*http://www.kompas.com/ver1/Kesehatan/0707/05/120646.htm



Terapi Alternatif Kurangi Kesuburan?*

Bertentangan dengan pendapat umum, sekelompok ilmuwan dari Eropa justru
menyatakan pengobatan alternatif akan mengurangi kesuburan wanita.

Hal tersebut dipresentasikan pada pertemuan ahli reproduksi manusia,
European Society of Human Reproduction and Embryology, yang berlangsung di
Perancis minggu lalu. Berdasarkan analisa yang mereka lakukan terhadap 800
wanita Denmark, 261 responden yang rutin melakukan pengobatan alternatif
seperti refleksiologi, suplemen herbal, akupuntur, homeopati dan
kinesiologi, lebih sulit hamil dibanding dengan wanita yang mengabaikan
pengobatan alternatif.

"Dokter sering berpikir jenis pengobatan alternatif sama sekali tidak
berbahaya, karenanya hasil penelitian ini mengejutkan kami," kata
Dr.JackyBoivin, salah seorang peneliti. Senada dengan hal tersebut,
dr.Andrea Braverman dari Reproductive Medicine Associates, AS, "Kita tidak
bisa berasumsi jenis terapi-terapi alternatif pasti aman ," ujarnya. Dokter
Braverman tidak terlibat dalam penelitian tersebut dan saat ini sedang
melakukan penelitian untuk mengetahui apakah akupuntur membantu wanita untuk
hamil atau sebaliknya.

Sebaliknya dengan di Indonesia, para peminat pengobatan alternatif percaya
metode pengobatan tersebut lebih efektif menyembuhkan penyakit. Bahkan bukan
rahasia lagi jika pasangan yang belum mempunyai keturunan mencoba pengobatan
alternatif demi mendapatkan buah hati, tak sedikit pula yang berhasil.


Sumber: AP
Penulis: An


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke