Keluar dari Fragmentasi-Kemandegan Gerakan (Bag 3 dari 5) Keajaiban Persaudaraan Para Kodok
Bacalah dengan pikiran dan hati yang terbuka, belajarlah dari mana saja, dari siapa saja, jangan pandang bulu... Kisah dibawah ini dikirim seorang sahabat dari Aceh, Budi Arianto. Bethoveen barangkali mampu melejidkan kecerdasan emosi dan spiritualnya, sehingga mampu membuat karya yang luar biasa. Mesti ia tak pernah mendengar tapi merasakan. Tapi aku tidak tahu kecerdasan apa yang dimiliki sang kodok. Begini ceritanya, Suatu kali ada dua ekor kodok yang jatuh ke dalam sumur. melihat ada dua ekor kodok yang jatuh maka para kolega kodok pun mengitari sumur. para kodok itu memberi komentar bermacam-macam. Ada yang berteriak memaki-maki dan membodohkan kodok yang jatuh. ada yang memberikan nada pesimis dan meminta agar kodok yang jatuh pasrah saja tinggal menunggu ajal.tapi ada pula para kodok yang memberi semangat terus-menerus. Tapi lebih banyak yang teriak pesimis dan merendahkan kemampuan mereka (2 Kodok yang jatuh). Mendengar teriakan yang melecehkan salah seekor kodok kemudian lemas dan mulai enggan berusaha untuk keluar dari lubang sumur, semakin lama semakin lemas. akhirnya hanya diam saja. Sementara kodok yang satunya semakin berusaha keras untuk keluar dari sumur. nada meremehkan pun semakin ramai, si pemberi semangat semakin redup, tenggelam. Namun tak begitu dengan kodok yang satu ini semakin keras berusaha untuk keluar dari lubang sumur. Akhirnya dengan segala kemampuannya kodok yang satu ini dengan loncatan yang tak terduga mampu keluar dari lobang sumur. Para kolega kodok tentu terheran-heran, bagaimana mungkin ia bisa keluar dari lubang sumur. Para kolega dan hadirin kodok pun kemudian menyelidiki bagaimana bisa sang kodok ini keluar. Ternyata setelah diselidiki kodok ini dalam kondisi yang tuli, ia tidak mendengar teriakan yang melecehkannya. ia hanya melihat gerak mulut para kodok, dan barangkali ia menganggap gerak mulut ini adalah teriakan pemberi semangat. Jadi Semangat untuk terus berjuanglah yang membuat kodok ini bisa keluar dari lubang sumur. Begitulah...... Menurut saya ini adalah soal kekuatan berpikir positif, bahkan keajaiban berpikir positif. Baik para kodok yang tercemplung di sumur, maupun para kodok yang tidak kecemplung. Bila kodok yang tidak kecemplung dan yang kecemplung semua berpikiran positif maka peluang selamat kedua kodok sangat besar. Tapi masalahnya dominasi berpikir negatif, defisit, telah tertanam jauh sejak masa kita kanak-kanak. Walau bukan tidak ada cara mengatasi, membongkarnya dan re-code DNAnya kembali. Sebuah penelitian dilakukan oleh Jack Canfield yang melibatkan 100 anak. Tugas periset adalah mencatat berapa banyak komentar positif dan negatif yang diterima atau didengar seorang anak perhari. Mengejutkan setiap anak rata-rata menerima 460 komentar negatif dan hanya 75 komentar positif atau yang bersifat mendukung. Komentar negatif 6 kali lebih banyak dibandingkan komentar positif. Lanjutnya umpan balik negatif yang kontinu ini sangat berbahaya. Setelah beberapa tahun bersekolah kemandegan belajar (mogok belajar) yang sesungguhnya benar-benar terjadi. Saat lulus dari sekolah dasar, kata belajar itu sendiri bisa membuat murid merasa tegang dan terbebani (Quantum Learning, Kaifa 1999). Inilah menurut saya bahaya laten penyemaian benih karakter generasi yang mudah putus asa, mandeg, teler dan tidak dinamis, tidak inovatif dan tidak kreatif Ini memang contoh di luar negeri, tetapi pengalaman saya sebagai anak Indonesia baik di sekolah maupun di rumah menunjukkan hal serupa. Saya kuatir ini juga pengalaman saya di intitusi gerakan tempat saya bersekolah dan sekolah pergerakan kita pada umumnya. Mari kita tengok kekuatan berpikir positif dari beberapa riset lain. Pertama, Placebo effect : Jika sekelompok orang dengan kondisi kesehatan yang sama, sebagian diberi obat asli dan sebagian diberi obat semu, peminum obat semu dapat memberi efek yang sama asalkan mereka diberitahu khasiat obat yang asli (untuk yang kecemplung sumur). Kedua, Pygmalion effect : Ada dua kelas yang muridnya dipilih dengan inteligensi yang sama. Tetapi salah satu kelas dikatakan IQnya lebih tinggi kepada tim pengajar kedua kelas. Hasilnya adalah kelas yang diinformasikan sebagai kelas berIQ tinggi telah menjadikan prestasi yang lebih baik. Apresiasi para pengajar terhadap kelas BerIQ tinggi telah menjadikan prestasi lebih baik dari murid-murid yang sebenarnya mempunyai potensi yang setara (dari Appreciative Inquiry, The Jakarta Consulting Group) (untuk yang tidak kecemplung sumur) Akhir kata ikuti cerita menarik dibawah ini : Pada tahun 1794, seorang anak lelaki kecil berusia 9 tahun menjalani operasi untuk mengangkat tumor yang dideritanya. Bayangkan kala itu belum ada teknologi pengurangan rasa sakit dan pembiusan. Namun demikian operasi itu berjalan sukses, dan anak lelaki itu mengaku tidak merasa sakit sedikit pun. Apa rahasianya? Ternyata sepanjang operasi tersebut dia didongengi sebuah cerita yang amat memikat. Hati dan pikirannya yang begitu hanyut, mampu mengalihkannya dari rasa sakit sepanjang operasi berlangsung. Delapan belasan tahun kemudian lelaki yang sama menyerahkan buku karangannya kepada seorang penerbit. Lelaki itu bernama Jacob Grimm dan judul bukunya adalah Putri Salju yang termasyur itu. Sepanjang sisa hidupnya ia menjadi master dongeng. (101 KISAH YANG MEMBERDAYAKAN, George Burns, Kaifa 2004). Yakin, dongeng ini pernah kawan-kawan semua resapi dan hayati di masa kanak-kanak. Syukurlah manusia itu unik, luar biasa dan ajaib. Ini cerita pribadi, saya punya seorang sahabat (sudah seperti saudara), seorang yang merasa dirinya kodok. Maka kami menyebut diri kami kodok bersaudara. Mari semaikan terus persaudaraan para kodok, persaudaraan kaum pergerakan.................. Salam Wrog wrog Ketebum Wrog wrog Ketebung andreas iswinarto Imagine! Lets dance together Dream, Believe, Dare dan Do. RAKYAT Kuasa. Merdeka NEGERIKU 100% Hijau BUMIKU ____________________________________________________________________________________ Get your own web address. Have a HUGE year through Yahoo! Small Business. http://smallbusiness.yahoo.com/domains/?p=BESTDEAL

