*
http://www.antara.co.id/arc/2007/5/17/indonesia-rebut-tiga-angka-pertama-grup-c-pra-olimpiade/
*<http://www.antara.co.id/arc/2007/5/17/indonesia-rebut-tiga-angka-pertama-grup-c-pra-olimpiade/>
**
*Indonesia Rebut Tiga Angka Pertama Grup C Pra-Olimpiade*
**
*Jakarta (ANTARA News)* - Tim nasional U-23 *Indonesia* merebut tiga angka
pertama di Grup C pra-Olimpiade Beijing 2008, setelah mengalahkan Oman 2-1,
di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Rabu malam.

Dua gol tim yang dilatih Bambang Nurdiansyah tersebut dicetak oleh Boaz
Solossa pada menit ke-61 dan Ahmad Bustomi pada menit ke-75.

Oman sempat menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-69 melalui sundulan
Abdullah Al Mukhaini.

"Kami bersyukur atas kemenangan ini, namun harus diakui bahwa permainan
anak-anak masih jauh dari memuaskan," kata asisten pelatih Indonesia, Widodo
Cahyono Putro, usai pertandingan.

"Masih banyak bolong dalam permainan mereka, walau bisa dimaklumi karena ada
beberapa pemain yang baru bergabung," lanjutnya.

Widodo terutama menyoroti lini belakang yang menurutnya masih rentan dan
kurang koordinasi.

"Lini belakang memang sudah dievaluasi, namun kami merasa terlalu riskan
untuk memanggil pemain baru karena pertandingan melawan Oman itu sudah
dekat. Pastinya kami akan perbaiki," jelasnya.

Tentang permainan Oman sendiri, Widodo menyatakan mereka tidak sedinamis
sewaktu mengalahkan Indonesia 3-0 di Muscat.

"Tapi kami memang lebih beruntung malam ini. Gol kedua tadi benar-benar
penuh keberuntungan," katanya.

Sementara pelatih Oman, Hamed Al Azany, mengakui para pemainnya banyak
melakukan kesalahan dan membuang peluang untuk mencetak gol.

"Para pemain tidak bertarung seperti pemenang. Gol Indonesia terjadi karena
kelengahan pemain kami," jelasnya.

Ia juga menyatakan Indonesia bermain jauh lebih baik dan dirinya kaget
melihat perkembangan tim asuhan Bambang Nurdiansyah tersebut.

Kemenangan Indonesia itu tetap tidak membuat peluang untuk lolos ke
Olimpiade 2008 jadi terbuka, tetapi setidaknya membuka harapan untuk masa
depan tim tersebut.


Gugup di Awal

Pada awal pertandingan para pemain Indonesia masih tampak gugup dan kerap
melakukan kesalahan, terutama lini belakang yang dikomandoi kapten Taufiq
Kasrun. Untungnya Oman tidak bisa memanfaatkan kesalahan tersebut.

Memasuki menit ke-30, permainan Indonesia mulai hidup dan aksi-aksi dua
pemain sayap, Boaz Solossa di kiri dan Atep di kanan, kerap merepotkan
pertahanan Oman.

Serbuan Indonesia pada menit ke-37 hampir saja membuahkan gol. Boaz dengan
lincah menggiring bola di sayap kiri dan menusuk ke kotak penalti sebelum
mengumpan bola kepada Atep. Sayang sodokan bola Atep tipis menyamping ke
kiri gawang Oman.

Oman pun memiliki beberapa peluang emas yang gagal dimanfaatkan striker
Mohammed Lawati.

Kedudukan 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Permainan Tim Merah Putih semakin berkembang pada babak kedua dan tampaknya
kepercayaan diri mereka semakin tinggi.

Pada menit ke-61, Indonesia akhirnya berhasil menjebol gawang tim tamu. Boaz
berhasil merobek gawang Oman setelah memanfaatkan umpan terobosan Cornelius
Kaimu.

Lini belakang menjadi titik terlemah Indonesia malam itu. Mereka kerap
gamang saat menjaga para penyerang Oman dan sering membiarkan pemain lawan
tak terkawal.

Kelemahan tersebut bisa dimanfaatkan Oman untuk menyamakan kedudukan delapan
menit kemudian.

Kiper Galih Sudaryono tidak bisa menghalau bola sundulan Abdullah Al
Mukhaini.

Namun Indonesia berhasil kembali unggul setelah tanpa terduga bola tendangan
Ahmad Bustomi dari jarak sekitar 35 meter menembus gawang Oman pada menit
ke-75.

Kedudukan 2-1 untuk Indonesia tidak berubah hingga pertandingan
berakhir.


Susunan pemain:

Indonesia: 20-Galih Sudaryono; 3-Pitono (14-Khomad Suharto 36`), 5-Bobby
Satria, 6-Taufiq Kasrun/Kapten, 13-Achmad Jufriyanto; 9-Boaz Solossa,
4-Hendra Ridwan, 19-Imanuel Wanggai (11-Ahmad Bustomi 59`), 17-Atep (7-Tony
Sucipto 62`); 10-Jajang Mulyana, 24-Cornelius Kaimu.


Oman: 22-Sulaiman Al Shukaili; 4-Abdul Al Alawi, 25-Mohammed Al Balushi,
16-Saoud Al Araimi; 12-Ahmed Al Mahaijiri/Kapten (11-Ibrahim Abdullah 72`),
21-Younis Al Mahyijari, 7-Mohammed Al Shamsi (17-Maktoom Al Abdul
Salam?45`), 9-Mohammed AlGhassani; 14-Hassan Al Maghni, 19-Abdullah Al
Mukhaini, 10-Mohammed Lawati (15- Saad Al Mukhaini 45`). (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke