*http://www.kompas.com/ver1/Ekonomi/0707/04/135633.htm


Presiden:  Jalur Ganda, Upaya Revitalisasi Infrastruktur Perkeretaapian

Laporan Wartawan Kompas Suhartono**
**
SERPONG, KOMPAS -*Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, pembangunan
jalur ganda kereta api Serpong-Tanah Abang merupakan upaya dari pemerintah
untuk merevitalisasi infrastruktur perkeretaapian secara nasional. Ini
merupakan salah satu dari program pembangunan infrastruktur yang sangat
penting. Hal ini sesuai dengan ketentuan UU Perkeretaapian yang baru
disahkan.

Oleh sebab itu, Presiden Yudhoyono mengajak investasi swasta untuk
berpartisipasi membangun dan mengembangkan, khususnya potensi teknologi
dalam negeri.

Demikian disampaikan Presiden Yudhoyono saat meresmikan pengoperasian jalur
ganda KA Tanah Abang-Serpong, di Stasiun Serpong, Tangerang, Banten, Rabu
(4/7) siang. Peresmian jalur ganda ini dilakukan bersamaan dengan kunjungan
kerja Presiden ke Provinsi Banten.

"Pembangunan jalur ganda ini merupakan upaya kita melakukan revitalisasi
perkeretaapian nasional yang seiring dengan disahkannya UU Perkeretaapian
yang baru. Dengan adanya jalur ganda ini, kita harapkan dapat meningkatkan
pelayanan kereta api. Ini juga akan mengurangi waktu tempuh warga kota,
meningkatkan efisiensi serta kurangi kemacetan lalu lintas dan hemat energi
serta ramah lingkungan," ujar Presiden.

Presiden berharap, baik PT Kereta Api dan pengguna moda transportasi ini,
hendaknya dapat menjaga dan ikut memelihara serta memanfaatkan
sebaik-baiknya, sehingga jalur ganda ini dan fasilitas stasiun yang baru
dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. "Tingkatkan pelayanan yang baik
dan berikan jadwal pemberangkatan yang pasti. Rawat gerbongnya dan jadikan
stasiun yang bebas dari tindak pidana kejahatan," ujar Presiden.

Dalam peresmian itu, Presiden didampingi Ibu Negara Ny Ani Bambang
Yudhoyono, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal, Menteri Sekretaris
Negara Hatta Radjasa, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Direktur Kereta Api
Ronny Wahyudi, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto, Kepala Kepolisian Negara
RI Jenderal (Pol) Sutanto, dan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.

Selanjutnya, Presiden Yudhoyono bersama Ibu Negara bersama sejumlah menteri
kabinet, mencoba naik Kereta Rel Listrik (KRL) Ekonomi yang diberi nama
Ciujung pada jalur green line di rel yang baru diresmikan untuk menuju
Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke