*http://www.tni-au.mil.id/headline.asp?aid=772


KASAU TUTUP KEJUARAAN INTERNASIONAL TERJUN PAYUNG*

Setiap kejuaaran tidak tergantung oleh PB. FASI pusat, akan tetapi dari
Pemerintah Daerah mana yang ingin tampil untuk menjadi tuan rumah dengan
dibantu oleh para pengusaha untuk mempromosilkan produknya. Demikian
penjelasan* Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno* ketika menjawab pertanyaan
wartawan pada penutupan "International Open Parachuting Championship"
Indonesia satu 2007 di kawasan Mega Mas Boulevard, Manado Sulawesi Utara.
Kamis (7/6).

Dalam sambutannya Kasau mengatakan. Semangat dan dedikasi yang ditunjukan
selama kejuaraan berlangsung terbukti telah menorehkan beberapa prestasi
yang tidak mengecewakan. Terutama penyelenggaraan ini telah menyedot
perhatian masyarakat sulawesi Utara khususnya kota Manado.

Kejuaraan ini disamping untuk menguji para atlet terjun payung di tanah air,
juga dapat dijadikan moment bagi para peterjun yang datang dari berbagai
negara untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan olah raga
terjun payung dunia. Untuk para peterjun di Indonesia diharapkan dapat
menggali banyak hal dalam upaya perkembangan olah raga di tanah air
khususnya olah raga terjun payung.

Perkembangan terjun payung dunia dari segi teknis dan prestasi sudah sangat
luar biasa majunya. Dalam kerjasama di udara prestasi terbaik kita hanya
mampu sepuluh formasi sedangkan juara dunia mencapai tiga puluh formasi.

Sementara Gubernur Sulut Drs. S.H. Sarundajang sangat merasa puas atas
terselenggaranya kejuaraan tersebut berkat pengalaman panitiya, terutama
juga dengan antusiasnya dari masyarakat Manado yang sangat mendukung, karena
Sulut juga mempunyai atlet terjun payung yang legendaris dan kegiatan ini
akan menjadi kalender pemda untuk mendukung pariwisata di Sulawesi Utara.

Kejuaraan terjun payung ini diikuti oleh peserta dari luar negeri
diantaranya Australia, Inggris, Malaysia, Singapura dan Belanda. Sementara
untuk juara satu kerja sama diudara dari tim Australia, kedua TNI AU (Riua),
ketiga tim Garuda DKI Jakarta. Ketepatan mendarat perorangan putri juara
satu Endang Dwi (Sulut), kedua Ratna Sari (Sulut), ketiga Eka Sari (Kaltim).
Ketepatan mendarat perorangan putra, pertama Kalengkongan TNI AU (Jateng),
kedua Peterus TNI AU (Jateng), ketiga M Khalik TNI AD (Kopassus). Ketepan
medarat beragu putri juara pertama tim Sulut, kedua tim Sumsel, ketiga tim
Kaltim. Ketepatan mendarat beregu putra juara satu tim TNI AD (Kopassus),
kedua tim Yogyakarta, ketiga tim TNI AL.

Penerjunan dilakukan didua tempat yaitu ketepatan mendara perorangan dan
beragu dilakukan di kawasan Mega Mas Boulevard dan kerjasama di udara
dolakukan di Pangkalan TNI AU Samratulangi dengan didukung oleh pesawat TNI
AU berupa CN-235 dengan jumlah sorti sebanyak 38 sorti, C-130 hercules satu
sorti dan BO-105 Polri sebanyak sembilan sorti. Hadir pada acara tersebut
para pejabat Mabes TNI AU, Dan Lanal Bitung, Kapolda Sulut serta para
pejabat Pemprov Sulut.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke