COBA KITA RENUNGI SEJENAK SAYA
TENTANG KEKERASAN, SENJATA DAN ANGKATAN BERSENJATA.
Catatan singkat Ikranagara


Selama budaya politik manusia masih mengandalkan kepada kekerasan 
dalam mencari solusi atas konflik-konflik yang berlangsung di dalam 
kehidupan bersama kita, maka angkatan bersenjata, apa pun nama 
korpnya, yang resmi pemerintah maupun yang milisia dan partikelir 
murni, akan selalu dibutuhkan. Angkatan bersenjata itu anak langsung 
dari kecenderungan manusia menggunakan kekerasan tersebut.

Mereka tidak sadar, bahwa konflik itu memang wajar dan tidak mungkin 
ditiadakan di dalam kehidupan bersama manusia di bumi ini, TETAPI  
yang namanya tindakan kekerasan itu hanyalah salah satu pilihan saja. 
Kenapa kita suka menjatuhkan pilihan atas tindak kekerasan itu? Bukan 
hanya sekarang saja, seperti yang dilakukan oleh tentara di Pasuruan 
itu, atau pun di Irak dan Darfur, dll, tetapi sudah sejak nenekmoyang 
kita ketika mereka masih hidup di atas pohon atau pun di goa-goa 
purba itu. Mungkin karena kita punya senjata dan angkatan bersenjata.

Kalau saja John Lenen masih hidup, mungkin sekarang dia akan 
bernyanyi "Imagine..." kembali dan membayangkan hidup yang tanpa 
senjata tanpa angkatan bersenjata tanpa kekerasan, meskipun konflik 
akan tetap ada. Cuma, janganlah jatuhkan pilihan kepada kekerasan 
yang membuahkan senjata dan akhirnya melahirkan angkatan bersenjata 
itu semua! Dan di ujung lagunya yang baru itu mungkin saja John Lenon 
akan menutup dengan "Alangkah sulitnya untuk menjadi seorang 
Gandhi..." dengan iringan musik Indianya Ravi Shankar.

Tapi aku tidak berputus asa. Aku yakin John Lenon pun ketika 
menyanyikan lagunya itu tidak sedang berputus asa. Justeru dengan 
menyebut Gandhi, maka itu penunjukkan adanya kepercayaan kepada 
harapan di masa depan. Kapankah masa depan itu? Diperlukan waktu yang 
panjang untuk terjadinya evolusi di dalam otak kita.

Sebab, sumbernya memang otak itu. Otaklah 
yang menentukan prilaku 
atau tindakan kita 
atau pilihan kita yang berupa kekerasan itu, 
berupa senjata itu, 
berupa angkatan bersenjata itu.

Tapi saya percaya proses evolusi di dalam otak manusia yad itu 
tidaklah membutuhkan waktu jutaan tahun, sebab otak kita sendiri ikut 
berperan dalam perubahan yang berupa evolusi itu. Bukan lagi 
diserahkan kepada alam seperti yang sudah berlanjut dalam jutaan 
tahun itu...





Kirim email ke