*http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0705/24/151009.htm*<http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0705/24/151009.htm>
**
**
*Lutein, Nutrisi Penjaga Kesehatan Mata Balita *

*Jakarta, KCM* - Bayi dan anak-anak sangat berpotensi terkena sinar biru
yang berasal dari pancaran sinar matahari, layar televisi atau komputer.
Perlindungan terhadap sinar biru bisa dilakukan sedini mungkin dengan asupan
lutein.

Demikian kesimpulan yang mengemuka dalam acara seminar yang bertajuk
Waspadai Bahaya Sinar Biru Terhadap Kesehatan Mata Anak, yang digelar hari
ini (24/5) di Jakarta.

Sinar biru adalah sinar yang memiliki panjang gelombang antara 400-500 nm
pada spektrum sinar yang masih dapat diterima mata. Sinar ini bisa
menyebabkan kerusakan dan menimbulkan luka fotokimia pada retina mata anak.
"Jika hal ini terus terakumulasi, pada akhirnya bisa menyebabkan makula
degenerasi saat dewasa,"  Dr.Rita S.Sitorus, Spesialis Mata Anak Departemen
Mata FKUI-RSCM Jakarta.

Selain sebagai indra penglihatan, menurut Dr.Dwi Putantro Widodo, Konsultan
Neurology Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, mata juga berfungsi sebagai
jendala dalam perkembangan kecerdasan anak. "Perkembangan visual anak
merupakan kepanjangan perkembangan otaknya. Jika penglihatan anak bagus,
maka input yang masuk ke otak akan lebih banyak lagi," paparnya.

Risiko terbesar kerusakan mata akibat sinar biru terjadi saat usia dini,
karena pada usia tersebut lensa mata pada anak relatif jernih sehingga belum
maksimal menghambat sinar biru yang masuk. Karenanya, dokter Rita
menyarankan agar perlindungan terhadap sinar biru dilakukan sedini mungkin,
salah satunya dengan asupan lutein.

"Lutein dapat membantu melindungi mata, terutama retina mata dari kerusakan
dengan cara memfilter sinar biru dan juga berperan sebagai antioksidan
dengan cara menetralisir radikal bebas," kata dokter Rita.

Lutein adalah karotenoid alami yang terdapat pada ASI, sayuran dan
buah-buahan. Pada tubuh, lutein juga dijumpai pada makula retina. Karena
tubuh tidak dapat mensintesakan lutein, maka setiap harinya kita harus
mensuplai nutrisi ini dari makanan, terutama sayuran berwarna hijau.

Idealnya lutein didapatkan seorang bayi dari ASI atau pada sayuran dan buah
yang dimakannya setelah ia berumur 6 bulan. Namun jika seorang anak tidak
mendapatkan ASI, para ibu bisa menggantinya dengan susu formula yang
mengandung nutrisi ini.

Penulis: An


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke