*
http://www.antara.co.id/arc/2007/5/26/jepang-berharap-epa-segera-ditandatangani/
*<http://www.antara.co.id/arc/2007/5/26/jepang-berharap-epa-segera-ditandatangani/>
**
**
**
*Jepang Berharap EPA Segera Ditandatangani*
**
*Jakarta (ANTARA News) -* Pemerintah Jepang berharap perjanjian kerjasama
ekonomi (economic partnership agreement, EPA) dapat segera ditandatangani,
demikian pernyataan Kedubes Jepang yang diterima ANTARA News di Jakarta,
Sabtu.

Dalam pertemuan antara Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Wakil Presiden
Jusuf Kalla di Tokyo Jumat, pemimpin Jepang itu mengatakan, hubungan Jepang
dan Indonesia semakin diperkokoh berkat kunjungan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono ke Jepang November 2006.

Karena itu Jepang berharap kedua negara berupaya keras menandatangani EPA,
ujar Abe.

Menurut laporan itu, Wapres Jusuf Kalla menyatakan bahwa keberadaan EPA akan
lebih mempererat hubungan ekonomi kedua negara sehingga dalam waktu dekat
ini sudah tercapai kesepakatan penuh kedua belah pihak.

Seperti yang dikutip laporan tersebut, Abe mengatakan bahwa pembicaraan
mengenai stabilitas pasokan LNG (gas alam cair) ke Jepang dibahas dalam
kesempatan kunjungan Presiden Yudhoyono ke Jepang tahun lalu.

Dalam pembicaraan dengan Wapres Indonesia itu, Abe juga menyampaikan
permohonan agar Jepang memperoleh pasokan stabil gas Indonesia.

Mengenai hal tersebut Jusuf Kalla mengatakan, Indonesia membutuhkan
investasi serta teknologi perusahaan-perusahaan Jepang untuk memenuhi
pemakaian LNG yang meningkat di dalam negeri dan stabilitas pasokan gas ke
Jepang.

Pada kesempatan tersebut, PM Jepang juga menyampaikan keinginannya untuk
mengunjungi Indonesia pada Agustus 2007 serta bertemu kembali dengan
Presiden Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla. Wapres Indonesia itu menyambut
baik rencana tersebut.

Pernyataan Kedubes Jepang itu juga menyebutkan PM Jepang menyampaikan
belasungkawa sehubungan dengan peringatan satu tahun gempa di Yogyakarta dan
Jawa Tengah pada tanggal 26 Mei 2006.

PM Jepang, kata pernyataan itu, menyampaikan penghargaannya bagi usaha
rehabilitasi dan pembangunan kembali yang dilakukan pemerintah dan rakyat
Indonesia di daerah gempa.

PM Jepang itu juga merasa gembira karena Jepang memiliki andil dalam
pemulihan cepat di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Baik Yudhoyono dan Abe November lalu menyampaikan tekad memajukan hubungan
bilateral yang sudah memasuki tahun ke-50 diantaranya dengan menyediakan
bantuan Jepang bagi penanggulangan bencana di Indonesia.(*


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke