teori darwin banyak tanda tanya disana.
Minimal kenapa ada kera yang sejak sekarang masih ada.


Ilmu biologi, teknologi, teknik, eksakta adalah ilmu
yang sangat pasti kegunaannya dibandingkan teori
Darwin.  Teori Darwin malah membuat orang tidak kritis
apalagi kalau sudah masuk laboratorium.

 Teori Darwin adalah teori khayalan yang di dogma
tidak dibangun atas kekritisan ilmiah.

Mengatakan karena tidak mengajarkan Teori Darwin
berarti umat Islam mundur, menurut saya terlalu
menyederhanakan masalah. ^_^

Sedangkan wahyu Allah itu sangat Rasional, bukan teori
atau pendapat orang jadi lebih mapan. 

Btw sekedar info: syarat utama masuk IPB harus lulusan
/MAN Jurusan IPA lho, dan maaf tahun 2007 Dana
penelitian mahasiswanya yang dibiayai DIKTI tertinggi 
diantara seluruh PT Indonesia, (699 juta). Sayang
hasil penelitian itu dicuekin aje ama pemerintah.
Padahal teknologi penelitiannya sangat aplikatif buat
masyarakat. (Boleh kan promosi.... ^_^) Siapa bilang
orang muslim nggak kalah pinter?

 Alah biasa (kagak tahu saja mas), kalau umat Islam
yang pintar mana ada kasih kesempatan untuk
mengembangkan diri. Waktu sudah kelihatan potensinya
dah dibungkam dengan justifikasi Islam fundamentalis
He he he , wah tega nian. Eh ndak ding nggak semuanya
begitu ko.




3. Umat Islam akan maju jika tidak ada pemisahan
antara syariat Islam dengan segala aspek kehidupan.
Termasuk ilmu dan teknologi. Islam menjadi inspirasi
hidup (darah kehidupan), dimana orang berkarya bukan
karena semata2 balasan materi tetapi karena sebagai
hamba Allah yang menjalankan amanah kehidupan sebagai
umat terbaik. Sebagai sesama umat Islam, kIta sepakat
kan mas.^_^ 




--- Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> anda tulis dengan mengutip lewis:
> 
> "Menurutnya, kelemahan umat Islam adalah selain ia
> lalai dalam syariat ISlam adalah karena umat Islam
> bahkan memisahkan Ilmu teknologi dari kehidupan.
> Umat
> Islam agak enggan mengadopsi ilmu dan teknologi dari
> dunia barat dan malah sangat terbuka mengadopsi
> sistem
> politiknya yang demokrasi liberal untuk diterapkan
> dinegerinya."
> 
> saya jawab:
> 
> 1. cuma sedikit negara islam yang sudah menerapkan
> sistem
> demokrasi liberal.
> 
> lebih banyak negara islam masih berbentuk kerajaan
> atau
> menerapkan demokrasi semu, seperti di negara komunis
> dulu.
> 
> 2. masih banyak orang islam yang menolak ilmu dan
> teknologi barat
> terutama di bidang biologi.
> 
> kabarnya beberapa perguruan tinggi di indonesia yang
> dikuasai
> kaum fundamentalis juga mulai enggan mengajarkan
> teori darwin.
> 
> 3. jadi bagaimana orang islam bisa maju?
> 
> 
> 


Kemajuan mustahil terjadi tanpa perubahan. Dan, mereka yang tak bisa mengubah 
pemikirannya tak bisa mengubah apa pun. (George Bernard Shaw, 1856-1950)
pustaka tani
 prohumasi
 nuraulia



 
____________________________________________________________________________________
We won't tell. Get more on shows you hate to love 
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
http://tv.yahoo.com/collections/265 

Kirim email ke