*http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=133905*<http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=133905> ** ** *Jepang Minati Proyek Infrastruktur Indonesia* ** *Penulis: Rahdini Ikaningrum*
*TOKYO--MIOL:* Perusahaan pertambangan Itochu Corporation akan menggarap tiga proyek infrastruktur di Indonesia yaitu proyek kereta api batu bara di Kalimantan Tengah, proyek geothermal Sarulla di Sumatra Utara, dan terminal refigrated LPG di Jawa. "Ada sembilan proyek yang ditawarkan ke Itochu Corp, tapi hanya tiga yang diminati," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla seusai bertemu Chairman Itochu Corporation Uichiro Niwa di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang, Jumat (25/5). Nota kesepahaman proyek pengangkutan batu bara di Kalimantan Tengah telah ditandatangani Gubernur Teras Narang dan Itochu pada 16 April lalu. Jaringan kereta sepanjang 270 kilometer itu akan dimanfaatkan untuk pengangkutan batu bara dari sekitar 16 perusahaan penambangan batu bara yang beroperasi di Kalteng. Dana yang diinvestasikan dalam proyek ini bukan hanya untuk pembangunan rel, akan tetapi juga untuk konstruksi, gerbong, stasiun dan sarana lainnya. Pada tahap awal akan dibangun rel sepanjang 270 kilometer yang bemula dari Puruk Cahu di Kabupaten Murung Raya ke Muara Teweh di Kabupaten Barito Utara sampai ke Buntok di Kabupaten Barito Selatan. "Feasibility study-nya akan selesai Juli 2007 dan diharapkan beroperasi komersial pada 2013," terang Kalla. Proyek kedua yang digarap Itochu adalah proyek pembangkit tenaga listrik geothermal Sarulla di Sumatra Utara. Proyek senilai US$600 juta itu adalah hasil kerjasama dengan Medco Energy dan Ormat Technologies, Inc. "MoU kerja sama antara Itochu dengan PLN dan Pertamina untuk Sarulla akan ditandatangani akhir Juni. Kapasitas pembangkitannya 340 MW dan akan beroperasi secara komersial pada 2010," paparnya. Proyek ketiga yang digarap Itochu adalah pembangunan terminal refigrated LPG di Pulau Jawa. Pertamina bekerjasama dengan Itochu Corporation merencanakan mengimpor LPG sebanyak 1,5 juta ton per tahun. Kerjasama itu akan dimulai pada 2010 dan akan berlangsung selama 5-10 tahun. (Rdn/OL-06) [Non-text portions of this message have been removed]

