ada satu hal yang saya lihat lagi.. Mas Gun mengatakan bahwa Kebencian dan kecemasan lah melahirkan fundamentalisme, bukan sebaliknya.
Menurutku ada satu hal lagi, yaitu keculunan/kepolosan/keluguan seseorang. Have a nice day! ----- Original Message ---- From: Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, May 22, 2007 4:59:47 PM Subject: Re: [ppiindia] Caping: Sang Fundamentalis begitulah mas bobby, aneh sekali keimanan melahirkan, dan bisa hidup berdampingan, dengan kebencian kepada yang lain. terutama seraya mengutip ayat-ayat kitab suci. mereka sebetulnya orang-orang yang patut dikasihani. At 02:46 PM 5/22/2007, you wrote: >thanks banget Mas Nug, > >gue lagi dialog seru ama fundamentalis kristen >di milis alumni SMA, juga ttg JFalwell. Rupanya >ada saja orang Indonesia di Amerika yang begitu >naif percaya saja ama kotbah J >Falwell. Mestinya di SMA-SMA itu kagak usah >dikasih pelajaran agama tetapi diajarkan >bagaimana menghindari mental fundamentalis dan >fanatik.. entah itu fanatik ama Agama atau sama tim sepak bola. > >Nice Day >Bobby B > > > > >----- Original Message ---- >From: Nugroho Dewanto <[EMAIL PROTECTED] tempo.co. id> >To: [EMAIL PROTECTED] s.com >Sent: Tuesday, May 22, 2007 1:51:15 PM >Subject: [ppiindia] Caping: Sang Fundamentalis > > >Sang Fundamentalis > >Jerry Falwell meninggal dalam umur 73 di >kantornya pekan lalu, dan dunia kehilangan sebuah >contoh yang baik tentang hubungan iman dan kebencian. > >Falwell bukan orang galak dan bengis. Saya >bayangkan ia, yang bertubuh gemuk dengan bentuk >mirip bakpao, banyak ketawa, hangat, bicara >kepada orang tanpa jarak. Tapi ada sesuatu dalam >masyarakat tempat ia hidupmasyarakat Amerika di >abad ke-20 dan awal ke-21yang menyebabkan pendeta >Kristen seperti Falwell, dengan Injil di tangan, >secara luas didengar, didukung, dapat sokongan >berjuta dolar, didekati kaum politisi tingkat >nasional, justru ketika ia membawa berita yang >muram, tapi paradoksal: Amerika adalah tanah yang >dijanjikan Tuhan, Yerusalem Baru, tapi negeri >ini sedang terancam, sebagaimana dunia sedang >terancam. Musuh ada di mana-mana. Terorisme hanya >salah satunya. Amerika harus diselamatkan. > >Amerika, bagi Falwell, adalah negeri >orang-orang kulit putih yang diancam orang >hitamsebab itulah ia memusuhi gerakan Martin >Luther King yang menuntut hak-hak yang sama bagi >si negro. Sebab itu pula ia menolak sanksi >kepada rezim apartheid di Afrika Selatan. > >Amerika, bagi Falwell, adalah negeri mereka >yang Protestan, yang bersembahyang, yang diancam >orang Katolik, atau Yahudi, atau Islam, ataudalam >kekuatan yang lebih besarorang-orang sekuler. >Dalam deretan musuh dan pencemar ini, kini >ditambah kaum homoseksual, majalah Penthouse dan >Playboy, pendukung aborsi, mereka yang komunis, >yang kiri, penentang perang Irak, dan entah apa lagi. >Kita sedang melawan humanisme, kita sedang >melawan liberalisme kita sedang melawan semua >sistem Setan yang menghancurkan bangsa kita >sekarang, demikianlah Falwell berseru. Ia tak >jarang mengutip Wahyu 19 dalam Injil: di sana >Yesus digambarkan memegang sebilah pedang tajam >dan meluluhlantakkan bangsa-bangsa. Atau mengutip >Perjanjian Lama, yang menyambut Tuhan sebagai Tuhan Perang. >Tak mengherankan bila ia dan mereka yang >tergabung ke dalam apa yang sering disebut >sebagai Kristen Kanan, mengukuhkan diri sebagai >kekuatan politik. Pada 1979, Falwell membentuk >Moral Mayoritas, dengan klaim bahwa suara >orang-orang yang taat beragama adalah suara moral >dan bahwa mereka didukung sebagian besar rakyat >Amerika. Mereka mendukung Partai Republik. Mereka >ini yang menyebabkan Bush kini jadi presiden. >Ide bahwa agama dan politik tak bisa bercampur >ditemukan oleh Setan, kata Falwell dalam sebuah >khotbah 30 tahun yang lalu. Jika kita akan >menyelamatkan Amerika dan membuat Injil diterima >di dunia, kita tak dapat menerima filsafat >sekuler, yang secara diametral bertentangan >dengan kebenaran Kristen, katanya pula, sebagai >alasan bagi mobilisasi politik yang sedang disiapkannya. > >Politik Falwell tentu saja politik kecemasan dan >paranoiapolitik kekurangan, yang mengharapkan >hidup steril dari baksil dan virus dan segala >yang ganjil. Dengan kata lain, politik untuk >menghapus dan membabat yang tak sama dengan kita, yang beda. > >Saya kira memang itulah yang terjadi dengan >fundamentalisme. Siapa yang percaya bahwa teks >kitab suci adalah sesuatu yang tak tersentuh >sejarah akan memandang sejarah sebagai najis. > >Itulah sebabnya kaum fundamentalis, Kristen, >Islam, Yahudi, atau Hindu menyimpan pesimisme >yang radikal: sejarah berjalan terus, perubahan >akan terjadi, beda tak dapat dicegah. > >Maka bagi kaum fundamentalis, masa kini adalah >kemerosotan, terutama kemerosotan akhlak. Masa >lalu dibayangkan sebagai masa yang >murniseakan- akan tak ada dosa dan mala di masa >itu. Dengan sendirinya, masa depan adalah jurang >terkutuk: Dajal atau Antikristus akan datang. > >Tapi pesimisme yang radikal membutuhkan optimisme >yang radikal pula, agar hidup tidak kehilangan >makna, agar Tuhan tak sia-sia. Maka setelah >Antikristus akan datang, sebuah akhir yang indah >akan terjadi: ia akan dikalahkan oleh Messiah >dalam sebuah perang besar terakhir, di Armagedon. > >Di sini sebenarnya politik Falwell dan kaum >fundamentalis menunjukkan kontradiksi yang tak >bisa mereka pecahkan. Jika Messiah memang yang >ditunggu, Armagedon perlu, demikian juga saat >datangnya Antikristus. Maka orang seperti >Falwell, yang menyebut diri Zionis, mendukung >Israel, tapi Israel sebagai sarana untuk perang. >Kaum Kristen Kanan dan beberapa cabang >fundamentalisme Kristen, terutama kalangan >dispensasionalis , tak gembira dengan usaha >perdamaian, tak menyukai lembaga macam PBB. >Mereka percaya Armagedon akan berkobar di Tanah >Suci, Yesus akan datang, dan orang macam Falwell akan hidup dalam rahmat. > >Tapi jika hidup dalam rahmat itu yang >ditunggusetelah melalui masa kemerosotan dan >peperangan terakhirorang macam Falwell sebenarnya >tak perlu menyelamatkan Amerika. Tak perlu pula >perang melawan liberalisme, sekularisme, >Islam, homoseksual, pendukung aborsi . > >Yang mungkin bisa jadi penjelasan kemudian >bukanlah argumen theologis, melainkan psikologis. >Bukan fundamentalisme yang melahirkan kebencian, >kecemasan dan paranoia, melainkan sebaliknya. >Falwell, Al-Qaidah, Ku Klux Klan, Jemaah >Islamiyah, tidak lahir dari teks suci. Mereka >lahir dari sesuatu yang kian tak terbendung di >zaman ini: yang beda, yang lain, yang bukan aku, >liyan, datang berduyun-duyun, silih berganti. Dan >itu semua, bagi mereka, dengan jiwa yang >dirundung rasa tak aman terus-menerus, sangat mengganggu. > >Jerry Falwell hanya salah satu gejalanya. Ia kini >tak ada lagi. Saya tak tahu apakah dengan >kebencian ia bisa masuk ke surga. Tapi di kubur, >setidaknya yang saya lihat dari luarnya, yang >mati telah mencapai sesuatu yang tak diperoleh >oleh yang hidup: kesamaan, tanpa sejarah. > >Goenawan Mohamad. >(Catatan Pinggir TEMPO, 21 Mei 2007) > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > >___________ _________ _________ _________ _________ _________ __Get >the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. >http://new.toolbar. yahoo.com/ toolbar/features /mail/index. php > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > >*********** ********* ********* ********* ********* ********* ********* >********* * >Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat >Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in >Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ group/ppiindia >*********** ********* ********* ********* ********* ********* ********* >********* * >___________ _________ _________ _________ _________ _________ __ >Mohon Perhatian: > >1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) >2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. >3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com >4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com >5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com >6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com > >Yahoo! Groups Links > > > ____________________________________________________________________________________Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links. http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

