*http://www.kompas.com/ver1/Iptek/0706/01/124734.htm
Pigeon Indonesia Atasi Kerumitan dengan Otomatisasi** JAKARTA, KCM*- Kerumitan data merupakan masalah yang banyak dihadapi perusahaan yang tengah tumbuh dengan cepat. Migrasi sistem pengelolaan data secara manual ke sistem otomatis menentukan keberhasilan adaptasi terhadap pertumbuhan bisnis tersebut. Kegagalan dalam proses transformasi ini tidak hanya berarti kehilangan potensi keuntungan, namun juga berisiko kehilangan pelanggan, atau kerugian akibat besarnya peluang kesalahan data. PT Pigeon Indonesia merupakan salah satu perusahaan yang sukses melakukan adaptasi dan menuai manfaat dari sistem otomatisasi yang diimplementasikannya. Perusahaan yang awalnya hanya dikenal sebagai pembuat dot untuk bayi, kini dapat leluasa tumbuh menjadi perusahaan bertaraf regional dan siap bersaing di pasar global. Perusahaan ini bermula dari joint-venture antara PT Multielok Cosmetic dari Indonesia dan Pigeon Corp dari Jepang pada 1995. Berlokasi di daerah Serang, Banten, Indonesia, perusahaan ini mengawali produksinya hanya menggunakan satu mesin yang awalnya hanya untuk memproduksi dot bayi untuk pasar lokal. Karena operasi produksinya masih sangat sedikit, perusahaan tidak memiliki kesulitan dalam keuangan dan produksinya dengan hanya menggunakan Microsoft Excel. Dengan kapasitas produksi yang masih kecil-kecilan saat itu, PT Pigeon Indonesia tidak membutuhkan solusi otomatisasi finansial. Di tahun-tahun berikutnya, perusahaan ini tumbuh dengan cepat dan menjadi perusahaan utama untuk pasar regional. Produk yang dihasilkan antara lain botol bayi, peralatan menyusui, training cups, dan pacifier. Beberapa produk tersebut dikirim ke Singapura untuk didistribusikan oleh Pigeon Singapura ke pasar Asia Pasifik, tidak termasuk Jepang. Kini perusahaan Pigeon Indonesia memiliki karyawan sebanyak 350 orang dan mesin produksi terus berjalan hampir 24 jam 7 hari untuk memenuhi permintaan pasar. Karena operasi produksi terus meningkat baik dalam skala jumlah maupun kerumitannya, Pigeon Indonesia merasa perlu untuk menggunakan sisten terintegrasi untuk mengelola produksi dan keuangannya. Microsoft Excel tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan tersebut. "Kami membutuhkan sistem yang lebih baik yang dapat mengotomatisasi proses pelaporan keuangan kami dan memudahkan kontrol produksi kami," kata Kandhaga Dharma Gatha, President Director, PT Pigeon Indonesia. Pigeon Indonesia memilih untuk mengimplementasikan Axapta, yang sekarang dikenal sebagai Microsoft(r) Dynamics AX. Aplikasi ini menggantikan proses manual pelaporan keuangan yang sebelumnya hanya menggunakan kertas kerja elektronik di Excel. Kandhaga menambahkan, pemilihan solusi tersebut didasari banyak alasan. PT Pigeon Indonesia memilih solusi dari Microsoft daripada produk perusahaan lainnya untuk implementasi sebab prosesnya yang paling mudah dan langsung dapat digunakan. Selain itu, produk ini mendapat support local dari PT Microsoft Indonesia sehingga memudahkan para manajer di level operasional untuk memperoleh penjelasan dan pendampingan untuk menggunakan sistem tersebut dengan cepat. "Kami adalah perusahaan manufaktur, dan kami dapat menggunakan Microsoft(r) Dynamics AX. tanpa modifikasi yang substansial," kata Kandhaga mengenai alasan lainnya. Ia menggarisbahwahi pentingnya menghindari terlalu banyak modifikasi pada setiap implementasi ERP (enterprises reasource planning) seperti ini untuk mempercepat waktu implementasi dan menekan sekecil mungkin kesalahan proyek. Menurutnya, terlalu banyak modifikasi dapat menambah kesalahan, juga dapat menambah biaya untuk menyewa konsultan. Perusahaannya memutuskan untuk bekerja sama dengan Tectura, perusahaan Amerika yang spesialis dalam implementasi Solusi Bisnis Microsoft. Tectura dipilih dengan pertimbangan yang matang dan hati-hati. Selama periode negosiasi, misalnya, PT Pigeon Indonesia menuntut ada presentasi dari Tectura. Untuk meyakinkan perusahaan, Tectura juga harus membawa pelanggan mereka untuk memberikan testimoni yang menjelaskan tentang keuntungan menggunakan Microsoft(r) Dynamics AX. Implementasi di PT Pigeon Indonesia dimulai pada pertengahan tahun 2005 dan mulai berjalan di pertengahan 2006. Menurutnya, proses panjang implementasi merefleksikan kedisiplinan Pigeon Indonesia. Sistem manual yang menggunakan Excel Worksheet masih digunakan paralel dengan sistem baru Microsoft(r) Dynamics AX. sampai September 2006. Pada Januari 2007 perusahaan menggunakan solusi ERP yang baru saja. "Microsoft Dynamics merupakan terobosan besar di pasar ERP. Dengan use interface sepert Microsoft Office serta platform yang sangat fleksibel memberikan kemudahan bagi perusahaan seperti Pigeon Indonesia. Kami membawa kekuatan ERP kepada para pekerja informasi, memungkinkan mereka untuk lebih mengerti keinginan para pelanggannya, menjadikan mereka lebih produktif dan pada akhirnya memberikan pengaruh positif pada hasil akhir bisnis mereka." ungkap Irwan Tirtariyadi, Direktur SMS&P PT Microsoft Inodnesia. Microsoft Dynamics AX telah memiliki modul-modul dan bisnis proses yang lengkap dan memenuhi standard dunia yang bisa langsung diadopsi oleh sebagian besar pengguna. Di lain pihak bila dibutuhkan, demi memenuhi kebutuhan industri maupun kebutuhan perusahaan yang unik, Microsoft Dynamics AX juga didisain sebagai solusi yang fleksibel. Tambahan konfigurasi baru, kostumisasi dan kemampuan integrasi yang baru menjadikannya lebih mudah bagi konsumen dan mitra untuk mengembangkan solusi yang dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan (highly tailored) sehingga mampu memberikan hasil bisnis yang lebih terukur dengan total biaya kepemilikan yang lebih rendah. Cepat dan akurat Kini Microsoft(r) Dynamics AX membantu PT Pigeon Indonesia memaksimalkan akurasi pelaporan keuangan, mengurangi waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan kebutuhan laporan, otomatisasi aktivitas produksi dan menjaga jalur biaya produksi. "Di masa lalu saat kami hanya bekerja dengan Microsoft Excel, kami tidak dapat mengetahui langsung permintaan yang sangat cepat dan banyak. Microsoft(r) Dynamics AX memberi kami tools untuk mengubah diri kami menjadi perusahaan kelas dunia" kata Kandhaga. Karena masuknya data hanya sekali, faktor kesalahan manusia secara virtual dapat dihilangkan, analisis data sangat mudah, dan lebih akurat. Menurutnya, dengan otomatisasi ini, data yang diduga tidak beres dapat dengan mudah ditelusuri dari data awal dan ditemukan masalahnya. Microsoft Dynamics juga menyediakan fitur untuk menjaga jalur biaya produksi per unit. Dengan Excel, hal yang sama membutuhkan upaya besar dan waktu yang jauh lebih lama. Karena data sudah dimasukkan dalam Microsoft Dynamics AX, Pigeon Indonesia saat ini memiliki kontrol yang lebih baik bagi aktivitas produksinya. Data per hari, seperti tagihan material, telah tersimpan dalam sistem sehingga tidak perlu memasukkan data ulang secara manual. Jalur produksi secara otomatis mengikuti order dari penjualan. Di masa lalu menyiapkan laporan akhir bulan dapat memakan waktu dua minggu dan satu bulan sebab data harus dimasukkan ulang ke dalam tabel. Dengan cara ini juga sering terjadi kesalahan manusia. Dengan Microsoft(r) Dynamics AX, data dapat diakses secara realtime dan akurasi dapat dimaksimalkan. Bahkan dengan kustomisasi, sistem pajak lokal dapat langsung dimasukkan ke dalam sistem. Dengan solusi tersebut, waktu pelaporan menjadi semakin singkat, dari 15 hari menjadi real time, lebih akurat, dan kontrol produksi dapat dilakukan secara otomatis. "Di tahun 2005, aktivitas produksi kami hanya berhenti tiga hari" tandas Kandhaga bangga. Penulis: Wah [Non-text portions of this message have been removed] *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

