*http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=133899*<http://www.media-indonesia.com/berita.asp?id=133899>
**
**
*MoU Jaringan Serat Optik Palapa Ring Ditandatangani*
**
*Penulis: Silvia Wardini*

*JAKARTA--MIOL:* Pemerintah dan sejumlah investor menandatangani nota
kesepahaman (MoU) pembangunan jaringan serat optik Palapa Ring Tahap I
Indonesia Bagian Timur. Jaringan yang direncanakan akan dibangun sepanjang
10 ribu kilometer itu butuh investasi Rp3 triliun.

"Jaringan ini jelas memiliki banyak fungsi strategis, karena selama ini
bagian Timur Indonesia masih kekeringan fasilitas terutama infrastruktur
telekomunikasi," ujar Menteri Kominfo Mohammad Nuh seusai menyaksikan
penandatanganan MoU oleh para investor yang tergabung dalam konsorsium
Pembangunan Jaringan Serat Optik Nasional Palapa Ring Tahap I Indonesia
Timur di Jakarta, Jumat (25/5).

Para investor yang menandatangani MoU adalah PT Bakrie Telecom dengan
keikutsertaan pembiayaan sebesar 10%, PT Excelcomindo Pratama 10%, PT
Indosat 12 STMI, PT Infokom Elektrindo Rp150 miliar. Selain itu PT Macca
System Infocom 10%, PT Powertek Utama Internusa 10%, dan sisanya oleh PT
Telkom.

Jaringan Palapa Ring Indonesia Timur direncanakan akan melintasi Nusa
Tenggara, Maluku, Sulawesi, hingga Papua dengan kapasitas 20 giga byte per
detik. Palapa Ring yang pembangunannya akan dilaksanakan secara bertahap
selama tiga tahun ditargetkan dapat beroperasi pada 2013 mendatang.

"Jika ini terealisasi, maka percepatan pengembangan potensi ekonomi wilayah
diharapkan dapat terbantu, misalnya dengan keberadaan aplikasi e-government
dan sebagainya," lanjut Nuh.

Dirjen Pos dan Telematika Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar menjelaskan
selama ini kondisi infratsruktur telekomunikasi di kawasan Timur termasuk
kategori belum terjangkau. Sementara kawasan Barat justru cenderung over
capacitiy. "Transmisi pun via satelit sehingga kapasitasnya terbatas,"
jelasnya.

Kawasan timur dinilai perlu diprioritaskan ketimbang wilayah di bagian
barat, tambahnya, karena areanya belum terjangkau jaringan serat optik.
Selain itu, kondisi kontur geografis Indonesia bagian timur, yang merupakan
kepulauan-kepulauan kecil dan tersebar secara dominan serta tingkat
kebutuhan yang dinilai masih rendah, menyebabkan daerah ini kurang dilirik
untuk pembangunan infrastruktur dengan anggaran besar.

Selanjutnya untuk kawasan Barat, sambungnya, akan diprioritaskan pada
penataan dan optimalisasi jalur yang sudah ada.

Pembangunan Jaringan Serat Optik Palapa Ring merupakan salah satu program
Dewan Teknologi Informatika Komunikasi Nasional (Detiknas). Tujuh program
Detiknas yang disebut flag ships yaitu Palapa Ring, legalisasi piranti
lunak, single identity number, e-budgeting, e-education, e-procurement, dan
e-public service. (CP/OL-06)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke