<http://www.menkokesra.go.id/content/view/4045/39/>


-----------------------------------------------------
MPR Imbau Terapkan Kembali Nilai Luhur Pancasila
-----------------------------------------------------


KESRA--31 MEI: Menjelang peringatan hari lahirnya
Pancasila pada 1 Juni 2007, Ketua Majelis Permusyawaratan
Rakyat Hidayat Nurwahid mengimbau bangsa Indonesia untuk
kembali menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Ini adalah suatu momentum yang kuat untuk mengingatkan
orang tentang pentingnya melaksanakan nilai-nilai dalam
Pancasila," katanya setelah memberikan pemaparannya dalam
diskusi "Quo Vadis Pengadilan Tipikor", di Jakarta, Kamis
(31/5).

Hidayat pun mengajak bangsa Indonesia untuk menjadikan
berbagai peristiwa yang menimpa bangsa ini beberapa waktu
terakhir menjadi sebuah pelajaran untuk kembali menanamkan
nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara.

Kasus tertembaknya sejumlah warga di Pasuruan Jawa Timur
oleh aparat Korps Marinir TNI-AL, Rabu (30/5) dan kasus
penggunaan dana nonbudgeter Departemen Kelautan dan 
Perikanan dalam pemilihan Presiden 2004 merupakan salah 
satu di antara beragam masalah bangsa Indonesia.

Hidayat mengatakan, masalah-masalah tersebut harus
diselesaikan dengan berlandaskan semangat Pancasila
dan tidak dengan saling melempar kesalahan yang berujung
pada fitnah. Fitnah dapat berakibat fatal pada keutuhan
dan kesatuan bangsa.

"Jangan hanya saling tuding dan memfitnah. Fitnah tidak
sesuai dengan perikemanusiaan yang adil dan beradab,
fitnah akan menghadirkan kondisi yang tidak memungkinkan
munculnya persatuan dan kesatuan Indonesia," katanya.

Selain itu, katanya, fitnah juga tidak akan mewujudkan
keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia serta
bertentangan dengan sila pertama Pancasila Ketuhanan
Yang Maha Esa. "Tidak ada suatu agama mana pun yang
memperbolehkan fitnah," katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemimpin bangsa serta
tokoh-tokoh nasional untuk berlomba-lomba memanfaatkan
peringatan kelahiran Pancasila dengan melaksanakan nilai
-nilai luhur Pancasila dalam menyelesaikan persoalan
bangsa.

"Momentum besok penting untuk mengembalikan kesadaran
hidup bangsa Indonesia berdasarkan Pancasila, menghindari
fitnah, berbasis penegakan hukum dan kejujuran. Jangan
sampai beragam peristiwa yang kita alami disikapi dengan
jauh dari semangat Pancasila," ujarnya.


                             --- oOo ---


Kirim email ke