jika kita berada pada posisi tempat yang terang,sunguh sulit kita akan melihat sesuatu yang berada di tempat yang gelap.sebaliknya betapa mudah bagi yang berada pada posisi gelap memandang kita yang berada di tempat yang terang..arahkan penglihatan mata kita ke lahiriah,jelas kita kelihatan,,coba gunakan mata kita untuk melihat dalamnya lahir kita ??.. dari mana kita mengawali nya,maka itulah pula hasilnya adalah kemampuan dan kemauan dari posisi kita.mata batin adalah salah satu bagian dari sesuatu yang sempurna atau se utuh nya.
as as <[EMAIL PROTECTED]> wrote: DenMase Leo yang masih ada di Rimba, Kalau mau menggunakan istilah Arab brewokan, Nur aini itu, benarnya adalah Nur al Aini atau Nurul 'Aini. Hanya saja, artinya bukan mata batin, melainkan Cahaya Mata. Kalau mau Mata Batin, bahasa Arab brewokannya adalah 'Ainal Qolbu, cuma, istilah itu tak lazim di tempatnya Arab brewokan sana. Orang di tempat Arab brewokan sekarang, tidak lagi digunakan mata batin lagi, orang sekarang sudah menjadi tempat pusat hedonisme dunia. Kalau ingin lebih jelasnya lagi bisa ditanyakan sama khadimatku, Luluk Magister yang asli Arab itu ............... hehehe ................ leonardo rimba <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear Friends, berikut adalah tanya jawab antara Kurniadi (nama samaran) dan saya tentang Mata Ketiga atau Mata Batin. Semoga bisa bermanfaat juga bagi rekan-rekan lainnya. (Leo). +++++++++++++ K = Kurniadi L = Leo K: Selamat siang Pak Leo, bolehkah saya bergabung? L: Sure, dari mana Mas? K: Saya Kurniadi di Semarang, Jawa Tengah. Beberapa waktu lalu saya membaca email dimilis mengenai Mata Shiva... Bisakah saya memiliki kemampuan Mata Shiva tsb karena saya sangat membutuhkannya? L: Karena Anda menginginkannya, mintalah kepada YME, dan saya yakin itu akan diberikan kepada Anda. Kalau mau, bisa tarik dari saya. Saya mengijinkannya. K: Caranya bagaimana.....Pak Leo ? L: Kalau Anda Muslim, bisa dengan wirid Qulhu. Al Ikhlas. Kunci dari Mata Ketiga atau Nur Aini adalah Ikhlas dan Pasrah. Doa yang khusus untuk ikhlas dan pasrah adalah Al Ikhlas atau Qulhu itu. K: Saya Non Muslim atau lebih jelasnya Kristen. L: Hm, ha ha, rasanya memang begitu. Ok, pakai Doa Bapa Kami. "Bapa Kami yang ada di Surga, dimuliakanlah namamu, datanglah kerajaanmu,..." Itu semuanya ada di Mata Ketiga. Mata Ketiga adalah tempat kita berkomuni dengan Allah, itu tempat Roh Kudus di diri kita. Bukan di dada, bukan di hati, tetapi di Mata Ketiga. Letaknya di Kelenjar Pineal yang ada di tengah Batok Kepala; itu secara fisik. Tetapi Mata Ketiga yang sebenarnya bukanlah fisik melainkan di dimensi ruh. Berdoalah dengan Doa Bapa Kami, ikhlaskanlah segalanya yang telah lewat di hidup anda, pasrahkanlah segala yang akan terjadi pada anda; segalanya berasal dari Dia dan akan kembali ke Dia, dan Mata Ketiga Anda akan terbuka. Anda akan melihat segalanya dengan jelas. Anda akan melihat seperti Tuhan melihat, apa adanya, tanpa kepura-puraan. Ini bukan ilmu kesaktian, bukan ilmu untuk mencari keduniawian, tetapi ilmu ketuhanan; untuk membantu manusia agar semakin manusiawi, agar semakin ruhaniah, agar bisa membantu sesama. Saya percaya anda akan bisa memperolehnya. K: Terima kasih Pak Leo .. saya saat ini sedang mencoba menerapkan apa yang Pak Leo beritahukan pada saya. L: Good, I can feel that. K: Pak Leo .. dalam beberapa menit yang lalu saya menarik energi Mata Shiva dari Bp. Leo dengan memohon pada Allah Bapa dan membaca doa Bapa Kami terlebih dahulu serta memohon bantuan para Malak Agung.. dan rasa yang kuterima adalah berupa energi hangat ditengah dahiku lalu timbul pusaran seperti pusaran air yang teramat deras berwarna ungu dan gambaran wajah orang menghampiriku serta diikuti ada semacam gerakan menarik narik di kedua pelipisku.. menandakan apakah ini ...??? L: You already feel it. Itulah Mata Ketiga Anda, Mata Batin Anda, Nur Aini, tempat Anda berkomuni dengan Tuhan. Anda akan datang kesana tiap kali, tiap saat,.. Bila anda resah, anda akan memperoleh jawaban disana; bila anda bahagia, anda akan mengucap syukur disana. Tuhan ada disana; Tuhan ada di dalam manusia, dan singgasananya di sana. K: Pak Leo .. adakah perilaku dari kita atau makanan yang dapat menghambat Mata Batin kita selain dari hal pasrah yang telah diuraikan oleh Pak Leo? L: Hm... anda akan tahu sendiri. Saya cuma berpesan: be yourself,.. jujurlah pada diri sendiri dan pada orang lain. Makanan semuanya halal. Kalau anda ingin vegetarian silahkan; kalau tidak ingin vegetarian tidak masalah. K: Bagaimana halnya mengenai Esensi Puasa itu bagi Mata Batin kita? L: Puasa kan ritual ya Mas? Ritual agama. Menurut aku, kalau mau puasa, ya puasa sajalah, tidak perlu harus mengikuti jadwal gereja. Kalau gak mau puasa, itu juga gak apa-apa. K: Betul, alright Pak. Dapatkah hal itu membantu meningkatkan kepekaan Mata Batin kita? L: Bisa Mas, asal dimulai dengan dorongan yang berasal dari Mata Batin itu sendiri. Misalnya, tiba-tiba anda merasa harus puasa karena sedih sekali. Akhirnya anda puasa, anda doa, anda novena, dan Mata Batin anda akan makin terbuka... Bisa saja hal itu didorong karena anda akan bertemu dengan seorang yang sakit dalam waktu dekat, jadi anda merasa harus puasa dan doa. Ketika puasa dan doa itu sudah tuntas, anda bertemu orang sakit itu. Pada saat bertemu, anda cuma cukup bicara ngobrol-ngobrol saja dengan orang sakit itu. Dan itu, sebenarnya, sudah bisa membantu penyembuhan orang itu. L: Segalanya itu otomatis Mas. Segalanya dijalankan dengan apa adanya tanpa perlu segala aturan yang dibuat-buat. Kita jalankan apa yang kita rasa harus kita jalankan. Segalanya alamiah. Itulah aturan Roh Kudus,.. Kalau anda mau menerimanya, segalanya datang melalui bisikan di Mata Batin kita. Kita menerimanya dengan percaya, dan kita melakukannya. Akhirnya kita bisa membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan, akhirnya kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan, akhirnya orang akan melihat bahwa Tuhan ada di dalam diri kita: di dalam diri anda, dan di dalam diri mereka sendiri yang anda bantu itu. K: Saya pernah mengalami puasa 3 hari (tanpa terikat sesuatu keinginan apa-apa kecuali ingin membersihkan hati) tepat pada hari ketiga terasa seram sekali karena di kiri kanan telingaku terjadi perang silang pendapat suara yang ada serta kilatan gambaran yang melesat kesana kemari. Apakah ini rasanya puasa? L: Hm, itu sensasi saja Mas. Saya pribadi tidak merasa perlu untuk puasa sampai seperti itu, paling cukup makan dan minum dikurangi saja,.. Well, Yesus sendiri makan dan minum apa adanya saja, kecuali ketika 40 hari di padang gurun itu. Menurut saya, puasa makan dan minum tidak terlalu penting, yang paling penting adalah kejujuran untuk mengatakan apa yang ada. Baik bilang baik, buruk bilang buruk tanpa takut orang lain akan tersinggung, tanpa takut akan disakiti oleh orang lain. Dan apa yang perlu dikatakan akan muncul saat itu juga di Mata Ketiga. Itu adalah suara Roh Kudus. Roh Kudus berbicara kepada Mata Batin kita, kepada Mata Ketiga kita. Bukan di hati, tetapi di Mata Ketiga. K: Pak Leo ... saya mendapatkan suatu doa kerahiman yang kalau menurut orang Muslim diijazahkan... dan menurut yang memberikan itu agar dibaca dan dihayati setiap hari Jumat jam 3 dini hari, dan kalau bisa sekaligus puasa tiap hari Jumat. Selain Doa Novena yang ia sarankan ... apakah manfaat dari doa kerahiman ini begitu besarnya hingga saat ini pun saya terasa berat dan banyak halangan jika ingin melakukan hal yang disarankan orang tsb? L: Pakai Doa Salam Maria saja Mas. Kalau saya boleh kasih saran, kembalikan saja doa itu, dan pakai Salam Maria. Pakai Salam Maria setiap hari, dan setiap saat anda merasa ingin membaringkan kepala anda kepada Allah yang Maha Rahim,.. "Salam Maria Penuh Rahmat, Tuhan Sertamu..." Dengan doa itu, anda memohon kerahiman Allah untuk datang dan berada bersama manusia, bersama anda juga. Doa kerahiman dari orang itu tidak cocok untuk anda, itu berat Mas; banyak penderitaan karena ketidak-mengertian ada di seputar doa itu. Lebih baik dikembalikan, itu kalau anda mau mendengarkan saran saya. L: Doa Bapa Kami, Doa Salam Maria, dan Doa Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Tiga doa ini sudah cukup bagi kita, cukup untuk segala keperluan kita di dunia ini. K: Thanks ya Pak Leo ... sarannya akan menjadi perhatian saya dikemudian hari.. L: You are welcome. K: Oh ya Pak ... saya khan mempelajari beberapa tradisi reiki, kundalini, Shamballa, Angelic Power, dan beberapa keilmuan lainnya ... adakah dari hal tsb merupakan suatu jebakan keilmuan yang dapat menyebabkan si praktisi menjadi terlalu mengandalkan hal itu? .. maaf pak saya terlau banyak bertanya. L: Hm, you have to pray about that. Buat saya sendiri, segala macam ilmu itu hanya buatan manusia saja. Bila anda ingin mempelajari dan mempraktekkannya, fine. Bila tidak, it's also fine. Yang paling penting adalah Mata Batin anda itu, Mata Ketiga anda itu, karena itu adalah tahta Allah di diri anda, tempat anda berkomuni dengan Yang Kuasa. K: Okeee Pak.. ehhmm.. bagaimana pendapat Pak Leo mengenai hirarki dari berbagai Ascended Masters termasuk Yesus Kristus; ini saya dapatkan dari berbagai sumber baik percakapan tatap muka maupun melalui internet dan buku? L: Ignore it ok? Gak ada gunanya itu Mas. Itu kan buatan manusia saja. Kita juga bisa bikin urutan sendiri, tapi buat apa? Tuhan aja gak bikin urutan seperti itu. That's nonsense Mas. Nonsense banget. Lucu sekali. So, kalau mau ikuti aku, lupakan saja yang seperti itu. Kita menjadi diri sendiri sajalah, dan gak perlu bikin urutan ascended masters itu. Itu kan cuma untuk orang yang gak ngerti hakekat dari hubungan pribadi antara manusia dan Allah: Allah ada di dalam diri manusia, dan manusia ada di dalam Allah... Love, cinta kasih, dan bukan hirarki ascended masters. Hirarki ascended masters yang buatan manusia naive itu tidak akan membantu siapapun kecuali pembuatnya sendiri, barangkali. So, again, please diabaikan saja itu. Tuhan aja gak pake gituan kok! K: Thanks banget ya Pak... selama ini banyak praktisi dari berbagai tradisi selalu memperdebatkan apa yang menjadi penglihatan mereka. Oke Pak Leo untuk saya mohon diri ... dan Tuhan memberkati Pak Leo selalu. L: You are welcome Mas. Tuhan Memberkati! K: Shallom! L: Shallom! +++++++++++++ [Leonardo Rimba adalah alumnus UI dan PennState, seorang praktisi Psikologi Transpersonal. Untuk membuat appointment, baik bagi TAROT READING maupun REKON MATA KETIGA, please contact him at: HP NO: 0818-183-615. E-mail: <[EMAIL PROTECTED]>. Tentang TAROT READING, please see this link: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/992> Tentang REKON MATA KETIGA, please see these links: <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1046>, <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1047>, <http://groups.yahoo.com/group/Spiritual-Indonesia/message/1055>.] Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com --------------------------------- Pinpoint customers who are looking for what you sell. [Non-text portions of this message have been removed] --------------------------------- Sekarang dengan penyimpanan 1GB http://id.mail.yahoo.com/ [Non-text portions of this message have been removed]

